Assalamualaikum Wr.Wb
Saya fikir kalau persoalan bisnis untuk mengadakan bisnis syariah sih
postif-positif aja, tapi kok persoalannya jadi hangat begini.....saya fikir
dicari jalan tengah aja deh, mungkin maksud saudara kita Pahlawan Bertopeng itu
baik, karena kalau difikir kita mengadakan bisnis syariah maka orang yang
menjalankan bisnis tersebut harus dibayar secara syariah bukan ?, nah saya
bingung kok masing-masing pada emosi apalagi masih idul fitri........,nah
persoalan gaji memang sangat sensitif sekalai bisa saja menggunakan metode UMR
dengan 8 jam kerja lebih 8 jam kerja di bayar lembur dan dibayarkan hak-haknya
sebagai karyawan sesuai dengan UU tenaga kerja bukan ?, nah kalao mau
menggunakan metode bagi hasil juga boleh tergantung kedua belah pihak dan
sama-sama ridho dan tidak ada paksaan........nah kalo beginikan jadi akur
Salam
Zulfikar
A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sayang anda tidak mau memakai nama asli. Tapi nama
samaran "Pahlawan Bertopeng". Adakah itu Islami? Saya
ingin bertanya kepada moderator apakah pemakaian nama
samaran disertai penghinaan "kapitalis deh mentalnya"
di milis ekonomi syariah ini diperbolehkan?
UMR saat ini di Jakarta sekitar Rp 900 ribu sementara
di berbagai tempat di DKI bahkan banyak yang besarnya
masih di bawah UMR.
Jika gaji supir Bis Syari'ah Rp 3 juta / bulan dan
kondekturnya Rp 2 juta/bulan itu sudah di atas gaji
supir Busway (Rp 2,5 juta/bulan) yang gajinya di atas
rata2 supir bis lainnya yang bisa bekerja dari jam 6
pagi hingga jam 9 malam.
===
http://www.hupelita.com/baca.php?id=36807
Menurut dia, gaji supir busway saat ini mencapai Rp2,5
juta per bulan.
===
Tentu saja masalah gaji relatif. Jika perusahaan mau
menggaji supir rp 8 juta dan kondektur rp 4 juta juga
terserah. Tapi tentu disesuaikan dengan kondisi
keuangan perusahaan tsb.
Sayang jika niat baik mendirikan Bis Syari'ah agar
wanita muslimah tidak berdesakkan/bersentuhan dengan
pria yang bukan muhrimnya jadi sirna akibat email yang
mengubah topik pembicaraan seperti yang anda lakukan.
Wassalam
--- Pahlawan Bertopeng <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> tega sekali ngasih gaji untuk kernet dan sopir
> dengan jam kerja dari jam 7
> pagi sampe 7 malam dalam sebulan cuma dibayar 5
> juta. masya Allah....benar2
> kapitalis deh mentalnya.
Artikel asli:
Assalamualaikum wr wb,
Saya rasa tepat jika di milis Ekonomi Syariah ini
saya mengusulkan Bis Syarriah. Konsepnya
begini, dalam Islam, pergaulan antara pria dan wanita
dewasa yang bukan muhrim dibatasi. Bahkan ketika
sholat di masjid di atur pria di depan dan wanita di
belakang.
Nah di bis-bis kota yang ada, wanita dan pria dicampur
jadi satu. Sering karena kondisi bis yang padat hingga
penumpang berdiri sampai ke pinggir pintu, akhirnya
pria dan wanita yang bukan muhrimnya jadi bersentuhan
dan bahkan berhimpitan satu sama lain. Bahkan ada
beberapa pria yang sengaja memanfaatkan situasi ini
dengan menggesek-gesekkan kemaluannya ke wanita yang
bukan muhrimnya hingga orgasme. Ini satu
kemaksiatan/kemunkaran bukan?
Nah adakah rekan-rekan di milis Ekonomi Syariah ini
yang tergerak untuk melakukan amar maruf nahi
munkar sehingga kemunkaran ini bisa dihentikan?
Caranya dengan menyediakan bis khusus untuk wanita
(dengan AC) di rute-rute yang padat penumpang misalnya
jurusan Kampung Melayu-Grogol (213), Kampung
Melayu-Blok M (921) dan Blok M-Pulo Gadung (57).
Karena padat penumpang, selain bernilai dakwah/jihad,
Bis Syariah ini juga bernilai bisnis karena hanya
beroperasi di rute yang sangat padat penumpang.
Sebagai contoh jika untuk satu rit (pejalanan) bis
mengangkut 60 penumpang dengan biaya Rp 4.000 per
orang (tarif umum Bis AC Rp 5.000/orang), maka dengan
asumsi 10 rit per hari dengan operasi dari jam 7 pagi
hingga jam 7 malam pendapatannya adalah Rp 2,4 juta
per hari. Dalam setahun (6 hari kerja seminggu)
didapat Rp 748,8 juta.
Jika dalam sebulan Rp 62,4 juta dan gaji supir dan
kondektur rp 5 juta, biaya bensin dan perawatan
lainnya Rp 20,8 juta paling tidak didapat keuntungan
bersih sekitar rp 31,2 juta per bulan atau sekitar Rp
374 ,4 juta setahun. Harga mobil bis AC diperkirakan
sekitar rp 850 juta. Jika total biaya untuk 1 bis Rp 1
miilyar (termasuk izin trayek), maka BEP didapat dalam
waktu kurang dari 3 tahun! Belum lagi pahala dari
Allah SWT karena telah menyelamatkan wanita muslimah
dari bersentuhan dengan pria yang bukan muhrimnya.
Mudah-mudahan ada aktivis Ekonomi Syariah yang mau
mewujudkan ide ini.
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk
manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah
dari yang munkar, dan beriman kepada Allah
[Ali
Imran:110]
Wassalamualaikum wr wb
>
===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!