kriteria/kasta ke-2 versi anda....sebetulnya cuma alasan 
pembenaran t'man2/pejabat yang malu untuk mengakui bahwa 
mereka adalah "entitas" yang membantu/menikmati kebocoran 
APBN......(di "perencanaan anggaran" maupun "pelaksaan 
anggaran")
pada prinsipnya mereka juga golongan "Hitam" ko'...... 
(b'tul ga...? betul degh ya...)

mungkin kalo smua mw jujur...... banyak diantara kita ga 
beda sama sekali dengan ishak harahap.....cs
saat memandangi sepeda 
motor...mobil...rumah...laptop...bahkan Hp....... di lubuk 
hati yg terdalam "tersenyum".....  ky nya merk nya lebih 
bagus "DIP/DIK nih.... ataw di kasih tulisan "DIPA"..... 
kalo' bisa pake hologram "SP2D" ...... eh trus dikasih 
stiker "SPTB".....jangan lupa pasang bendera yg ada 
tulisan sudah "rekonsiliasi"..... he4x :D

a.w.
kalo emang cuma pak Tyas Yth. yg bisa berperilaku 
"profesional dan jujur".. ya tolok ukur  melihat 
kawan2/pejabat2 "profesional dan jujur"....  pasti ga 
terlalu jauh dari pak Tyas donk.......baik materi yang 
"dimiliki" maupun output pekerjaan/pelayanan yang 
dihasilkan/diberikan....

gimana......maw kan menjadikan pak Tyas "teladan"....??? 
:)
jangan cuma berwacana....... ^_^





On Mon, 04 Jun 2007 10:58:30 -0000
  "bajigauchost_3" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> sayang hanya ada p.Tyas-Tyas muda yg jmlahnya dapat 


>dihitung dengan 
> jari,, atau bahkan udah langka... dari pengalaman yang 
>pernah saya 
> alami di kppn, hanya 1 atau 2 peg yang mendekati seperti 
>pak Tyas 
> diantara 40an pegawai dalam satu kantor.
> 
> Ada beberapa kategori kasta di lingkup DJPBN:
> 1. Ikhlas tidak menerima
>   kayaknya pak Tyas masuk di sini, golongan 
>putihlah...kasta ini 
> tidak mengenal yg    namanya uang tanda terima kasih, 
>uang capek, 
> uang balas jasa, dlll..
> pokoknya selain haknya kasta ini tidak menerima. 
> walaupun dia dikasih tanpa dia meminta, kasta ini tetap 
>menolaknya.
> "pegawai yang betul-betul menjujung idealis nurani 
>hatinya"
> 
> 2. Ikhlas menerima
>   kasta ini agak abu-abu, memegang prinsip " tidak 
>meminta, tapi 
> menerima" pegawai ini tidak terlalu berorientasi uang 
>pada 
> pekerjaannya, biasanya pegawai ini awalnya /lulus 
>pendidikan masih 
> masuk kasta pertama, tetapi setelah masuk lingkaran 
>sistem di kppn. 
> (apalagi di seksi Perbendh)  peg ini hanya dapat 
>bertahan tidak 
> lama,, sehingga prinsipnya berubah, menjadi pokoknya 
>saya tidak 
> meminta dan mempersulit,hanya bekerja dengan ikhlas, 
>tapi bila 
> dikasih oleh seseorang ya diterima. uangnya itupun tidak 
>utk 
> memperkaya diri, biasanya hanya untuk orang lain...
> 
> 
> 3. Ikhlas meminta
>   golongan ini agak berat, udah masuk golongan HITAM.. 
>aliran sesat..
> prinsipnya sangat banyak dan kuat, semangatnya tinggi, 
>penuh 
> keikhlasan... diantaranya:
> -  kuat memaksa dan menahan2 pelayanan (sp2d)..
> -  semangatnya tinggi utk menimbun harta..
> -  penuh keikhlasan utk memeras..
> -  jiwanya penuh dengan meminta-minta..
> -  (masih banyak lagi,, tambahin aja sendiri,,, kalo 
>merasa)
> 
> smoga kita setidaknya bisa masuk kasta abu-abu... tapi 
>kalo anda 
> merasa bisa ikut di kasta pertama... SAYA SALUT....!!!
>   
> 
> 
>  
> 

Kirim email ke