hehehe...... gak masuk akal kalo alasannya mubajir mah! apalagi pake itung2an masalah perbandingan jumlah populasi antara laki2 dan perempuan. tapi baca dulu deh!!! http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/09/time/122908/idnews/718108/idkanal/10
sekedar info, di negara china, sudah dapat dipastikan kalo populasi laki2 dua kali lipat daripada perempuan gara2 kebijakan satu anak apalagi ditambah dengan anggapan anak perempuan membawa beban yang lebih berat, misalnya biaya nikah yg ditanggung pihak perempuan, perempuan kalo sudah nikah tidak memiliki kewajiban bantu ortu, dll nah, kalo gitu dengan jumlah laki2 yang > drpd perempuan, kan gak logis juga kalo itu dijadikan alasan bagi perempuan buat poliandri. lucu ah kalo ngomongin yang beginian mah :-p Rudolf <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Teorema. kalo perbandingan laki2 dan perempuan dijakarta 1 : 3 dan setiap 1 laki2 hanya boleh menikahi satu wanita, maka dijakarta akan ada 2 wanita yang tidak menikah. misalkan jika dijakarta ada 10.000 laki2 maka akan ada 20.000 wanita yang tidak akan merasakan rasanya perkawinan yang syah. benar2 mubajir. --------------------------------- Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people who know.
