On Sun, Apr 21, 2002 at 07:58:43AM +0000, ZEN el GUAY wrote:
> > Nah sekarang YLI mempermudah orang untuk mencapai ke situ
> > (tanpa sekolah). Atau YLI akan mensyaratkan untuk ujian sertifikasi,
> > orang harus ikut kursus (misalnya) kejar paket A, paket B, PAHE
> > (paket hemat), Pak Eko (paket ekonomis) dulu baru bisa ikut ujian
> > sertifikasi?
> > 
> Ujian sertifikasi ini akan SANGAT TERBUKA bagi siapa pun... Akan tetapi
> kualifikasi ujiannya yang kita buat sesuai standar sertifikasi profesional
> yang ada. Jadi kalo udah PD ikut ujian, silakan saja ambil ujian tanpa
> harus ikut satu training. 

point saya YLI, well sertifikasi, mempermudah jalan ke sana.
hanya sertifikat, tak kurang tak lebih :-) anda setuju gelar-gelar
sertifikasi yang diberikan cisco, misalnya, benar-benar mencerdaskan
bangsa? he..he.. itu kan cuman soal duit, duit, duit dan duit, serta
duit, duit dst. (karena mengapa saya kurang setuju KPL/KPLI/LUG/
whatever terlibat secara institusional).

> > Ya, tentu saja. Tetapi tidak perlu melakukannya dengan cara
> > yang 'salah' (tanda kutip penting).
> > 
> Salah?
> Saya rasa kita sebaiknya tidak saling menghakimi, deh... 
> Saya berusaha untuk tidak menggunakan kata saya benar dan anda salah, atau
> sebaliknya... Jadi sebaiknya kita berpikir dalam kerangka demikian, untuk
> mendapatkan hasil rembukan yang lebih bagus. 
> Jika kita berpikir salah dan benar dalam diskusi, maka kita tidak akan
> terbuka terhadap input. Malah jadi apriori terhadap pendapat orang. Serta
> cenderung merasa pendapat kita adalah yang paling benar. 

ah .. ok thanks kotbahnya :-) anyway maaf, penegasan saya tanda
kutip penting itu memang kurang. maksudnya: bukan dengan cara
yang keliru (baca: tidak tepat sasaran, red). mudah-mudah menjadi
lebih jelas. btw, saya tidak sedang mengusahakan apa-apa, jadi
memang anda tidak bisa men-judge usaha saya salah :p

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke