doa org puasa katanya makbul, berdoa yuk rame2:p

y Allah y Rabb
jgn biarkan negeri kami ini dipmpin oleh mereka yg dahulu telah merusak negeri 
ini,
jgn biarkan negeri kami dipimpin oleh org2 yg zalim,
jgnlah biarkan manusia2 serakah dan sombong menjadi wakil rakyat kami,
jauhkanlah kami dan bangsa ini dari segala macam kesusahan2 dan sgala 
kesulitan2 baik dunia maupun akherat....

y Rahman,
jgnlah biarkan org2 zalim dan serakah kembali memimpin negeri ini
jgnlah biarkan kami salah memilih pemimpin,
jgnlah beri kemenangan pada partai politik yg tdk baik,
jgnlah beri kemenangan dan kedudukan bagi manusia2 yg berkedok pemimpin atau 
wakil rakyat namun tujuannya hny utk korupsi dan memakan uang rakyat,

ya Aziz,
tuntunlah lidah kami, gerak kami dan langkah kami,
agar di th 2009 nanti kami dapat mencoblos pemimpin yg benar2 mengemban amanah,
serta agar kami tdk salah memilih,
tuntunlah org2 yg kelak menjadi pemimpin kami, agar mrk tdk salah melangkah, 
dan bila salah melangkah mrk segela kembali k jalanMU..

y Rabb
lindungilah kami dr tipu daya mrk,
berilah kami jalan terindah dan termanis 
utk menaklukkan dan menundukkan musuh2MU
amien 

--- On Tue, 9/2/08, A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [syiar-islam] Ya Allah, Tunjukanlah siksa dunia akhirat untuk para 
koruptor
To: "syiar-islam" <[email protected]>
Date: Tuesday, September 2, 2008, 12:35 PM










    
            Wa'alaikum salam wr wb,



Mungkin ini bisa jadi pelajaran bagi para pemimpin

hendaknya mereka tidak menipu atau semena-mena

menzalimi rakyatnya sebab Allah mengabulkan doa orang

yang dizalimi:



Tiga macam do'a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu

doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do'a

seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan

tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

 

Barangsiapa mendo'akan keburukan terhadap orang yang

menzaliminya maka dia telah memperoleh kemenangan.

(HR. Tirmidzi dan Asysyihaab)



Wassalamu'alaikum wr wb



--- Ediyus Hz <[EMAIL PROTECTED] com> menulis:



> Assalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,

> Ukhti-fiLLAH yang ana cintai karena ALLAH SWT,

> Sabar Ukhti, jauhilah mendoa'kan keburukan pada

> orang lain.  Kita

> mungkin masih ingat ketika RasuluLLAH SAW berdakwah

> ke Thoif, beliau

> dilempari batu, dan Malaikat Jibril menawarkan untuk

> mendoakan mereka

> agar ditimpakan ALLAH SWT bukit Thoif pada penduduk

> yang engkar tsb.

> 

> Namun RasuluLLAH SAW menjawab: "Tidak, saya masih

> mengharapkan dari

> tulang-sulbi mereka lahir ulama-ulama yang menegakan

> syiar Islam". Pliz

> CMIIW.

> 

> Semoga ALLAH SWT memberikan hidayah pada mereka yang

> dzolim tsb, dan

> semoga anak dan keturunannya menjadi mujahid

> Islam..... Aaamiin.

> 

> Wassalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,

> Ediyus Hz

> Pujian Manusia:

> Tak akan mempercepat satu langkahpun jalan menuju

> Syurga

> Dan tak akan menahan satu langkahpun jalan menuju

> Neraka

>  

> 

> -----Original Message-----

> From: syiar-islam@ yahoogroups. com

> [mailto:syiar-islam@ yahoogroups. com]

> On Behalf Of sandra nahdar

> Sent: Monday, September 01, 2008 5:18 PM

> To: aktivis_minang@ yahoogroups. com; Islamnet Groups;

> TV Islam

> Yahoogrooups; indo Tv Watch; Neumatt Alumni; PCMI

> Sumatra Barat;

> [EMAIL PROTECTED] ups.com; Aiyep All;

> syiar-islam@ yahoogroups. com;

> trainers yahoogroups; [EMAIL PROTECTED] .com;

> IslamProgresif@ yahoogroups. com

> Subject: [syiar-islam] Ya Allah, Tunjukanlah siksa

> dunia akhirat untuk

> para koruptor

> 

> 

> 

> Dear teman,

> semakin susahnya pengadilan membuktikan kesalahan

> para pemimpin, mungkin

> jalan terakhir adalah meminta tuhan untuk menghukum

> mereka baik di dunia

> dan akhirat..

> Semoga apa yang di cita-citakan tercapai..

> Mari kita bantu dengan berdoa setiap saat.. dimana

> saja, kapan saja..

> Mari kita galang acara doa bersama untuk menuju

> Indonesia bersih,..

> 

> 

> 

> salam,

> 

> Sandra Nahdar

> 

> Biarlah Tangan Tuhan yang Bertindak

> oleh: tarsihekaputra

> 

>     Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau populer

> dengan singkatan KKN

> selalu saja menjadi isu yang menarik dalam setiap

> kampanye para kandidat

> partai maupun pemimpin negeri ini. Juga isu

> pendidikan gratis,

> ketersediaan lapangan kerja, dan berbagai isu yang

> dikemas dalam sebuah

> janji-janji politis yang senantiasa indah didengar

> oleh rakyat yang

> sudah jengah mendengarnya.

>     Namun, realita yang tampak dalam perjalanan para

> pemimpin negeri

> ini, kian hari kian kontras dengan janji mulia

> mereka. Setelah upaya

> mendapatkan kekuasaan melalui beragam cara yang

> dikuatkan dengan

> janji-janjinya, kini tak saja mereka lupa tugas

> utama serta

> janji-janjinya. Mengingat harga yang harus dibayar

> oleh mereka begitu

> mahalnya, maka setuju dengan pendapat Advokat Senior

> kita, Todung Mulya

> Lubis dalam opininya (SP 27/08/08) dengan demikian

> logika ekonominya

> adalah investasi itu harus kembali. Dan di tengah

> gaji pejabat yang

> konon masih rendah (alias masih banyak yang ngerasa

> tidak cukup) yang

> terjadi adalah KKN.

>     Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memukul

> genderang perang

> terhadap praktik KKN di negeri ini. Pun kemudian

> direspon dengan

> langkah-langkah kreatif dan berani dari lembaga yang

> dibentuk untuk

> memburu para koruptor (KPK) dengan meluncurkan

> sebuah program komunikasi

> kreatif lewat peluncuran komik sebagai sebuah

> kampanye berjudul "Pemburu

> Koruptor". Secara ide komunikasi memang cukup

> kreatif dan innovative

> sebagau sebuah langkah awal, sekali lagi sepakat

> dengan Todung Mulya

> Lubis sekali kinerja KPK juga belum maksimal. Belukm

> apa-apa karena

> hanya berani mengungkap korupsi diluar lingkaran

> kekuasaan.

>     Melalui berbagai media, kita melihat bagaimana

> pengkhianatan para

> anggota dewan yang terhormat di Gedung DPR terhadap

> harapan rakyat dan

> janji-janjinya sebelum mereka menjabat, serta

> bagaimana prilaku para

> pejabat negeri ini yang begitu korup dan proses

> hukumnya pun menghiasi

> hamper disetiap jam penayangan media. Rakyat diajak

> melihatsebuah

> panggung sandiwara mulai dari proses penangkapan,

> hukum, peradilan

> hingga proses terjadinya tindak pengkhianatan

> tersebut; baik itu

> korupsi, penyalahgunaan kekuasaan atau bahkan

> tindakan-tindakan amoral

> (zina).

>     Dan apa hasilnya? Hukum kita tampaknya belum

> mampu membuat mereka

> yang jelas-jelas salah terhukum secara adil. Dan

> uang rakyat yang dicuri

> pun tetap tersimpan aman dalam kantong-kantong

> mereka. Benar memang,

> Republik ini adalah Republik Korupsi. Dan

> sepertinya, korupsi

> bagaimanapun modus operandinya, bentuknya, ukurannya

> telah menjadi trend

> dikalangan pemilik kekuasaan. Atau bisa jadi adalah

> target dan tujuan

> bagi para calon pejabat negeri ini; caleg mungkin,

> cagub juga mungkin,

> capres pun sangat bias atau bahkan menjadi impian

> bagi para calon

> pemimpin negeri ini?

>     Kini, tujuh bulan lagi negeri ini menggelar

> perhelatan akbar, pesta

> demokrasi yang kita semua tahu tak sedikit uang yang

> akan keluar untuk

> perhelatan ini. Memang jika dihitung secara

> matematika, tentu nilai yang

> bakal dikeluarkan negeri ini untuk penyelenggaraan

> pesta demokrasi,

> pemilu, tak sebesar uang yang dicuri, dikorupsi dan

> diselewengkan oleh

> para koruptor, pencuri, dan lain sebagainya. Seiring

> dengan hal ini;

> kita juga melihat sebuah aktivitas yang kian sibuk

> yang dilakukan oleh

> para kandidat partai politik. Para Caleg sibuk

> mengemas sebuah strategi

> kampanye personal dengan tujuan utama mampu

> mempengaruhi dan mengajak

> masyarakat di Daerah Pemilihan masing-masing agar

> memilihnya.

> Janji-janji manis dari para caleg pun berseliweran

> di mana pun kita

> berada. Kekuatan masa, uang dan seterusnya terus

> beradu, berkompetisi

> dan bahkan saling menjatuhkan. Inilah proses yang

> mereka tempuh untuk

> mendapatkan kekuasaan. Kekuasaan adalah tujuan

> utama; karena

> dengan ini apapun bisa dilakukan. Memang sangat jauh

> ketika kita ingin

> memiliki pemimpin yang amanah, baik, benar, jujur da

> adil. Kenapa

> demikian? Ya karena semua berebut untuk menjadi

> pemimpin dengan segala

> caranyanya!

>     Dalam kesempatan ini, penulis merasa pesimis

> untuk dapat memiliki

> pemimpin yang minimal jujur saja jika melihat apa

> yang telah terjadi

> selama ini. Koruptor, penjahat, pencopet,

> pengkhianat negeri ini masih

> saja dengan begitu kuasanya berlenggang dan hukum

> yang ada pun tak kuasa

> menjerat mereka. Akhirnya timbul sebuah kepasrahan

> yang seyogyanya juga

> diikuti oleh segenap lapisan masyarakat Indonesia.

> Sebuah kepasrahan

> akan keadilan dan teguran buat mereka yang

> sepenuhnya diserahkan pada

> kekuasaan, kebesaran dan kekuatan Allah.

>     Mari bersama kita mengumandangkan do'a untuk

> negeri ini; untuk para

> koruptor; untuk para calon pemimpin negeri ini;

> untuk rakyat negeri ini;

> 

> YA ALLAH YA TUHAN KAMI, ATAS KEBESARAN DAN

> KEKUATANMU KAMI MEMOHON

> DENGAN IKHLAS TUNJUKKAN DAN BERIKANLAH PARA

> KORUPTOR, NEGERI INI SIKSA

> NYATA-MU DUNIA AKHIRAT.

> YA ALLAH YA TUHAN KAMI, JAUHKANLAH NEGERI INI DARI

> PARA CALON LEGISLATIF

> DAN PEMIMPIN SERTA FUNGSIONARIS PARTAI YANG HANYA

> OBRAL JANJI KEMUDIAN

> BERILAH MEREKA PERINGATAN SERTA TEGURAN YANG KERAS

> DAN NYATA DUNIA

> AKHIRAT.

> YA ALLAH YA TUHAN KAMI, BERIKANLAH KAMI PRESIDEN

> YANG BERSIH BENAR DAN

> BERANI, MENTERI YANG BERFIKIR TENTANG KEMAKMURAN

> NEGERI, ANGGOTA DPR

> YANG BERSIH DAN MEMILIKI HATI NURANI DAN JAUHKANLAH

> KAMI DARI PARA

> PEMBURU HARTA MELALUI KEKUASAANNYA. .

> YA ALLAH YA TUHAN KAMI, HANYA PADAMULAH KAMI

> SERAHKAN NEGERI INI DAN

> BERIKANLAH KAMI NEGERI YANG BERSIH; BERSIH DARI

> KORUPTOR, PEJABAT BEJAT,

> WAKIL RAKYAT AMORAL DAN SETERUSNYA.

> AMIN.

> 

>     Semoga ini menjadi aksi massa, aksi nasional

> terlebih pesta

> demokrasi, pemilu negeri ini sebentar lagi akan

> dilangsungkan; aksi ini

> diharapkan paling tidak dapat mengeliminir

> calon-calon pemimpin negeri

> ini yang sengaja ingin memanfaatkan kekuasaannya

> untuk kepentingin

> pribadi; juga semoga para koruptor yang masih

> berkeliaran di negeri ini

> sadar dan takut akan siksa nyata Allah, Tuhan

> semesta alam. Semoga

> 

> --00-

> 

> 

> 

> Regards

> tarsihekaputra (08567 515 749)

> 

> /////

> [redaktur F (film) magazine - www.majalahfilm. com ,

> member of

> BIZCOMMUNITY (International Daily Media, Marketing &

> Advertising) ,

> member of PJI (Perhimpunan Jurnalis Indonesia),

> Official Secretary of

> Konsorsium Wartawan Kebudayaan (KWK) Nusantara, ,

> member of FWI -

> www.forumwartawan. com , contributor

> www.mediakonsumen. com , media

> director Progresif Communications, media consultant

> Asbanda (Asosiasi

> Bank Pembangunan Daerah),  Independent Source of 

> Social & Culture News,

> moderator komunitas merapi, moderator of milis

> hangoutinfo, moderator of

> milis majalahfilm, etc ]

> ////

> 

> Progresif Communications

> Jl. Alam Asri X No 21, Pondok Indah Jakarta Selatan

> tel/f: +62 21 759 14 115

> email: progresifcomm@ gmail.com,

> progresifcomm@ yahoo.com

> 

> 

> Personal web:

> www.bizcommunity. com

> http://tarsihekaput ra.multiply. com

> www.myspace. com/cahndeso, www.mediakonsumen. com,

> www.majalahfilm. com

> 

> 

> --- On Thu, 8/28/08, sandra nahdar

> <sandranahdar@ yahoo.com> wrote:

> 

> > From: sandra nahdar <sandranahdar@ yahoo.com>

> > Subject: Fw: Ya Allah, Tunjukanlah siksa dunia

> akhirat untuk para

> koruptor

> > To: "Tarsij ekaputra" <tarsihekaputra@ yahoo.com>

> > Date: Thursday, August 28, 2008, 11:03 AM

> > Mas Tarsih,

> > Ini yang aku copy semalam//

> > maaf ada sedikit tambahan di bawahnya..

> > oh ya, aku juga kirim ke beberapa milis di bawah

> ini..

> > btw, doa versi panjang kemaren juga di bikin ngak?

> > 

> > salam,

> > sandra nahdar

> > 

> > 

> > 

> > ----- Forwarded Message ----

> > From: sandra nahdar <sandranahdar@ yahoo.com>

> > To: m.progresifcommm@ gmail.com; Islamnet Groups

> > <islamnet-id@ yahoogroups. com>;

> > indonesia-ou@ yahoogroups. com; IFP Indonesia

> > <ifp_indonesia@ list.sit. edu>;

> > [EMAIL PROTECTED] s.com;

> sastraunand@ yahoogroups. com;

> > englishdept- [EMAIL PROTECTED] s.com; bizzcom

> yahopgroups

> > <[EMAIL PROTECTED] s.com>

> > Sent: Thursday, August 28, 2008 9:39:28 PM

> > Subject: Ya Allah, Tunjukanlah siksa dunia akhirat

> untuk

> > para koruptor

> > 

> > 

> > Ya Allah, 

> > Atas Kebesaran dan Kekuatanmu

> > Kami memohon tunjukan dan berikan para koruptor,

> > Siapapun mereka, para caleg dan partai yang suka

> obral

> > janji

> > Para politisi kotor, mentri dan pejabat kotor

> serta

> > penjahat negeri ini

> > 

> > PERINGATAN DAN SIKSA NYATA DUNIA AKHIRAT.

> > AMIN.

> > 

> > Bacalah di saat anda selesai ibadah, di gereja,

> mesjid,

> > pura, dan tempat ibadah lainya.

> > Baca juga waktu sedang di landa macet, ada

> arak-arakan

> > partai, sidang korupsi, dan sebagianya..

> > 

> > UNTUK INDONESIA BERSIH

> > 

> > Tarsih Ekaputra

> 

> 

>       

> 

> [Non-text portions of this message have been

> removed]

> 

> 

> ------------ --------- --------- ------

> 

> ===

> Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta

> Informasi lengkap di:

> http://www.media- islam.or. id

> http://www.syiarisl am.wordpress. comYahoo! Groups

> Links

> 

> 

> 

> 



===

Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta

Informasi selengkapnya ada di:

http://www.media- islam.or. id



Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS



Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252



Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 

Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam. wordpress. com



____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Dapatkan alamat Email baru Anda!

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke