Pak Eko menulis:
Dik Thohar, bukankah science itu sendiri hakekatnya dibangun
dari kontroversi dan perdebatan, misal teori Copernicus, Galileo,
Darwin, Freud, Einstein, Hawkins etc. Merupakan hal yang
semestinya pula bahwa kaum terdidik (cendekiawan) turut serta
memikirkan (mendebatkan) gejala dan gejolak yang terjadi dalam
masyarakat.
Kudasuwengi berkomentar:
Wah wah dan ha ha ha. Berarti masalah kita berbeda di sini. Para pembaharu atau maharsi dalam ilmu pengetahuan menurut saya, mereka bukanlah membuka front untuk sekedar membuka kontroversi. Mereka menyampaikan kebenaran yang teruji dengan penguji yang waktu itu belum umum digunakan. Sehingga 'seolah-olah' mereka membuat suatu kontroversi. Kontroversi tersebut terjadi karena alat uji yang dipergunakan berbeda dengan yang umum dipakai. Masyarakat waktu diperkenalkan teori tersebut masih belum menerima teori yang diuji dengan alat uji yang baru. Sehingga terjadi perdebatan. Dan kemudian lahirlah teori baru.
Komentar yang lain, maaf bila menyinggung perasaan anda:
Mungkin anda kurang memahami tulisan saya kemarin, yach... karena keterbatasn saya dalam mengungkapkan ada yang ada dalam pikiran saya. Maklumlah saya wong ndeso kesa-keso yang belum pernah mempunyai pasport. Saya tidak punya kemampuan yang bagus dalam menyampaikan pendapat.
Saya tidak pernah mempermasalahkan pendapat anda tentang pembangunan rumah ibadah dan tempat bermain. Tidak pernah sama sekali. Saya hanya mengomentari anda dalam menyampaikan pendapat. Itu saja. Menurut saya menyampaikan pendapat itu haruslah dengan cara mempengaruhi. Bukan dengan cara memperolok. Sudah rumusnya, apabila seseorang diolok-olok tentang pendapatnya PASTI akan membentengi diri sendiri dan akan terus memperkuat benteng bila semakin diserang. Itu pendapat yang saya anut.
Tetapi.... bila anda menyampaikan dengan cara halus dan orang yang kita pengaruhi tidak merasa kalau sedang kita "setir" maka akan terjadi perubahan seperti yang kita kehendaki.
Demikian, sekali lagi mohon maaf atas ketidak mampuan saya untuk menyampaiakan pendapat.
Salam =========================================================================================== "Gabung INSTANIA, dapatkan XENIA. Daftar di www.telkomnetinstan.com, langsung dapat akses Internet Gratis.. Dan ..ikuti "Instan Smile" berhadiah Xenia,Tour S'pore, Komputer,dll, info hub : TELKOM Jatim 0-800-1-467826 " ===========================================================================================
-------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2297 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
