Kita lihat saja nanti apakah dengan adanya pembagian Laptop kinerja DPR akan
semakin effectif. Kalau perlu adakan pengawasan pemakaian Laptop, takutnya
keluarga dan anak2nya yang pakai karena generasi muda lebih cepat tanggap
dengan pemakaian Laptop. Apakah ini hanya trend supaya anggota DPR juga
kelihatan modern dan bisa menggunakan Laptop dengan baik????
Asal hasil kerja lebih transparan untuk saya sih nggak masalah mau bagi2
Laptop, tapi ingat dengan uang demikian banyak bisa digunakan untuk yang lebih
bermanfaat a.l. membantu korban gempa dan menuntaskan kesejahteraan para
pengungsi yang sampai saat ini masih tinggal di tenda2.
Mbok mikir sedikit, bagaimana nasib mereka ini bisa diperbaiki. Gimana kita
semua mau memperbaiki nasib mereka lha yang kuasa aja masa bodoh. Apa sih
effisiensinya bagi2 laptop, mungkin supaya kerja secara mobiel dimana saja bisa
aktif juga dikamar kamar hotel sambil relax kali yaaaa!!!
Salam
BS
bambang adhiono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Jangan begitulah, kan laptop 22 juta atau 21 juta itu unjuk kerjanya
berbeda dengan yang berharga 6 atau 9 juta......jadi wajar wajar, kan para
anggota DPR itu berpendidikan cukup tinggi yang memerlukan laptop ber
spesifikasi tuinggi juga.
Sallam,
bramrajo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kumpulan wong tuli, koq diteriakin..
--- In [email protected], Mohammad Iqbal
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sepertinya sudah tidak ada hati nurani para petinggi kita di
gedung DPR/MPR sana, saat orang lain susah untuk hidup, anak - anak
susah untuk sekolah... DPR kita malah menghambur - hamburkan duit
negara :(
>
> Salam Kecewa
> IqBaL
---------------------------------
No need to miss a message. Get email on-the-go
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
[Non-text portions of this message have been removed]