*Catatan Reporter: mbok yang tegas... Setelah Terjadi Korban masihkah harus plinplan*
Kamis, 05 Juni 2008 Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa memastikan keputusan mengenai status Ahmadiyah akan ditetapkan bulan ini. *JAKARTA *– Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa memastikan keputusan mengenai status Ahmadiyah akan ditetapkan bulan ini. "Juni ini sudah keluar," katanya di gedung Dewan Perwakilan Rakyat kemarin. Dia mengatakan pembahasan mengenai surat keputusan bersama tiga menteri terkait dengan hal ini sudah mencapai tahap akhir. Namun, ia juga mengakui proses tersebut terkesan lamban. Alasannya, kata Hatta, masalah Ahmadiyah merupakan persoalan yang tidak sederhana. "Begitu (keputusan) keluar, harus membuat suasana jadi tenang," ujarnya. Menanggapi penyerangan yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI) terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, ia mengatakan apa pun bentuknya, kekerasan tak bisa dibenarkan. "Ini negara hukum, negara beradab, harus mengedepankan dialog," katanya. Dalam kesempatan berbeda, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera memutuskan status Ahmadiyah. Kelambanan pemerintah ia nilai menjadi penyebab utama terjadinya penyerangan Front Pembela Islam terhadap anggota Aliansi Kebangsaan. "Pemerintah diharap mempercepat keputusannya," katanya kemarin. Agung menyarankan Presiden menyikapi surat keputusan bersama menyangkut masalah Ahmadiyah ini secara bijaksana. Aspek kemanusiaan dan persatuan bangsa, katanya, harus menjadi pertimbangan utama Presiden. "Agar tidak memberi peluang terjadinya kekerasan." Menurut Agung, apa pun keputusan Presiden terhadap surat keputusan bersama yang diajukan tiga menteri itu saat ini masih tetap bisa dikoreksi. "Bisa diperbaiki, karena ini terkait langsung dengan ketertiban masyarakat." *TOMI | DWI RIYANTO AGUSTIAR* ** *Sumber : Tempo* -- ********************************** Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist ************************************
