RUANG UNTUK SEMUA KEMUNGKINAN
   
    Waduh, senangnya!
  Hari ini saya mendapat pesan singkat via multiply, dari seorang ‘kakak’ dari 
negeri Belanda sana. Wah rupanya NCB yang saya posting ke milis FLP Belanda dia 
baca. Langsung deh, pagi-pagi sekali (tumben, saya sampai kantor nggak telat 
lho…) saya browsing ke MP-nya (baca: multiply-nya :) untuk kenalan lebih jauh. 
Isinya seru! (thanks Teh Enni!)
   
  Selain itu, seorang teman juga mengirimkan komen via fs. Nggak nyangka aja 
dan seneng ketika teman saya itu bilang “kangen..” hihihi. Ibu muda satu anak 
itu memang menyenangkan, kami selalu ketemu di acara-acara pertemuan profesi. 
Terakhir ketemu tahun lalu, saat kami mengikuti sebuah acara di Lombok.
   
  Di milis SMA juga tiba-tiba ada anggota baru yang nyapa-nyapa para member. 
Teman yang ketika jaman sekolah dulu sering barengan berangkat (kami satu arah 
dan otomatis naik mobilnya sering samaan). Wah, harusnya milis jadi makin seru 
karena dia ikut bergabung (ya nggak Della? ;)
   
  Berita gembira juga datang dari teman kecil saya. Dia akan married akhir 
pekan ini. Ah akhirnya… sudah sejak tahun lalu saya menunggu-nunggu 
undangannya. Maklum, nyokap kenal juga sama nyokapnya dia. So, kalau kebetulan 
ketemu, mereka mungkin suka ngegosipin kite, anak-anaknya yang belom pada 
married hehehe. Dan denger-denger (dari nyokap) teman saya ini segera akan 
married. Dan begitu undangannya datang, langsung deh nyokap ngelirik penuh 
pertanyaan ke saya, yang artinya tau sendiri lah….hahaha *sabar ya mah* ;) 
(selamat ya, Niek!)
   
  Begitu banyak peristiwa terjadi setiap harinya. Ada susah ada senang. Ada 
berita gembira ada berita sedih. Dan kita sebagai manusia juga mengalami 
suasana yang kadang ‘naik’ kadang turun. Kadang ‘sepi’ kadang ‘ramai’. Kalau 
mau senang aja, nggak mungkin. Sama nggak mungkinnya dengan berharap selalu 
dapat kabar gembira. Lebih nggak mungkin lagi kalau kita berharap selalu dalam 
kondisi yang selalu ‘naik’.
  “kita mesti bisa juga memberi ruang untuk perasaan yang negatif….” Kata teman 
saya pagi ini. Sangat manusia ya…
  Gara-garanya saya menanyakan kabarnya dan dijawab, “alhadulillah alaa kulli 
hal ( it means not so good but stilll thank to Allah for all)”
   
  Mungkin di sinilah kita meletakkan rasa syukur. Apapun peristiwa yang kita 
alami hari ini, tetap menerima dengan hati yang luas karena kita menyiapkan 
space untuk rasa positif maupun negatif. Rasa senang maupun sedih. Bahagia 
maupun susah. Sukses maupun gagal. Bukan sebaliknya, hati yang sempit. Nggak 
ada ruang untuk semua kemungkinan. Yang ada malah bisa stress dan sesak 
napas…hehehe.
   
  Have a nice day!
   
   
  (thanks for Mbak Ratih, it’s so inspiring ya… salam buat pak ustadz :)
   
   
   








 
---------------------------------
It's here! Your new message!
Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.

Kirim email ke