Mas Manneke kalolg rajin nulis.. sepertinya semua mau ditanggapi..:)

lha ditulisan sy juga bilang .. bhw "umumnya ", walau kutambah  "sy yakin 
nggak terlalu salah..."

Saya tahu persis bhw saat kita bicara  secara umum, atau bicara stereotype 
" lebih seringnya  ada kekhususan atau kekecualian

Seorang sahabt sy, bahkan bikin  sebuah hukum bunyinya " semua generalisasi 
pasti salah "

Yang lalu diledek oleh teman lain, Oh jadi hukum ini juga salah.. soalnya 
kan kata semua menunjukkan generalisasi..  :)

lalu aku komentar  .. wah gugur dong hukumnya  krn ternyata salah  juga.... 
sekedar nyambung aja kok ...smile..

Secara umum sy tetap percaya bhw pria adalah pemimpin.. eh salah .. yg 
punya sifat kepriaan ( maskulin) lebih cocok utk jd pemimpin...dibanding 
yg  feminin.. . Ada juga sih  perempuan yg punya sifat kepriaan..manjat 
pohon segala., sangat rasional dstnya  ..yg ini bisa cocok juga jd 
pemimpin..., jadi ya memangnya yang menentukan adalah sifat/kemampuan itu..

Salam

Hnaiwar

At 01:12 AM 4/26/2007, you wrote:


>Dalam hal daya tahan mental, juga tak selalu perempuan lebih alot daripada 
>laki-laki, atau sebaliknya. Semuanya ditentukan oleh sikap mental, 
>pendidikan, dan pengalaman. Perempuan yang bunuh diri juga banyak, tak 
>kalah banyak mungkin sama laki-laki yang kena stroke atau darah tinggi. 
>Maka, perlu dipertanyakan apakah ini semua dipengaruhi oleh jenis kelamin?
>
>Jadi, mengukur kekuatan laki-laki dan perempuan tak bisa sembarangan dan 
>berasar stereotipe. Lagian, kalo misalnya perempuan fisiknya tak sekuat 
>laki-laki, apa berarti tak boleh main sepak bola, jadi tentara, dan kerja 
>di konstruksi? Antara satu laki-laki dan laki-laki lain saja kekuatan 
>fisiknya sudah sangat berbeda-beda. Maka, bagaimana kita mau menentukan 
>bahwa fisik perempuan pasti senantiasa lebih lemah daripada fisik laki-laki?
>
>manneke

Kirim email ke