Di Perancis Carefour itu harus jauh dari toko-toko/warung-warung yang sudah dahulu berdiri, hingga tidak mematikan toko-toko/warung- warung yang sudah ada, di Perancis bila ingin mendirikan Carefour tidak dekat dengan kegiatan ekonomi yang sudah ada agar roti ekonomi merata. Kalau di Jakarta dimana sudah ada pasar tradisional dan toko- toko/warung-warung bisa mendirikan Carefour, kebijakan yang tidak bijak bagi pekerja ekonomi kecil.
--- In [email protected], sonraity <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Biar ada yang inget dengan sejarahnya Hypermarket (c4, Hypermarket > Gyant,dll). > > Pertama kali hypermarket ada, kalau tidak salah 1999 atau 2000. > Idenya Gus dur adalah untuk mengundang investor asing dengan modal > besar untuk mengangkat sekaligus mengatasi angka penggangguran yang > cukup tinggi akibat krisis. Carefour datang menawar k gus dur > langsung di sikat. > > Bagi saya, hypermarket tidaklah menakutkan. tapi ekspansi alfa, > indomaret yang mulai masuk ke jalan-jalan sempit di ibu kota, ini > yang mengkhawatirkan. apalagi si alfa ini menawarkan sistem > waralaba....aduh-aduh tambah menjamurlah di gang-gang warung modern > itu. > > Bukan apa-apa, saingan yang sempat di singgung saudara anton itu > menjadi berat sebelah. Warung2 kecil atau sedang yang hidupnya dari > seperak dua perak itu harus, menghadapi suatu raksasa dengan modal > besar yang mampu menekan harga barang yang sama. Akibatnya, bisa > ditebak : Alfa rame- warung sepi. Jenis-jenis warung modern ini yang > harus di atur keberadaannya. > > Di tantang oleh C4 kok larinya ke gang-gang? > kekekek.... > > Kayak Hero dong...ditantang C4 berubah menjadi Giant. Ini baru > perubahan. lokasinya juga ambil di tempat-tempat strategis di pusat- > pusat kota. Ini kan persaingan yang sehat. > > Bukan melipir, ngacir ke gang. > kekkkekekekkek
