cukup datang ke malaysia mereka bisa menikmati semua budaya Asia 
karena semua bisa dijumpai disana, dari mulai kulinernya hingga budayanya.


Wah..., kalo budaya Indonesia ada di Malaysia, Bilakah Indonesia mendapat 
kunjungan turis untuk budaya beserta kulinernya ..?

 
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "si Nung" <[email protected]>
Date: Sat, 03 Apr 2010 13:16:19 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [eGovIndonesia] PENCURIAN ARSITEKTUR BANGSA INDONESIA

On 3 Apr 2010 at 9:01, Agus Suhartono wrote:

> saya "menggaris bawahi" pernyataan Bapak Noeg berikut:
> ------------
> "Yang perlu kita lakukan segera secara nyata
> adalah, dengan luasnya pasar dan budaya bangsa kita
> harus cerdilk untuk memanfaatkannya dan
> menghindarkan upaya dimanfaatkan potensi pasar
> dan budaya oleh negara lain dengan kerja nyata
> bukan hanya bicara." 
> ------------
> 
> (diluar konteks klaim-menglaim)
> yang saya kagumi dari mereka adalah
> mata mereka jeli melihat peluang
> menghargai aset budaya yang ada
> dan kemudian mempromosikannya
> 
> terima kasih atas infonya Pak
> 
> agus suhartono

semua berawal dari visi
(kata iklan rokok :))

sol

sinung






/*-sig-

http://www.radarjogja.co.id/berita/internasional/5218-pseudo-democracy-demokrasi-kedoknya-demokrator-muaranya.html

http://www.republika.co.id/koran/14/60867/Hari_Jilbab_Dunia_Mengenang_wafatnya_Sahidah_Pembela_Jilbab

-sig-*/







Kirim email ke