semalam dibahas di TV, ternyata ternyata timnya Pak Ryaas terkendala dalam melakukan investigasi karena gerakan tutup mulut baik dari Praja maupun dosen. Setau saya, orang yg menutupi masalah kriminal juga bisa dipidanakan. jadi sebaiknya mereka yg tidak kooperatif dipidanakan saja dan kalo memang semuanya tidak kooperatif, memang lebih baik IPDN dibubarkan saja.
Re: Inu Kencana PERNAH MEMUKUL PRAJA IPDN <http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/message/55440;_ylc=X3oDMTJzaTFwZjVmBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzEzMDA2NzAyBGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJZAM1NTQ0MARzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMTc3MDQzMDg4> Posted by: "gusti eka sucahya" [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> Thu Apr 19, 2007 6:12 am (PST) hello kawan-kawan..semoga semuanya dalam keadaan sehat dan berbahagia.... ikutan nimbrung ya... soal pak inu, aku sepakat dengan yang ditulis mbak yenny dalam 'sang whistle blower'.. seminggu terakhir saya mengamati intens ipdn dan beberapa kali ketemu pak inu...smsan juga...beliau sosok yang sederhana..ceplas ceplos..jujur...itu sekilas yang saya amati ya... soal dia pernah mukul praja...dia mengakui...iya pernah mukul...walaupun dia menyampaikan alasannya mengapa dia mukul (misal : dia 'nge-grebeg praja berbeda jenis kelamin yang berada di tempat yang tidak seharusnya --you know what i mean lah)...dia mengakui itu tujuannya mendidik dan tidak menyebabkan kematian...hanya nempeleng dan tidak memukul atau menendang a la bruce lee...dia tahu batas...tapi tetep saja dia menyampaikan rasa bersalahnya dengan legowo dan meminta seisi ipdn 'diaudit' (termasuk dirinya), demi perbaikan ipdn...demi menghasilkan pamong yang berkualitas...itu bahasa beliau...karena itulah tujuan awal dibuatnya ipdn...yang dulunya bernama stpdn...yang dulunya lagi berasal dari apdn...oh ya pak inu juga sempat bilang di masa dia sekolah di apdn dulu...dia juga mengalami pemukulan oleh seniornya... nah bayangkan berapa lama akar kekerasan itu dipelahara dan ditanamkan di ipdn ini....kemaren saya sempat bertemu dengan seseorang yang menceritakan ada semacam ungkapan di ipdn ini..yang entah siapa penemunya...saya merinding dengernya... 1. junior boleh diapain aja, sisakan nyawanya!!! 2. jika tidak bisa disentuh hatinya, sentuh ulu hatinya!!! astaganaga..jadi anak2 baik dan manis di rumah yang masuk ipdn, dicekoki dengan pemikiran seperti ini...lama-lama mereka berpikir memang seperti ini yang benar...jadi kebohongan dan pembodohan oleh senior itu lama-lama jadi tertanam di dalam diri mereka...bahkan beberapa kali saya ngobrol dengan praja, mereka seperti merasa bahwa yang tidak bisa melalui 'kekerasan' di ipdn, adalah kaum yang lemah...mereka yang survive, adalah yang kuat...saya juga menangkap kesan, sebagian dari mereka lebih bersimpati terhadap para pelaku penganiayaan daripada korban...dalam kasus ini cliff muntu...ada praja yang bilang, cliffitu keanyakan ngambil ekskul..jadi kecapean...ya kalau udah kecapean trus dipukulin ya hasilnya bisa kita lihat sendiri..jatuh korban... namun ada juga beberapa praja yang mengungkapkan kalau kekerasan itu hanya terjadi pada mereka yang ikut ekskul atau kegiatan tertentu, seperti pataka (pasukan pengibar bendera), drumband, serta polisi praja...yang lainnya tidak ada pukul-pukulan...sulit juga mengungkap mana yang valid...karena sekarang GTM (gerakan tutup mulut) dikalangan praja terhadap pihak luar, kuat sekali... itu sekilas yang isa saya bagi dengan anda semua... salam, --gst.
