Pak Budisan....Semoga hasil seleksi tahap II yang akan dilaksanakan
bisa menutup kekurangan tersebut (semoga juga standar yang digunakan
ga di turunkan oleh tim panitia gara gara kejar target hehehe)
sepertinya yang akan mengikuti seleksi tahap II jumlahnya lebih besar
karena tidak di batasi lagi kuota per kanwil. sekali lagi kita sama
sama berharap semoga PROYEK besar ini berjalan dengan lancar

BTW....pak budisan saya kagum sama bapak hehehe kritis banget (kadang
berseberangan dengan kebijakan pusat :P ) ga takut di buang ke laut
pak???? (ga ya pak... hehehe)

wassalam


--- In [email protected], Budi Santoso
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear Milis Perbendaharaan,
>    
>   Sebagaimana kita ketahui, hasil seleksi pegawai KPPN Percontohan
Tahap I adalah sebagai berikut. 
>     
>    Eselon III : 21 lulus, 7 cadangan, jumlah 28, dibutuhkan 30
(asumsi 30 KPPN);  
>    Eselon IV : 56 lulus, 5 cadangan, jumlah 61; dibutuhkan 180
(asumsi 30 KPPN);  
>    Staff         :  248 lulus, 129 cadangan, jumlah 377; dibutuhkan
1200 (asumsi 30 KPPN, 1 KPPN = 40 pegawai). 
>    
>   Dengan memperhatikan hasil seleksi dan asumsi  kebutuhan pegawai
tersebut di atas dan prediksi penambahan pegawai yang lulus seleksi
tahap II tidak cukup signifikan, hampir dapat dipastikan bahwa rencana
implementasi 30 KPPN Percontohan sangat tidak realistis.  Diperkirakan
jumlah KPPN Percontohan hanya sekitar 10 sd 15 KPPN.  Konsekuensinya,
jumlah pegawai eselon III yang telah dinyatakan lulus mungkin untuk
sementara harus menunggu episode KPPN Percontohan tahap II.  Selain
itu, para pegawai Staff dan eselon IV yang saat ini menduduki kursi
cadangan mempunyai peluang yang cukup besar untuk direkrut menjadi
pegawai KPPN Percontohan tahap I.
>    
>   Meskipun demikian, kita tunggu saja hasil seleksi peserta tahap II
KPPN Percontohan dan keputusan Kabag Kepawaian dan pejabat yang
berwenang di kantor pusat selanjutnya.
>    
>   Namun, satu hal yang mungkin membuat kita agak kecewa adalah
karena saat ini Bu Menteri telah mengetahui rencana besar kita bahwa
pada tahun 2007 ini 30 KPPN akan menjadi kantor percontohan DJPBN.  
Lalu, apakah kita harus meralat apa yang telah kita ucapkan dan
sampaikan kepada Bu Menteri?
>    
>   Anyway, saya kira pada akhirnya kita memang harus realistis.  
>   Ralat/koreksi atas ucapan, perbuatan dan mimpi kita?  Siapa takut
!!  (:
>    
>   Salam,
>   budisan
>    
>    
>      
> 
>        
> ---------------------------------
> Building a website is a piece of cake. 
> Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke