dan ... Gubernur Suti tetap ngotot memaksa agar warga percaya kalo RTH nya 
masih 14% lho .... (Interview SCTV 7 Februari 2007).  Padahal paparan Dinas 
Tata Kota 1998 saat pembahasan Raperda RTRW 2010 RTH nya tinggal 9,6% kemudian 
dalam lokakarya yang diselenggarakan Dinas Tata Kota pada 2001 RTH berkurang 
menjadi 9,06%.  Lantas sekarang, 6 tahun kemudian setelah Kelapa Gading, Tegal 
Alur, Ancol Timur, Pulo Mas, Cempaka Mas, Lebak Bulus, Cilandak, Kuningan, 
Tebet, Mampang, Cilandak, dll "diperkosa", "dianeksasi" dikonversi dan berubah 
dari rona awal/peruntukkan semula, warga wajib percaya kalo RTH Jakarta masih 
14% .... 

Salam,
Ppt

  ----- Original Message ----- 
  From: yurskie EVONICA 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, March 31, 2007 1:09 PM
  Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Jakarta Masih Sebuah Kampung


  Dan yang paling parah hukum pun masih di bekap dengan sifat arogansi. padahal 
katanya orang kota teh pada pinter. tapi kekerasan masih menjadi favorit dalam 
menyelesaikan masalah. contohnya FPI, Preman etc deh

  Cheeersss
  yurskie

  

Kirim email ke