Kamis, 25/10/2007 11:41 WIB

Unit Syariah Perbankan Jangan Cuma Kosmetik 

Wahyu Daniel - detikfinance

 

Jakarta - Bank Indonesia (BI) meminta bank-bank konvensional yang memiliki
Unit Usaha Syariah (UUS) untuk meningkatkan kinerja UUS tersebut, sehingga
bisnis syariah bisa berkembang. 

 

Demikian dikatakan oleh Deputi Gubernur BI Siti Fadjrijah dalam diskusi
bertajuk "Kebijakan dan Peluang Investasi Berbasis Syariah di Indonesia"
dalam acara Sharia Expo 2007 di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (25/10/2007).

 

"Jadi jangan sampai bank punya UUS hanya sebagai kosmetik saja, tapi juga
harus memberikan keuntungan, bank harus punya target terhadap UUS dalam arti
jangan sampai persentase UUS menjadi kecil," tandasnya.

 

Fadjrijah mengatakan bahwa bank konvensional harus juga menerapkan sistem IT
dan juga pengembangan SDM yang sama dengan konvensional.

 

Menurutnya saat ini sudah ada 24 bank konvensional yang membuka UUS. "Tapi
market share UUS masih kecil, karena belum di-attach dengan baik, mulai
tahun ini kami minta agar ditingkatkan," jelasnya.

 

Fadjrijah menambahkan, BI juga akan menyempurnakan standar syariah sesuai
dengan standar internasional, untuk SDM. 

 

"BI sudah bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memasok tenaga kerja bagi
perbankan syariah. Termasuk membuat buku-buku pelajaran untuk tingkat
perguruan tinggi mengenai ekonomi syariah. Dan minggu-minggu ini akan
diserahkan ke mendiknas," tuturnya.

(dnl/ir)

 

Source :
http://www.detikfinance.com/index.php?url=http://www.detikfinance.com/index.
php/detik.read/tahun/2007/bulan/10/tgl/25/time/114156/idnews/844850/idkanal/
5

 

Kirim email ke