Maaf Mas andi saputra.... Kayaknya kita memang harus agak repot dikit untuk mencari Pagu dan Realisasi MAK 524119. Kenapa? Di aplikasi Vera (setahu saya dan sudah berulang kali saya buka) yang tampak adalah realisasi MAK 524119 tapi tidak tampak jumlah Pagu atas MAK tersebut.
Kalaupun tampak Pagu BKPK 5241 itu untuk klasifikasi belanja Perjalanan Dinas secara keseluruhan, yang mana ada kemungkinan didalamnya untuk MAK 524111, atau MAK 524112, dsb. (kelompok belanja Perjalanan Dinas). Realisasi MAK 524119 itupun tampak karena sudah diterbitkan SP2D nya. Nah, kalo yang belum ada tidak bakal tampak realisasi apalagi pagu nya. Cara yang agak cepat (atau mungkin lama ya?) kita minta data realisasi tiap2 satker berdasarkan RKAKL atau PO masing2 (Meski ini sebenarnya bukan kewenangan kita, mengingat PO atau RKAKL bukan dasar pembayaran kita). Lalu kita berikan 'deadline' juga kepada satker lebih cepat dari 'deadline' kanpus kepada kita (hehehehe......jadi kayak preman ya kita ini...saling menekan!!!) Memang, harus repot karena keterbatasan waktu yang diberikan kantor pusat untuk kita yang didaerah. Kita yang didaerah seringkali dibuat repot, tapi seolah2 teman2 di Kantor Pusat tidak pernah lihat proses kerja di lapangan (atau tidak memahami kondisi di lapangan?). Disaat orang ngedumel dengan "rencana pemberian grade terendah", orang2 yang akan diberikan grade pada level terendah pada pangkatnya masing2 itu tetap dengan rela meladeni keinginan Kanpus yang kadang2 aneh.....dan hasilnya alhamdulillah, tepat waktu lagi. Bukan main......!!!! Demikian mas, mohon ditengok kembali aplikasi Vera-nya. andi saputra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: sbenernya tuk pengeluaran mak 524119 a.k.a perjalanan dinas tidak mengikat bisa dilihat di aplikasi vera tergantung seksi pbnya minta ke vera apa nga dan seksi veranya mau bantuin apa nga makanya baik2 deh ama seksi vera gitu aja kok repot suba sita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: --- fridey4486_alpha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ini saya teruskan postingan dari Forum > ---------------------------------------------------------- >aye jg prihatin, mestinya dbase di Pusat hrs sudah terbangun. Kppn diminta meraba-raba, mna yg punya perjln dinas yg tdk mengikat??? Ay kawtr pekjn itu akn sia2. Jaman udh modern, ari gini sist blm ada. Di DIPA 4 digit, yg ditanya 6 digit. ay khawatir di ketawain Satker. Di bujuki jg gak tahu kt. Smg koord Dit PA dg DitSP lebih intensif. waktny jg singkt. Tp kt jg hrs dukung tuh Pusat, dg sekuat tenaga. wlpn ay jg ykn, dt itu bkln tdk akurat, wong mestiny di Pusat hrs punya, jd dt ntu tdk akn ada gunanya jg buat alat ambil keputusn/kebijk. Gimane nih mas Hari??? Subasusal3 Originally Posted By l300blue > > Makin lama Ditjen Perbendaharaan ini makin aneh. > > Tanggal 31 Juli 2007 Dirjen mengeluarkan surat > bernomor S- > 4441/PB/2007 tentang Penyesuaian Belanja Perjalanan > Dinas Tidak > Mengikat TA 2007 yang isinya antara lain > memerintahkan KPPN seluruh > Indonesia untuk membuat laporan pagu dan realisasi > MAK 524119 paling > lambat tanggal 2 Agustus 2007. > > Permintaan laporan tersebut aneh. Mengapa saya > katakan aneh: > 1. KPPN tidak memiliki data pagu MAK 524119, baik > softcopy pada > aplikasi SP2D maupun hardcopy pada dokumen DIPA; > 2. Meskipun SPM diterbitkan dengan pembebanan MAK, > SP2D yang > diterbitkan KPPN mengacu pada BKPK. > > Adalah sangat aneh dan mengada-ada bila KPPN meminta > satker untuk > menyampaikan data pagu dan realisasi MAK 524119. MAK > 524119 hanya > tercantum pada RKAKL/POK satker. Padahal, RKAKL/POK > bukan dokumen > dasar pembayaran. > > Di sini saya melihat tidak berfungsinya Direktorat > Sistem > Perbendaharaan. Setiap hari KPPN mengirimkan laporan > data Bendum dan > Verak ke Komda Perbendaharaan, tapi saat ada laporan > selalu KPPN > diminta membuatnya dalam waktu yang sering tidak > masuk akal. Lalu, > apa tugas direktorat ini? > > Di sisi lain laporan MAK 524119 yang dibuat KPPN > dijamin tidak > akurat. Mengapa? Proses penyusunan laporan tersebut > dibuat secara > manual dan tingkat akurasinya tidak dapat dipercaya > sepenuhnya. > > Saya sarankan sebelum Kantor Pusat mengeluarkan > surat yang isinya > aneh dan kontradiktif, sebaiknya optimalisasikan > dulu fungsi-fungsi > seluruh direktorat yang ada di kantor pusat. Jangan > gunakan kekuasaan > untuk menekan KPPN-KPPN. Saya yakin seluruh KPPN > (181 kantor) akan > melaksanakan apa yang diperintahkan dalam surat > tersebut. Tapi, saya > juga yakin tenggat waktu yang diberikan pasti tidak > dapat terpenuhi. > Bandingkan bila laporan tersebut disusun oleh 1 unit > saja. Bandingkan > juga tingkat akurasi laporan yang disusun oleh 1 > unit dan 181 unit. > > Demikian untuk menjadi bahan diskusi. > ---------------------------------------------------------- > > > > ________________________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ --------------------------------- Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers [Non-text portions of this message have been removed] --------------------------------- Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! FareChase. [Non-text portions of this message have been removed]
