Bro Tan, Jika ada yang mengatakan keburukan ajaran Buddha karena kesalah pahamannya, kita memang sepatutnya memberi penjelasan secara arif. Tapi apakah (hanya karena dia salah memahami ajaran yang kita yakini) lalu kita perlu menguak-nguak keburukan orang atau ajaran lain, mencari-cari kesalahannya? Saya rasa ini sangat bertentangan dengan semangat spiritualitas Buddhisme. Beyond Belief adalah contohnya. --- In [email protected], "dh4rm4duta" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kalau Beyond Belief salah arah, silakan coba tunjukkan mana yang > salah, mari kita kupas rame-rame. > > Metta, > > Tan > > --- In [email protected], perdana hadisantoso > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > dh4rm4duta <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Namo Buddhaya, > > > > Sekedar info, dalam buku karya Harun Yahya yang berjudul Agama > > Darwinisme halaman 29 terdapat gambar Buddha dengan > > keterangan: "Penganut ajaran Buddha nyembah patung Buddha yang > buat > > sendiri dengan tangan sendiri karena menganggap bahwa patung > tersebut > > dapat melihat dan mendengar." Halaman 28: "Seperti semua agama > berhala > > lainnya, ajaran Buddha menolak tentang adanya Tuhan Sang Pencipta. > > Agama dengan sikap mental evolusionis antara lain Konghucu, Tao, > dan > > Buddha." > > > > Nah, bagaimana pendapat rekan-rekan sekalian? > > > > Metta, > > > > Tan > > > >
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
