Salam,
Begitu menarik membaca cerpen sudara akmal, bahasanya memukau, ia memang dari 
kata-kata dan ayat-ayat terpilih dari seorang pengarang yang talenta. Latar 
cerpen ini Tsunami (bagi saya khabar tsunami sudah pengerathuan umum). Yang 
tidak umum tentu "kandungan" atau "pengarang" yang ada di dalamnya. Cerpen ini 
dibuat di bulan Desember, bertepatan dengan ulang tahun tsunami, mungki 
kebetulan juga dengan natal dan akhir tahun . Boleh saya agak berdalam sedikit 
dan bertanya: Benarkah Anak Aceh saat ini tidak lagi mempermasalahkan gambar 
salib yang besar di kamarnya? Sebagai imajinasi pengarang tentu tidak masalah, 
sebab pengarang mempunyai kebebasan untuk membuat realitas dan menghadirkan 
realitas baru. Tetapi sebagai realitas sebagaimana itu ada, saya yakin masih 
ada perbedaan antara pengarang dan "Aceh".
Saya ingin  membuat tanggapan yang berbeda. Salam untuk Bung Akmal N B


Wassalam
WNS




________________________________
 From: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Wednesday, December 26, 2012 7:07 PM
Subject: Re: [R@ntau-Net] (OOT) Cerpen Tsunami Aceh & Fukushima .. fwd: 
[antologiranah] Fresh from the oven: Project Sunshine for Japan
 

Tarimo kasih apresiasi Mak Darwin Chalidi, Mak Muchlis Hamid dan sanak RN 
Amiroeddin ateh cerpen ambo. Buliah dicopas untuk kebutuhan sendiri, jangan 
disebarluaskan dulu sebelum versi buku beredar (meski versi buku dalam bahasa 
Inggris).

Cuma tadi ambo dapek notifikasi dari Twitter bahwa akun RN di Twitter alah 
mang-kicau-kan pulo halaman web nan ado cerpen ko. (Saharuihnyo "embargo" hanya 
untuk bacaan anggota Palanta RN dan Antologi Ranah sajo).

Salam,

Akmal N. Basral


Pada Rabu, 26 Desember 2012,  menulis:

Sanak Akmal apokah buliah ambo copas cerito bagus iko,tks
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>________________________________
>
>From:  Akmal Nasery BASRAL <[email protected]> 
>Sender:  [email protected] 
>Date: Wed, 26 Dec 2012 13:06:20 +0700
>To: [email protected]<[email protected]>
>ReplyTo:  [email protected] 
>Subject: [R@ntau-Net] (OOT) Cerpen Tsunami Aceh & Fukushima .. fwd: 
>[antologiranah] Fresh from the oven: Project Sunshine for Japan
>
>
>Assalamu'alaikum Wr. Wb sanak palanta RN nan budiman,
>hari ko cuplikan Tsunami Aceh 8 tahun silam ditayangkan di sejumlah saluran 
>TV. (Saat itu ambo sampek pulo ka "ground zero" nan sangaik menyedihkan)
>
>
>Kebetulan tahun iko ambo diundang oleh sebuah komite internasional yang 
>berpusat di Dortmund, Jerman, untuk berpartisipasi mewakili Indonesia dalam 
>buku bertema "Project Sunshine for Japan" yang akan diisi oleh para penulis 
>dari 25 negara. Kenapa disebut PSJ? Karena subyek tulisan  menyangkut "triple 
>disaster" yang dialami Jepang, Maret 2011, khususnya di Fukushima (hoyak 
>gampo, tsunami dan kebocoran reaktor nuklir). Penulis boleh memilih salah satu 
>atau sekaligus ketiga jenis bencana. Ambo mengambil tsunami, dan menautkan 
>dengan bencana Tsunami Aceh.
>
>
>Buku PSJ  sendiri akan terbit Maret 2013, dilanjutkan dengan pameran 
>internasional design poster dan visual art dari karya-karya dalam buku yang 
>berlangsung sepanjang 2013 dari Dortmund sampai Osaka. Seluruh proyek bersifat 
>pro-bono, sebagai solidaritas internasional sesama penulis.
>
>
>Cerpen asli ambo dalam bahaso Inggris tapi untuk Palanta RN ko (alah dilewakan 
>pulo di milis Antologi Ranah duo pakan lalu) diterjemahkan ka dalam bahaso 
>Indonesia.
>
>
>Semoga berkenan.
>
>
>Wassalam,
>
>
>Akmal N. Basral
>Cibubur
>
>
> 
>>Project
Sunshine for Japan
>> 
>> 
>>JERIT
ANGSA DI LANGIT FUKUSHIMA
>>Akmal
Nasery Basral
>> 
>> 
>>Aizu
Wakamatsu,  11 Maret 2011
>> 
>>            MEUTIA sedang berada di dalam ruang kuliahnya yang terletak di 
>>lantai 3
Universitas Aizu ketika dari jendela terlihat sekawanan angsa terbang ke arah
Gunung Ono di Selatan.  Tak ada kawannya yang memperhatikan karena
semuanya  sedang serius mendengarkan kuliah Profesor Kenzaburo Kan, 
pakar rekayasa komputer terkemuka.
>>Mahasiswi asal Aceh itu melirik arlojinya:
14.30 JST. Sekilas pikirannya berkelebat. Tidak biasanya angsa-angsa yang
memenuhi pantai Danau Inawashiro itu terbang sebelum musim panas tiba.
“Meu-tia Ah-mad Su-lee-mang?” Suara keras Profesor Kan dalam
dialek yang kental membuyarkan lamunannya.
>>“Ya, Sensei,” jawabnya
tergagap.  Namun panggilan dengan nama lengkap yang jarang terjadi itu
justru lebih dulu membawa kenangan Meutia ke kampung halamannya beberapa tahun
silam.
>> 
>>Banda
Aceh,  Februari 2005
>> 
>>           
“MEUTIA Ahmad Sulaiman?” 
>>Sepotong suara lelaki melengking mencoba
mengalahkan kebisingan di sebuah barak pengungsi tsunami. “Mohon tenang
bapak ibu …” 
>>           
Suara bising mendadak lenyap. Kepala-kepala mereka berputar menatap pintu masuk
di mana berdiri seorang lelaki Aceh petugas sebuah lembaga kemanusiaan
internasional. Di sampingnya ada lelaki paruh baya berwajah Oriental dan
seorang wanita muda.  “Mana Meutia Ahmad Sulaiman?”  
>>           
Seorang remaja putri berdiri sambil mengacungkan tangan dengan wajah bingung.
“Saya Meutia,” sahutnya gugup
>>           
“Jangan takut, dik. Mari ke sini,” katanya sambil melambaikan
tangan.  “Pak Edogawa Rampo dari Kedutaan Jepang mau bicara.”
>>           
Meutia melangkah membelah kerumunan pengungsi yang memberinya jalan,  sebelum
sampai di depan lelaki Jepang yang mengangguk ramah. “Edogawa
Rampo,” katanya sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman, dan
memberikan isyarat kepada perempuan muda di sampingnya untuk memulai
pembicaraan. Perempuan itu berdehem sebentar sebelum menjelaskan dalam bahasa
Indonesia yang lancar. “Begini dik Meutia. Sebuah keluarga di Jepang
ingin mengadopsi dik Meutia sebagai anak angkat mereka …”
>>           
“Mengadopsi saya?” sambar Meutia terkejut. “Tapi saya
sebentar lagi ujian kelas 3 SMP. Tidak mau!”
-- 
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 
> 
> 
>-- 
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 
> 
> 
>
-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke