Betul yang dimaksud Pak Chairil. Kebetulan pengalaman pribadi juga, saya punya dua teman baik, satu orang Korea dan satunya orang Singapura. Saya heran dengan etos kerjanya yang penuh disiplin sampai-sampai payah mengikutinya. Saya tanya, dan ternyata faktor wajib militer menolong mereka memiliki etos kerja yang baik.
Cuma jangan seperti yang kayak IPDN ini. Ini sih kekerasan tanpa otak! Daniel Makassar ----- Original Message ----- From: chairil sanie djailany To: [email protected] Sent: Thursday, April 05, 2007 9:57 PM Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Presiden: Hentikan Kekerasan di Lembaga Pendidikan Disiplin adalah suatu bentuk sikap yang diperlukan bagi penyelenggara negara, saya mendukung usul dari Daniel, pendidikan disiplin tetap diadakan dan berada diluar sistim pendidikan IPDN. Saya ingat pada periode tahun tujuh puluhan (awal-awal pendidikan Pilot Garuda), kakak saya kalau tidak salah Angkatan ke 2 pendidikan penerbang Garuda di Curug. Saya tahu persis bahwa sebelum mengikuti pendidikan penerbang sipil di sana, kakak saya dan lainnya seluruh peserta didik mendapat pelatihan kemiliteran dengan focus untuk mendapatkan / membentuk sikap disiplin selama 8 (delapan) bulan di daerah Kelapa Dua oleh institusi militer. Dalam tahapan ini para calon penerbang masih ada kemungkinan gugur dari keikut sertaannya sebagai peserta pendidikan penerbang bila dinilai tidak lulus pendidikan disiplin kemiliteran. Setelah lulus dari Kelapa Dua barulah kakak mengikuti pendidikan penerbang sipil di asrama curug. Saya melihat hasil dari pendidikan yang dilakukan oleh Garuda dengan sistim tersebut menelurkan penerbang-penerbang sipil yang handal pada era tahun-tahun tersebut dan banyak juga yang kemudian berkiprah sebagai penerbang mancanegara selepas dari garuda. salam, csd deronda <[EMAIL PROTECTED]> wrote: USULAN: Saya tidak setuju disilipin militeristik dihilangkan. Cuma bagaimana kalau sebelum masuk IPDN harus masuk wajib militer dulu selama 2 tahun yang dibina TNI AD kita, di tempat terpisah? Kita contohi Korea Selatan dan Singapura. Lalu setelah itu tinggal model perkuliahan umum saja selanjutnya di IPDN sama seperti perguruan tinggi lainnya. Jadi yang mendisiplin itu orang terlatih bukan senior-seniornya! Salam, Daniel --------------------------------- Be a PS3 game guru. Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
