----- Pesan Diteruskan ----
Dari: "Ardi Sutedja K., CISA;CISRM/NSA-IAC" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Cc: Sumitro Roestam <[email protected]>
Terkirim: Kam, 11 November, 2010 23:01:01
Judul: Re: [Bulk] Re: [APWarnet] Trs: [asosiasi-warnet] Re: Perizinan Warnet 
kenapa sama dinas pariwisata ya

  
Sekarang diminta IJIN PARIWISATA, minggu besok diminta RETRIBUSI     
PARIWISATA, 
minggu berikutnya ada oknum nggak pakai pakaian dinas     sengaja pakai singlet 
dengan tato-nya dilengan minta UANG JAGO.     Bulan berikut ada lagi yang 
diminta, ada UANG RETRIBUSI AKSES, UANG     RETRIBUSI SOFTWARE, ada2 aja. Ada 
satu hal yang penting yang Rekan     Obama nggak mau bilang disamping RI - AS 
punya kesamaan serta     kemiripan, ada hal yang tidak sama, yaitu di RI 
OKNUM-nya yang     beribu macam dan mana TAHAAAAN nih!

Salam,
Ardi

On 11/11/2010 09:46 PM, Sumitro Roestam wrote: 
  
>Pak Jason, Pak Rudy,
>
>Apa memang ada aturan kalau Warnet harus pakai izin usaha               
>pariwisata?
>
>Kalau tidak ada aturan semacam ini, panggil wartawan, lalu               suruh 
>si petugas untuk bicara, di foto, dan diberitakan di               headlines 
>koran.
>
>Lalu lapor ke Menteri Kominfo dan Menteri Pariwisata dan               Budaya 
>kalau ada petugas yg ngarang2 buat aturan yg tidak               ada.
>
>Mudah2an bisa menyelesaikan permasalahan dengan cepat.
>Wassalam,
>S Roestam
>http://wartaduniamaya.blogspot.com
>
>Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL,               
>Nyambung 
>Teruuusss...!
________________________________
 
>From:  jason garcia <[email protected]> 
>Sender:  [email protected] 
>Date: Thu, 11 Nov 2010 20:29:46 +0800 (SGT)
>To: <[email protected]>
>ReplyTo:  [email protected] 
>Subject: [APWarnet] Trs: [asosiasi-warnet] Re:               Perizinan Warnet 
>kenapa sama dinas pariwisata ya
>
>
>mohon di bantu rekan2 yang ada di jakarta...
>
>terima kasih.
>
>
>
>-----                     Pesan Diteruskan ----
>Dari: iwan <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Terkirim: Kam, 11 November, 2010 16:04:02
>Judul: Re: [asosiasi-warnet] Re: Perizinan Warnet kenapa                     
>sama dinas pariwisata ya
>
>  
>Terima kasih atas jawaban rekan - rekan sekalian                       yang 
>menjadi pertimbangan buat saya, setelah saya                       datang ke 
>kantor camat , ternyata saya sudah                       ditunggu tunggu 
>sepertinya atau bisa dibilang cuma                       saya yang datang 
>sebagai warnet yang bermasalah ,                       yang saya tahu masih 
>banyak warnet yang                       berdekatan, setelah saya tanya kenapa 
>warnet saya                       doang yang diperiksa kelengkapan suratnya 
>kenapa                       yang lain tidak alasannya sederhana saja "setelah 
>                      
>saya dari tempat bapak saya keluar lalu hujan jadi                       ngak 
>keburu melihat lihat jadi langsung pulang                       saja" bisa 
>saja 
>alasannya padahal setahu saya                       hujan saja bisa menjadi 
>alasannya ck ck ck,                       kebetulan bapak yang dari dinas 
>pariwisata ini                       katanya baru di pindahkan ke kantor camat 
>1                       
>oktober jadi masih baru dan belum mengenal daerah                       nya 
>jadi 
>warnet saya yang pertama diurus oleh                       katanya hoki saya 
>diurus olehnya daripada oleh                       aparat gabungan yang 
>memeriksa yang katanya bisa                       banyak instansi yang datang 
>ke 
>warnet ntar ,                       setelah itu saya dijelaskan syarat apa 
>yang                       
>dibutuhkan izin bla bla bla lalu langsung saya                       disuruh 
>menulis surat pernyataan untuk bahwa saya                       mau membuat 
>surat izin dengan batas waktu tertentu                       1 bulan dengan 
>materai 6000. wahh saya kaget                       kenapa musti surat 
>pernyataan segala seperti saya                       hutang uang saja, 
>dibilangnya sih buat lapor                       keatasan camat dia , yang 
>katanya mau nya laporan                       nya secara tertulis saja , tidak 
>omongan saja ok                       saja saya bilang kalau begitu saya 
>ketemu 
>ketua                       camat saja kasih tahu langsung bahwa saya sudah    
>                   
>tahu dan akan memproses ijin nya (bisa dibilang                       camatnya 
>ada di ruang sebelah sedang tau ngapain,                       kenapa saya 
>bilang tau ada pak camatnya ,karena                       dari saya dateng 
>pertama kali juga dibilang saya                       ditunggu pak ketua 
>camat) 
>sepertinya pejabat itu                       susah diketemui juga yah, lalu 
>setelah berdebat                       panjang akhirnya kan saya putuskan 
>tidak 
>mau                       menandatangani surat pernyataan itu , saya           
>            
>langsung dibilang seperti ini " udah ngak apa apa                       ngak 
>usah tanda tangan tapi saya ngak tau yah                       kalau dari 
>kelurahan atau instansi lain mungkin                       bisa datang ke 
>warnet 
>bapak memriksa izin nya yang                       mungkin bisa menyegel usaha 
>bapa , karena untuk                       bapak tahu usaha bapak itu ILEGGAL," 
>wah wah saya                       sepertinya diancam ini karena secarik 
>kertas                       
>pernyatann materai 6000 ini, lalu saya bilang                       bapak 
>jangan 
>mengancam saya dong, dia bilang ohh                       bukan saya mengancam 
>bapa tapi membantu bapak                       soalnya misalkan bapak sudah 
>menandatangi surat                       ini , ntar kalo ada yang datang ke 
>warnet bapak                       minta izin ntar cukup telepon saya ntar 
>saya 
>bantu                       beresin.hmm seperti jebakan rupanya. setelah       
>                
>timbang timbang saya tidak menandatangi apapun                       cuma 
>berjanji saya akan bikin izin tentu bukan                       sama orang itu 
>:P , beberapa percakapan yang cukup                       aneh adalah saya 
>ditawarkan minuman dan rokok yang                       saya ngak mau, tapi 
>dia 
>kemudian bilang wahh di                       sini panas yah (ruangan camat 
>nya 
>tidak berAC) wah                       bapak boleh nih beliin saya AC , ckckck 
>saya punya                       ac warnet rusak aja dah banyak dan juga belum 
>                      
>perbaiki apalagi beli baru dah persaingan banyak                       omset 
>turun, masih dipersulit juga , itu hasil                       pertemuan saya 
>di 
>kantor camat, moga moga                       birokrasi  bisa berubah 
>mempermudah usahawan                       bukannya mempersulit atau pun 
>mengancam, kalau ada                       izin saya mau bikin kok tapi jangan 
>memaksa bayar                       sana sani supaya cepat , setelah pulang 
>dari 
>sana                       aja saya diberitahu RT setempat bahwa orang lurah   
>                    
>menyuruh saya cepat cepat buat ijin nya (surat                       domisili 
>Rp 
>500.000 Tanda Tangan Lurah , + Rp                       200.000 Tanda tangan 
>camat) wah wah makin kacau                       saya bisnisnya dah listrik 
>blum 
>bayar sebagian                       masih ada kayak gini , bikin deg deg kan 
>aja.                       sosialisasi ijin nya kayak apa aja blum jelas dah   
>                    
>gesek sana sini. setelah liat situasi kantor camat                       yang 
>gimana gituh saya pikir urus sendiri bisa                       dikerjaiinn 
>nih 
>,ini bisa dibilang konspirasi                       lurah +camat +dinas 
>pariwisata ,saya akan coba                       biro jasa saja dulu atau 
>mungkin rekan sekalian                       ada rekanan yang bisa bantu buat 
>ijin bisa PM saya                       , Terima kasih, moga ini tidak terjadi 
>pada rekan                       warnet sekalian khususnya di jakbar ini, 
>saran                       
>saya cepat cepat bikin ijin lengkap biar ngak                       dikeraiin 
>seperti ini. 
>
>
>Salam 
>

 

Kirim email ke