terimakasih Mas Dhanu.. atas masukan nya.. 
setahu saya di kppn percontohan ada satu komputer yang stand alone di di front 
office.. komputer itu di gunakan untuk  mendeteksi virus di dalam disket atau 
usb Flash disk yang di bawa oleh stake holder ketika memasukkan berkas SPM. 
seteelah di scan dan dibersihkan dari virus maka disket atau usb flash disc 
dibawa ke komputer yang terintegrasi di front office untuk di buka file nya, 
disandingkan dengan data karwas yng dibuka di front office. 

bahwa laptop satker sudah terjangkiti virus yang maha dahsyat, karena operator 
laptop tersebut tidak tau cara menggunakan anti virus yang ada di laptop 
tersebut baru saja saya dengar dari Mas Dhanu dalam postingan ini.. 

terima kasih masukkan nya.. kalau memang mau dilakukan seperti yang diusulkan 
oleh Mas Dhanu, sepengetahuan saya help desk di front office juga sudah 
terintegrasi dengan jaringan di KPPN, tapi saya tidak berwenang untuk 
menentukan apakah komputer itu boleh di pakai untuk keperluan itu.

Bicara soal Help Desk saya jadi teringat.. mungkin pengertian help desk yang 
Mas Dhanu sampaikan dalam postingan ini seperti nya ada petugas yang menunggu 
disitu.. 

Menurut gambaran saya tidak ada petugas khusus yang mengoperasikan komputer 
help desk (koreksi kalau saya salah)  Menurut persepsi saya, walaupun komputer 
itu terintegrasi dengan jaringan di KPPN, namun komputer itu hanya dapat 
digunakan oleh Masyarakat untuk keperluan mendapatkan  informasi penyelesaian 
SPM menjadi SP2D.  Masyarakat menggunakan komputer itu sendiri tanpa bantuan 
petugas KPPN.. 

Bagaimana bisa demikian ?

Jadi pada layar komputer dibuatkan tayangan yang sangat sederhana (kalau bisa 
dengan layar touch screen) yang kira kira dalam screen saver nya sudah ada kata 
"SELAMAT DATANG DI HELP DESK. SILAHKAN TEKAN SEMBARANG TOMBOL"  lalu akan 
muncul di layar "APABILA ANDA INGIN TAU DIMANA DOKUMEN ANDA SAAT INI, TEKAN 5 
DIGIT NOMOR AGENDA YANG TERTERA DI TANDA TERIMA" misalnya No itu adalah 33413 
setelah di ketik 33413 maka muncul lah informasi. bahwa dokumen sedang di 
Kepala Seksi Bendum, atau sudah di kirim ke Bank.. atau masih di kepala seksi 
Perbendaharaan..  menurut persepsi saya itulah kegunaan Help Desk.. jadi 
siapapun bisa mengoperasikan nya tanpa bantuan petugas dari KPPN.. 

 Sebetulnya ada lagi satu komputer yang terintegrasi dengan jaringan di KPPN 
letaknya di depan (di Lobby) yang diletakan di atas meja CUSTOMER SERVICE yang 
diberi tempat duduk berhadap hadapan yaitu untuk Councelling. Di meja itu lah 
tempat bertemu antara kepala seksi dengan stake holder yang merasa tidak puas 
dengan penolakan front office.. 
Kepala seksi akan keluar dari ruangan nya.. menuju meja tersebut, mendengarkan 
keluhan stake holder dan akan menjawab komplain nya setelah membuka data data 
referensi yang ada di komputer itu. 

Terimakasih masukkan nya Mas Dhanu.. karena bukan kewenangan saya, maka akan 
saya tanyakan kepada DSP apakah boleh menggunakan komputer yang terintegrasi 
yang ada di HELP DESK atau yang ada di CUSTOMER SERVICE di bagian depan kantor 
untuk keperluan itu.. 
Wassalam 

dhanu dhanu <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Yth. Bapak Hari Ribowo

Mohon maaf sebelumnya bila kami yang wong cilik ini
sering bertanya, usul atau apalah namanya,
yang hasil akhirnya Bapak menjadi repot 
(namun madah2an tidak menjadi beban pikiran Bapak, karena
menurut kami saat ini,kami percaya Bapaklah yang
mampu memikul beban ini.)

Ada banyak pengalaman teman2 di KPPN yang sering menyampaikan
betapa sulitnya mendidik SDM Satker agar dapat memahami plus menguasai
Aplikasi satker.
Apalagi kalo ada virusnya...

Beberapa hari yang lalu kami mencoba membantu Satker dengan 
Laptopnya yang bervirus.
Setelah kurang lebih 1,5 jam scanning, dideteksi sebanyak 15.000 item yang 
terinfeksi maupun file yang dianggap virus.
saya cek didalamnya, sebenarnya ada anti virusnya,
Kendalanya, Operator Satker tidak tau cara menggunakan anti virus tsb.
setelah kita beri tau cara menggunakannya, kita juga memberi antivirus terbaru 
(updated) meskipun yang gratis namun kualitas bisa diandalkan.
Seperti kita ketahui bersama, bahwa anti virus ini ada update-nya setiap kurun 
waktu tertentu.
Nah usul kami, bagaimana bila di KPPN dibuatkan line khusus (kabel jaringan) 
yang dapat digunakan oleh Komp./laptop satker guna akses internet untuk 
updating Anti virus.
Operator bisa saja Helpdesk KPPN (mengingat ada IP addres KPPN)
dan setelah anti virus pada Komp./Laptop Satker kita update, kita kembalikan ke 
satker dalam kondisi Updated.  (tentu Komp./Laptop sudah kita set seperti awal, 
yang biasanya tanpa IP addres)
Seperti bila kita masuk retailer besar (maap; Carefour) disana kita bisa 
mengisi ulang batere ponsel kita dengan charger pada boks yang tersedia. Gratis.

Dengan begitu, kita juga telah mengantisipasi masuknya virus ke jaringan kita 
dan mengurangi permasalahan yang ada pada Satker.

Demikian yang kami usulkan, mudah2an dapat dipertimbangkan.
Terima kasih.



Hormat saya,

L. Wardhanu





      
____________________________________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel today!   
http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 



[Non-text portions of this message have been removed]



Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga. 
Yahoo! Groups Links





       
---------------------------------
Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke