Eko Raharjo wrote:

Muhamad Thohar Arifin <[EMAIL PROTECTED]> said:




/Mas eko ingat meski orang orang kanada yang tidak beragama islam itu menjalankan semua kaidah kaidah islam, tapi tidak berarti bahwa mereka lebih berharga dihadapan Allah dari pada buruh buruh kasar di pasar yang masih menajga sholat, berpuasa dan membayar zakat ( QS Al Bayinah ayat 6 fan 7 /*[6]* Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. *[7]* Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh mereka itu adalah sebaik-baik makhluk/.)



Eko Raharjo: Sebelum melanjutkan diskusi ini saya ingin menyampaikan beberapa hal. Pertama-tama saya menghargai kejujuran dik Thohar. Bagi saya kalaupun ada kesalahan orang yang jujur tak layak dipersalahkan. Kedua saya memuji keterbukaan anda. Sebab keterbukaan merupakan itikad baik dalam berdiskusi. Keterbukaan adalah juga sendi utama dari komunikasi ilmiah dan profesional.

Secara jujur, saya agak kaget dengan intepretasi anda mengenai
kaum kafir dan konsekuensinya. Akhir-akhir ini terjadi pergeseran
opini mengenai Islam didunia Barat. Setiap ada aksi kekerasan
di dunia Islam biasanya orang mempersalahkan kaum Muslim yang
menafsirkan ajaran Islam secara salah. Namun sekarang semakin
banyak opini yang menyatakan bahwa ajaran Islam sendirilah yang
salah. Bila membaca tanggapan anda, tidak bisa tidak saya harus
membenarkan mereka.

Untunglah saya mempunyai Al Quran diruang kerja (the Meaning of
the Holy Quran, Abdullah Yusuf Ali, Amana Publications, USA)
sehingga saya bisa mencek reference yang anda cantumkan.

Menurut keterangan dari buku tsb QS Al Bayinah masuk kategori
surat Madinah awal atau Mekah akhir, dimana dimasa tsb ajaran
kebenaran dari Allah yang dibawakan nabi Muhammad mengalami
penolakan, DIANTARANYA adalah oleh kaum (pagan) Quraish,
masyarakat Yahudi dan masyarakat Nasrani yang tinggal di Mekah.
Perhatikan kata DIANTARANYA sebab merupakan kata kunci.



Terjemahan bhs Inggris dari QS AlBayinah ayat 6.

Those who reject (Truth)
Among the People of the Book
And among the Polytheists
Will be in Hellfire,
To dwell therein (for aye)
They are the worst
Of creatures

Terjemahan bahasa Indonesia dari saya

Mereka yang menolak Kebenaran
Diantaranya adalah para ahli Kitab
dan diantaranya adalah penyembah dewa-dewa (berhala),
akan masuk ke neraka jahanam.
Tinggal kekal selamanya.
Mereka adalah seburuk-buruknya mahluk.


Disini tekanannya adalah mereka (kaum penduduk Mekah) yang menolak kebenaran (kendati mereka mampu membedakan antara yang benar dan yang salah namun menolak kebenaran tsb) akan menemui hukuman, tidak perduli bahwa diantaranya terdapat anak turun Abraham sendiri (kaum Yahudi) atau mereka yang telah ditebus oleh Yesus (umat Nasrani).

Tersirat dalam AlQuran bahwa kaum Yahudi dan Nasrani sesungguhnya memperoleh tempat yang cukup istimewa dalam
AlQuran. Walaupun demikian kalau mereka menolak kebenaran
yang disampaikan nabi Muhammad, which is the case for those
who lived in Mekkah, maka akan menemui neraka jahanam.


Jadi HANYA mereka yang menolak kebenaran yang masuk neraka
jahanam. HANYA mereka yang menolak kebenaran yang merupakan
seburuk-buruknya mahluk. Quran tidak menyebutkan bahwa kaum
Yahudi dan Nasrani masuk neraka jahanam. Quran tidak menyebutkan
bahwa kaum Yahudi dan Nasrani adalah seburuk-buruknya mahluk.

Tetapi Quran menyebutkan bahwa mereka yang menolak kebenaran
TANPA PERKECUALIAN, meskipun itu kaum Yahudi, umat Nasrani....
(bisa diperpanjang)atau umat Islam sendiri akan masuk neraka
jahanam. Mereka yang menolak kebenaran tanpa perkecualian
meskipun itu kaum yahudi,  Nasrani....(bisa diperpanjang)
atau umat Islam sendiri adalah seburuk-buruknya mahluk.



## Thohar:
Dalam memahami ayat ini akan lebih jelas jika menyeluruh Mas, Artinya kebenaran itu harus di gali dalam kontek surat tersebut. Dan telah jelas di sebutkan dalam surat Al Bayinah tersebut kriteria sejelek jeleknya maklhuk di hadapan Allah dan sebaik baiknya Makhluk di hadapan Allah . Dalam surat yang ke tujuh jelas di terangkan bahwa "Those who have faith and do righteous deeds; They are the best of creatures." atau dalam bahasa indonesianya "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Jadi kontek kebenaran di hubungkan dengan keimanan dan mengerjakan amal sholeh. Jelas berbada dong antara orang yang mengerjakan hal baik berdasarkan keimanan kepada Allah denganorang yang mengerjakan hal baik yang tidak dalam kerangka keimanan. Jadi kebaikan yang dimaksud bukan hal baik saja mas, tapi hal baik dalam kerangka ketaatan kepada Allah SWT.
Memang ttg Al wala wal Baro " berkasih kasihan sesama muslim dan berlepas diri terhadap kafirin" ini masih belum di pahami secara mendalam oleh umat islam dan cenderung terlupakan. Jadi lah umat islam yang seperti buih di lautan.
TTg pemahaman bahwa Kaum kafirin ini adalah sejelek jeleknya ciptaan, tidak berarti kita boleh seenaknya saja mendholimi mereka, menumpahkan darah mereka, menyakiti mereka. Tidak Mas.ãBahkan darah mereka pun terlindungi dengan sarat tertentu. Al wala wal baro ini adalah konsep islam yang sesungguhnya adil kalau mau dipahami dalam kontek toleransi antar umat beragama. Toleransi yang senungguhnya, bukan toleransi lips service saja.
Kemudian tentang konsep kafirun ( orang kafir) atau perbuatan yang menyebabkan kekafiran ini perlu pembahasan secara khusu agar kita tidak mudah menuduh, bahwa si a itu kafir si B itu kafir. Tapi ada ilmunya yang komprehensife yang tidak asal menuduh, tapi konsep pengkafiran dengan dalil atau dasar hukum yang jelas.
Dan saya juga tidak menyalahkan kalau ada anggapan bahwa islam itu ajarannya salah, wong yang menganggap ajaran islam itu salah toh masih buta tentang islam, masih belum berusaha untuk mengerti ttg islam yang sesungguhnya.
Begitu jawaban saya.


Sekali lagi forum ini adalah diskusi jadi ada thesis dan anti thesis yang harus di uji. Jadi syah saja kalau mas eko bikin thesis dan saya bikin antithesis. Dan yang mau meramaikan saya berharap berkepala dingin dan berhati yang lapang. Karena toh ini juga proses pembelajaran.

wasalam
thohar


-------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2300 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id




Kirim email ke