Pak Prihantoko,

Angka 700 itu hanya perhitungan kira2 berapa banyak pengurus
yang akan dilantik, alias berapa bangku di dalam gereja yang perlu
disediakan / dikosongkan.
Perinciannya kira2 begini (juga masih kira2):
1. 40 lingkungan x 15 orang = 600 orang
2. 12 wilayah x 8 orang    =      96 orang
3. stasi dan paroki           =      50 orang
4. perkumpulan / kategorial = 20 orang
TOTAL : sekitar 770 orang kalau semua datang.
Kenyataannya yang hadir cuma sekitar 200 orang, berdasarkan
perhitungan sekilas pandangan.

Salam,
Leo




________________________________
From: "Prihantoko, Robertus" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, July 9, 2009 9:56:00 AM
Subject: RE: [StThomas_Kelapa2] Pelantikan Pengurus Dewan Paroki St. Thomas 
Kelapa Dua, 5 Juli 2009





Mas Leo,
DPP Paroki St. Thomas yang dilantik sebanyak 700 orang memangnya jumlah Seksi 
dan Lingkungan serta wilayahnya ada berapa??? Banyak juga yach?
 
Thx
R.Prihantoko


________________________________
From: SantoThomas_ kela...@yahoogro ups.com [mailto:SantoThomas _Kelapa2@ 
yahoogroups. com] On Behalf Of Leo Rijadi
Sent: Monday, July 06, 2009 10:19 AM
To: SantoThomas_ kela...@yahoogro ups.com
Subject: Re: [StThomas_Kelapa2] Pelantikan Pengurus Dewan Paroki St. Thomas 
Kelapa Dua, 5 Juli 2009


Satu PR lagi bagi pengurus DPP lama, atau lebih tepatnya bagi
petugas tatib misa pelantikan. Tidak hanya umat yang kaget, tapi
beberapa 'pembesar' yang akan dilantik juga kaget, karena melihat
kursi lipat masih ditumpuk di bawah tenda dan belum dibuka / disusun
padahal waktu sudah menunjukkan pk 07.30. Akhirnya Bapak2 yang
sudah rapi ini rela berkeringat untuk menyusun kursi untuk umat,
mungkin ini salah satu sebab di dalam gereja masih terlihat kosong
pada pk 07.45.

Saya coba ringkas email dari Bu Ina di bawah ini:
1. Banyak bangku kosong yang belum diduduki (oleh pengurus yang
    akan dilantik) ketika umat datang.
2. Banyak umat yang tidak / belum terinformasi tentang adanya
    acara khusus / pelantikan, padahal beritanya sudah disebar
    sejak beberapa bulan yang lalu melalui pengurus lingkungan.
3. Prediksi pengurus yang akan dilantik terlalu tinggi (sampai 700
    orang).
4. Terkesan tidak ada panitia khusus untuk acara pelantikan, sehingga
    kursi lipat di tenda tidak siap ketika umat datang, tidak ada
    pengumuman tertulis di pintu masuk.
5. Di-sebut2 tentang pangkat dan derajat pengurus yang lebih tinggi.
    Tapi pada kenyataannya, mengapa banyak umat menghindar dari
    jabatan pengurus? Apa mungkin karena pada hakikatnya,
    pengurus = pelayan?
6. Terkesan pula adanya penundaan mendadak pelajaran Krisma.
    Apakah panitia Krisma tidak memberi pengumuman seminggu
    sebelumnya? Ataukah pengumuman tidak tertangkap dengan
    baik oleh umat?
7. Terkesan dalam acara pelantikan, pengurus DPP lama & baru
    memaksa untuk dilayani. Banyak umat yang belum paham betul
    berat/sibuknya seorang pengurus, sehingga kesan inilah yang
    timbul. Bayangkan kalau pengurus tidak dilantik, banyak hal
    di lingkungan/wilayah/ paroki yang macet. Mereka yang tidak
    mengerti, mungkin selama ini keterlibatannya minimum saja.

Akhir kata, memang beginilah wajah pengurus DPP Gereja St. Thomas
yang tercinta ini. Maklum karena semuanya kerja suka rela. Banyak
sebetulnya dari antara umat yang lebih pantas dan berkualitas untuk
menjabat sebagai pengurus, namun mereka enggan karena satu dan
lain hal. Apakah pintu hati Bu Ina terketuk dan tergerak untuk ikut
jadi pengurus, supaya kualitas pengurus secara keseluruhan bisa
meningkat? (Maaf, kalau Bu Ina memang menjabat sekarang.)

Salam damai,
Leo Rijadi




________________________________
From: Ina Setiabudi <ina.setiabudi@ ipmpr.net>
To: SantoThomas_ kela...@yahoogro ups.com
Sent: Sunday, July 5, 2009 8:41:50 PM
Subject: [StThomas_Kelapa2] Pelantikan Pengurus Dewan Paroki St. Thomas Kelapa 
Dua, 5 Juli 2009


Ina Setiabudi 
Dengan hormat,
 
Hari ini, Minggu 5 Juli 2009, saya sangat kecewa dengan pengurus gereja St. 
Thomas Kelapa Dua.  Bagaimana tidak?  Saya dan keluarga tiba di gereja St. 
Thomas sekitar pukul 7.45 untuk mengikuti misa ke dua hari minggu.
 
Sesampai di gereja, saya melihat, dekorasi mulai dari luar gereja hingga dalam 
gereja sudah menunjukkan adanya kegiatan ekstra hari ini.  Masuk di dalam 
gereja, saya melihat beberapa baris di bagian depan tengah gereja sudah diberi 
tanda, khusus untuk pengurus yang akan dilantik hari ini.
 
Kemudian, saya memilih tempat yang TIDAK diberi tanda oleh panitia.  Ini hal 
yang biasa menurut saya.  Kira-kira 5 menit setelah saya memilih tempat dan 
berdoa, ada pengumuman yang meminta DENGAN HORMAT, BAHWA UMAT YANG TIDAK 
DILANTIK, HARAP PINDAH MENEMPATI TEMPAT DI LUAR GEREJA.  Alasannya adalah, 
tempat di dalam gereja akan dipenuhi oleh PENGURUS GEREJA YANG JUMLAHNYA AKAN 
LEBIH BANYAK DARI UMAT.  Dan ternyata, tempat duduk yang disediakan untuk 
Pengurs Gereja Terhormat itu... BELUM DITEMPATI OLEH PENGURUS YANG AKAN 
DILANTIK.  Tidak tau, apakah Para pengurus itu akan ikut masuk beriringan 
dengan Romo, atau tidak, tapi, bukankah sebaiknya para pengurus itu tiba 
sebelum umat hadir??????? ?
 
Ternyata, di luar gereja, bangku-bangku belum tertata rapih untuk menyambut 
umat Tuhan yang akan mengikuti misa jam 8 pagi, dan di luar gereja tidak ada TV 
yang biasanya disediakan oleh panitia jika ternyata umat yang hadir dalam misa 
jumlahnya sangat membludak hingga ke luar gereja.  Saya melihat panitia tidak 
serius mempersiapkan pelantikan pengurus ini.  Apakah benar, jumlah pengurus 
gereja akan lebih banyak dari umat, sehingga umat harus mengalah dan duduk di 
luar????????  Tidak bisa kah, umat yang tidak berpangkat pengurus gereja, ikut 
duduk bersama para pengurus di dalam gereja?????? ????????? ????????? ????????? 
????????  Beda kah derajat kami sehingga kami harus diUNGSIKAN  di luar 
gereja?????? ????????? ?????
 
Kami sekeluarga memutuskan keluar gereja dan tidak mengikuti misa jam 8 pagi. 
 
Siangnya, jam 10.00, anak kami yang sedang mengikuti pelajaran persiapan 
Krisma, datang ke gereja untuk mengikuti pelajaran.  Tapi, apa yang 
terjadi????? ?  ternyata pelajaran persiapan krisma pun mengalami penundaan 
hingga jam 12, dikarenakan pelantikan pengurus gereja ini.  Kali ini korbannya 
adalah anak2.  Tidak kah bisa diumumkan pada minggu lalu, bahwa pelajaran 
minggu ini akan dimulai pada pukul 12 bukan pukul 10, seperti yang tercantum 
pada pengumuman yang telah diberikan oleh anak kami pada saat pertama kali 
menghadiri persiapan Krisma?  Apakah kegiatan pelantikan ini mendadak, sehingga 
tidak bisa diumumkan perubahan jadwal pelajaran ini pada hari minggu lalu?  
Tidak tahu kah pengurus, bahwa kami pun memiliki jadwal lain setelah anak kami 
mengikuti pelajaran di gereja ini?  Kalau anak kami tidak hadir dalam persiapan 
ini, satu kali saja, apakah panitia Krisma dapat meluluskan anak kami mengikuti 
penerimaan sakramen Krisma?
 
Mungkin jadwal kami tidak penting untuk panitia, tapi buat kami ini penting.  
Apa susahnya mengumumkan perubahan jadwal ini minggu lalu????  Selama 2 jam 
menunggu di Gereja, bisa saja terjadi sesuatu dengan anak kami, yang pada saat 
di gereja itu tidak kami dampingi.  Terpikir kah oleh panitia, bagaimana dengan 
jadwal makan siang anak kami?  Ya kalo anak kami punya uang untuk jajan... 
kalau tidak bagaimana? Memang, anak kami sudah duduk di bangku SMP... tapi 
tetap, mereka masih anak2, bukan seperti para pengurus gereja yang pastinya 
sudah dewasa dan bijaksana serta terhormat.  Kalau para pengurus yang sudah 
dewasa saja masih ingin diistimewakan dan dilayani, apalagi anak kami yang 
masih duduk di bangku SMP.
 
Mungkin, ini juga tidak penting buat panitia dan pengurus gereja ya, sehingga 
kejadian ini terjadi.  Kami betul-betul kecewa.  Bukankan Pengurus harusnya 
melayani umat?  Ini justru Umat yang harus mengalah buat pengurusnya. .. bahkan 
anak2 pun harus mengalah!!!! !
 
 
Salam,



This transmission is intended only for use by the intended recipient(s) . If 
you are not an intended recipient you should not read, disclose, copy, 
circulate or in any other way use the information contained in this 
transmission. The information in this transmission may be confidential and/or 
privileged. If you received this transmission in an error, please notify the 
sender immediately and delete this transmission including any attachments. 



      

Kirim email ke