Made Wiryana wrote:
> On Thu, 18 Apr 2002, Bambang Purnomosidi D. P. (bpdp) wrote:
> 
> 
>>Bagaimana kalau pengakuan terhadap profesionalisme individu dalam IT
>>(lebih spesifik lagi -- untuk Linux) diwujudkan dalam bentuk karya?
>>Seperti misalnya, seberapa banyak dia terlibat dalam proyek open source
>>/ Linux? Tentu saja parameter untuk hal ini masih harus dibicarakan
>>lagi. Dengan cara ini, orang akan berlomba-lomba menghasilkan karya.
> 
> 
> Dalam ebebrapa model sertfiikasi (BCS) misalnya ada mekansime seperti ini
> (jadi orang dilihat  berdasarkan point)
> 
> Nah orang yg sudah mencapai point tertentu (karya banyak), entah dia ikut
> atau tidak ujian sertifikasi, maka dia akan mendapat "Certification itu"
> 
> Kebetulan Profesor saya menyandang gelar Certification-nya dg cara ini
> bukan dg duduk ikut ujian.he.he.

That's cool...!

Itu yang saya kira perlu kita perjuangkan disini. Hmm...saya kira untuk 
BCS, JITEC, etc seperti yang Pak Made bicarakan, kelihatannya disini 
"setara" dengan IPKIN (?) dan kelihatannya lebih cocok menggunakan 
sebutan Standar Profesional (CMMIIW).

Sertifikasi Linux saya kira nggak perlu sampe membentuk Yayasan yang 
nantinya akan memonopoli dan mencuci otak orang-orang industri agar 
menggunakan orang yang bersertifikat dari YLI. Kalau masih mau 
sertifikat, bikin sajalah company.

--
bpdp



-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke