Kalu sy pikir , jiuka beri beasiswa dengan duitnya sendiri y ahrus terima kaish... misalnya Sampurna Fondution.. atau ornag sejenis Biil Gates mislanya.. kebanyaka duit lalu memberi beasiswa..
Tapi .. kalau jalur dananya adalah kekuasaan.., mestinya yg di buat Presiden adalah , menyalurkan uang pajak,pendpaatan bukan pajak atau pengurangan subsidi ( kalo mau pakai istilah lain) untuk BOS misalnya, dan terpenting mengusahakan bebasnya uang sekolah bagi semua rakyat bukan satu dua orang di beri beasiswa atas nama pribadi/keluarga/golongan .... . bukan malah bikin Inpres.. Banpres... Supersemar...gitu lho Lain lagi... kalau merasa dirinya Raja Indonesia.. Spt ada yg berpendapat itulah perasaan beliau ttg kedudukannya ..i yg disebut .dalam buku dimaksud.. At 12:22 PM 4/14/2007, you wrote: >Pak Barnabas, >Sudah barang temtu kita menghargai daripada jasa-jasa Pak Harto, terlebih >banyak sekali anak-anak Indonesia yang bisa sukses studinya sampai S-1, >S-2 dst di luar negri, dikarenaken mendapat beasiswa Supersemar yang >beliau rintis. Entah apakah mereka yang sudah sukses itu juga masih >mengingat daripada jasa-jasa Pak Harto? > >Salam. >
