Assalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,
Ukhti-fiLLAH yang ana cintai karena ALLAH SWT,
Sabar Ukhti, jauhilah mendoa'kan keburukan pada orang lain.  Kita
mungkin masih ingat ketika RasuluLLAH SAW berdakwah ke Thoif, beliau
dilempari batu, dan Malaikat Jibril menawarkan untuk mendoakan mereka
agar ditimpakan ALLAH SWT bukit Thoif pada penduduk yang engkar tsb.

Namun RasuluLLAH SAW menjawab: "Tidak, saya masih mengharapkan dari
tulang-sulbi mereka lahir ulama-ulama yang menegakan syiar Islam". Pliz
CMIIW.

Semoga ALLAH SWT memberikan hidayah pada mereka yang dzolim tsb, dan
semoga anak dan keturunannya menjadi mujahid Islam..... Aaamiin.

Wassalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,
Ediyus Hz
Pujian Manusia:
Tak akan mempercepat satu langkahpun jalan menuju Syurga
Dan tak akan menahan satu langkahpun jalan menuju Neraka
 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of sandra nahdar
Sent: Monday, September 01, 2008 5:18 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; Islamnet Groups; TV Islam
Yahoogrooups; indo Tv Watch; Neumatt Alumni; PCMI Sumatra Barat;
[EMAIL PROTECTED]; Aiyep All; [email protected];
trainers yahoogroups; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
Subject: [syiar-islam] Ya Allah, Tunjukanlah siksa dunia akhirat untuk
para koruptor



Dear teman,
semakin susahnya pengadilan membuktikan kesalahan para pemimpin, mungkin
jalan terakhir adalah meminta tuhan untuk menghukum mereka baik di dunia
dan akhirat..
Semoga apa yang di cita-citakan tercapai..
Mari kita bantu dengan berdoa setiap saat.. dimana saja, kapan saja..
Mari kita galang acara doa bersama untuk menuju Indonesia bersih,..



salam,

Sandra Nahdar

Biarlah Tangan Tuhan yang Bertindak
oleh: tarsihekaputra

    Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau populer dengan singkatan KKN
selalu saja menjadi isu yang menarik dalam setiap kampanye para kandidat
partai maupun pemimpin negeri ini. Juga isu pendidikan gratis,
ketersediaan lapangan kerja, dan berbagai isu yang dikemas dalam sebuah
janji-janji politis yang senantiasa indah didengar oleh rakyat yang
sudah jengah mendengarnya.
    Namun, realita yang tampak dalam perjalanan para pemimpin negeri
ini, kian hari kian kontras dengan janji mulia mereka. Setelah upaya
mendapatkan kekuasaan melalui beragam cara yang dikuatkan dengan
janji-janjinya, kini tak saja mereka lupa tugas utama serta
janji-janjinya. Mengingat harga yang harus dibayar oleh mereka begitu
mahalnya, maka setuju dengan pendapat Advokat Senior kita, Todung Mulya
Lubis dalam opininya (SP 27/08/08) dengan demikian logika ekonominya
adalah investasi itu harus kembali. Dan di tengah gaji pejabat yang
konon masih rendah (alias masih banyak yang ngerasa tidak cukup) yang
terjadi adalah KKN.
    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memukul genderang perang
terhadap praktik KKN di negeri ini. Pun kemudian direspon dengan
langkah-langkah kreatif dan berani dari lembaga yang dibentuk untuk
memburu para koruptor (KPK) dengan meluncurkan sebuah program komunikasi
kreatif lewat peluncuran komik sebagai sebuah kampanye berjudul "Pemburu
Koruptor". Secara ide komunikasi memang cukup kreatif dan innovative
sebagau sebuah langkah awal, sekali lagi sepakat dengan Todung Mulya
Lubis sekali kinerja KPK juga belum maksimal. Belukm apa-apa karena
hanya berani mengungkap korupsi diluar lingkaran kekuasaan.
    Melalui berbagai media, kita melihat bagaimana pengkhianatan para
anggota dewan yang terhormat di Gedung DPR terhadap harapan rakyat dan
janji-janjinya sebelum mereka menjabat, serta bagaimana prilaku para
pejabat negeri ini yang begitu korup dan proses hukumnya pun menghiasi
hamper disetiap jam penayangan media. Rakyat diajak melihatsebuah
panggung sandiwara mulai dari proses penangkapan, hukum, peradilan
hingga proses terjadinya tindak pengkhianatan tersebut; baik itu
korupsi, penyalahgunaan kekuasaan atau bahkan tindakan-tindakan amoral
(zina).
    Dan apa hasilnya? Hukum kita tampaknya belum mampu membuat mereka
yang jelas-jelas salah terhukum secara adil. Dan uang rakyat yang dicuri
pun tetap tersimpan aman dalam kantong-kantong mereka. Benar memang,
Republik ini adalah Republik Korupsi. Dan sepertinya, korupsi
bagaimanapun modus operandinya, bentuknya, ukurannya telah menjadi trend
dikalangan pemilik kekuasaan. Atau bisa jadi adalah target dan tujuan
bagi para calon pejabat negeri ini; caleg mungkin, cagub juga mungkin,
capres pun sangat bias atau bahkan menjadi impian bagi para calon
pemimpin negeri ini?
    Kini, tujuh bulan lagi negeri ini menggelar perhelatan akbar, pesta
demokrasi yang kita semua tahu tak sedikit uang yang akan keluar untuk
perhelatan ini. Memang jika dihitung secara matematika, tentu nilai yang
bakal dikeluarkan negeri ini untuk penyelenggaraan pesta demokrasi,
pemilu, tak sebesar uang yang dicuri, dikorupsi dan diselewengkan oleh
para koruptor, pencuri, dan lain sebagainya. Seiring dengan hal ini;
kita juga melihat sebuah aktivitas yang kian sibuk yang dilakukan oleh
para kandidat partai politik. Para Caleg sibuk mengemas sebuah strategi
kampanye personal dengan tujuan utama mampu mempengaruhi dan mengajak
masyarakat di Daerah Pemilihan masing-masing agar memilihnya.
Janji-janji manis dari para caleg pun berseliweran di mana pun kita
berada. Kekuatan masa, uang dan seterusnya terus beradu, berkompetisi
dan bahkan saling menjatuhkan. Inilah proses yang mereka tempuh untuk
mendapatkan kekuasaan. Kekuasaan adalah tujuan utama; karena
dengan ini apapun bisa dilakukan. Memang sangat jauh ketika kita ingin
memiliki pemimpin yang amanah, baik, benar, jujur da adil. Kenapa
demikian? Ya karena semua berebut untuk menjadi pemimpin dengan segala
caranyanya!
    Dalam kesempatan ini, penulis merasa pesimis untuk dapat memiliki
pemimpin yang minimal jujur saja jika melihat apa yang telah terjadi
selama ini. Koruptor, penjahat, pencopet, pengkhianat negeri ini masih
saja dengan begitu kuasanya berlenggang dan hukum yang ada pun tak kuasa
menjerat mereka. Akhirnya timbul sebuah kepasrahan yang seyogyanya juga
diikuti oleh segenap lapisan masyarakat Indonesia. Sebuah kepasrahan
akan keadilan dan teguran buat mereka yang sepenuhnya diserahkan pada
kekuasaan, kebesaran dan kekuatan Allah.
    Mari bersama kita mengumandangkan do'a untuk negeri ini; untuk para
koruptor; untuk para calon pemimpin negeri ini; untuk rakyat negeri ini;

YA ALLAH YA TUHAN KAMI, ATAS KEBESARAN DAN KEKUATANMU KAMI MEMOHON
DENGAN IKHLAS TUNJUKKAN DAN BERIKANLAH PARA KORUPTOR, NEGERI INI SIKSA
NYATA-MU DUNIA AKHIRAT.
YA ALLAH YA TUHAN KAMI, JAUHKANLAH NEGERI INI DARI PARA CALON LEGISLATIF
DAN PEMIMPIN SERTA FUNGSIONARIS PARTAI YANG HANYA OBRAL JANJI KEMUDIAN
BERILAH MEREKA PERINGATAN SERTA TEGURAN YANG KERAS DAN NYATA DUNIA
AKHIRAT.
YA ALLAH YA TUHAN KAMI, BERIKANLAH KAMI PRESIDEN YANG BERSIH BENAR DAN
BERANI, MENTERI YANG BERFIKIR TENTANG KEMAKMURAN NEGERI, ANGGOTA DPR
YANG BERSIH DAN MEMILIKI HATI NURANI DAN JAUHKANLAH KAMI DARI PARA
PEMBURU HARTA MELALUI KEKUASAANNYA..
YA ALLAH YA TUHAN KAMI, HANYA PADAMULAH KAMI SERAHKAN NEGERI INI DAN
BERIKANLAH KAMI NEGERI YANG BERSIH; BERSIH DARI KORUPTOR, PEJABAT BEJAT,
WAKIL RAKYAT AMORAL DAN SETERUSNYA.
AMIN.

    Semoga ini menjadi aksi massa, aksi nasional terlebih pesta
demokrasi, pemilu negeri ini sebentar lagi akan dilangsungkan; aksi ini
diharapkan paling tidak dapat mengeliminir calon-calon pemimpin negeri
ini yang sengaja ingin memanfaatkan kekuasaannya untuk kepentingin
pribadi; juga semoga para koruptor yang masih berkeliaran di negeri ini
sadar dan takut akan siksa nyata Allah, Tuhan semesta alam. Semoga

--00-



Regards
tarsihekaputra (08567 515 749)

/////
[redaktur F (film) magazine - www.majalahfilm.com , member of
BIZCOMMUNITY (International Daily Media, Marketing & Advertising),
member of PJI (Perhimpunan Jurnalis Indonesia), Official Secretary of
Konsorsium Wartawan Kebudayaan (KWK) Nusantara, , member of FWI -
www.forumwartawan.com , contributor www.mediakonsumen.com , media
director Progresif Communications, media consultant Asbanda (Asosiasi
Bank Pembangunan Daerah),  Independent Source of  Social & Culture News,
moderator komunitas merapi, moderator of milis hangoutinfo, moderator of
milis majalahfilm, etc ]
////

Progresif Communications
Jl. Alam Asri X No 21, Pondok Indah Jakarta Selatan
tel/f: +62 21 759 14 115
email: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]


Personal web:
www.bizcommunity.com
http://tarsihekaputra.multiply.com
www.myspace.com/cahndeso, www.mediakonsumen.com, www.majalahfilm.com


--- On Thu, 8/28/08, sandra nahdar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: sandra nahdar <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Fw: Ya Allah, Tunjukanlah siksa dunia akhirat untuk para
koruptor
> To: "Tarsij ekaputra" <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Thursday, August 28, 2008, 11:03 AM
> Mas Tarsih,
> Ini yang aku copy semalam//
> maaf ada sedikit tambahan di bawahnya..
> oh ya, aku juga kirim ke beberapa milis di bawah ini..
> btw, doa versi panjang kemaren juga di bikin ngak?
> 
> salam,
> sandra nahdar
> 
> 
> 
> ----- Forwarded Message ----
> From: sandra nahdar <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]; Islamnet Groups
> <[EMAIL PROTECTED]>;
> [EMAIL PROTECTED]; IFP Indonesia
> <[EMAIL PROTECTED]>;
> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED]; bizzcom yahopgroups
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, August 28, 2008 9:39:28 PM
> Subject: Ya Allah, Tunjukanlah siksa dunia akhirat untuk
> para koruptor
> 
> 
> Ya Allah, 
> Atas Kebesaran dan Kekuatanmu
> Kami memohon tunjukan dan berikan para koruptor,
> Siapapun mereka, para caleg dan partai yang suka obral
> janji
> Para politisi kotor, mentri dan pejabat kotor serta
> penjahat negeri ini
> 
> PERINGATAN DAN SIKSA NYATA DUNIA AKHIRAT.
> AMIN.
> 
> Bacalah di saat anda selesai ibadah, di gereja, mesjid,
> pura, dan tempat ibadah lainya.
> Baca juga waktu sedang di landa macet, ada arak-arakan
> partai, sidang korupsi, dan sebagianya..
> 
> UNTUK INDONESIA BERSIH
> 
> Tarsih Ekaputra


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id
http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links



Kirim email ke