Sebrutal2nya pengendara roda 4 masih kalah jauh dibandingkan pengendara motor. Terabas sana sini, tidak perduli rambu lalu lintas, melawan arah, naik trotoar, selip sana sini, nyenggol spion atau nabrak bemper terus berlagak bego (atau emang bego beneran....?), melanggar tanda verboden, dan masih banyak lainnya kalau mau disebutkan. Kalau semua itu bukan BRUTAL lantas apa? Banyak pengalaman saya yang cukup untuk menggambarkan betapa BRUTAL dan EGOIS para pengendara motor. Bayangkan udah nabrak dari belakang sampai bemper belakang saya lecet saat saya ngerem eh malah marahan dia. Pernah juga saat lampu hijau nyala saya jalan eh tiba2 dari arah lainnya motor dengan kencang memotong jalan. Saat hampir tertabrak malah pelatat pelotot. Terus terang kadang-kadang pengen rasanya saya tabrakin aja para pengendara motor itu.
Pengendara Mobil. --- In [email protected], "Ronal Baharuddin Hutagaol" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya RASA pengendara RODA 4 JUGA termasuk BRUTAL.., saya perhatikan (bahkan > banyak mobil2 pribadi) dibeberapa jalan pengendara RODA 4 ini tidak berada > dalam JALUR, kadang ada celah yang kira2 KOSONG dan muat lebarnya mobil di > EMBAT juga.. Jangan2 SIM-nya NEMBAK tuh (mungkin karena banyak uang kali > makanya pada NEMBAK), terkadang MAIN KLAKSON padahal belom LAMPU HIJAU, > kalau lagi HUJAN dan ada GENANGAN banyak2 pengguna MOBIL ini tidak peduli > dengan sekitarnya (karena bukannya melambat digenangan AIR malah tambah > kencang sehingga CIPRATAN airnya mengenai orang atau motor di SEKITARnya). > > Maaf saya berkata demikian, karena sepertinya dari gaya tulisanya p'Erlangga > ini meremehkan orang2 yang membeli MOTOR... harusnya bisa lebih halus bukan > denga kalimat2 begitu. Karena kalau kita cari siapa yang salah, MOTOR, > MOBIL, dll itu sih tergantung orangnya, mudah2an p'ERLANGGA bukan salah > satunya. Saya pengendara MOTOR, setiap hari kekantor menggunakan ini, saya > membeli motor karena COST penggunaan motor lebih EFISIEN dan EFEKTIF (dari > Segi ONGKOS dan WAKTU) dibanding kendaraan UMUM. Untuk MOBIL belum > MAMPU-lah saya membeli, apalagi kalau mengendari MOBIL baru, Jakarta TAMBAH > SEMPIT AJA (sekarang masih bergaya beli mobil yang ukuran besar2). > > > > SALAM. > > Pengendara MOTOR...
