Menurut penjelasan Kedutaan Australia, peristiwa wartawan Aussie
ditangani pengadilan independent yang tidak ada sangkut pautnya
dengan Pemerintah Aussie.
Menurut saya pengadilan ini hanya mencari sensasi karena pasti tahu
bahwa Sutyoso adalah tamu negaranya dan tidak bisa terjangkau. Benar
sekali Sutyoso tidak melanjutkan kunjungannya sebab Pemerintah
Aussie kecolongan setidak-tidaknya protokol mereka tidak bekerja
baik.
Bisa juga peristiwa ini merupakan skenario besar yang ingin merusak
hubungan dengan Aussie, bisa juga skenario agar Pemerintah Indon
benar2 aspiratif membuka siapa2 yang terlibat di peristiwa Timor
Timur. Wallahualam

--- In [email protected], Bambang Soetedjo
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Itulah arogansi Australia. Jangan sampai kita (Indonesia)
dilecehkan oleh mereka. Lepas dari back ground Sutiyoso, pelecehan
dikamar Hotel tempat Sutiyoso bermalam adalah masalah yang tidak
bisa dianggap sepele karena Sutiyoso adalah tamu negara. Inikan juga
pelanggaran HAM. Saya harapkan Konsulat Jenderal dan Menteri Luar
Negeri bisa secepatnya mengatasi masalah ini dan menuntut Australia
bertindak bijaksana. Jangan dibiarkan berlalu karena Australia
memang sejak dulu kala arogan dan sejarah mereka sudah jelas bagi
seluruh dunia.
>
>   Salam
>   BS

Kirim email ke