Hal yang mirip terjadi pada keluarga besar saya akibat buruknya perlakuan 
dokter dan para medis.  Nasehat mereka bagi anak2nya, 'Kalau besar jangan jadi 
dokter apalagi perawat, ya, Nak.  Yang santun, ya, Nak, ya, kalau kelak kamu 
besar'.  Agak tersinggung mendengarnya karena salah satu profesi yang dihinanya 
yaitu profesi saya tapi apa yg dikatakannya benar.

Yang rusak dari bangsa ini yaitu mentalnya.  Menindas dan pamer kekuasaan.  
Ahli memainkan gaya kodok, ke atas menyembah ke bawah menendang!

Saat ini pun makin telanjang para pejabata, bahkan setara menteri, yang gayanya 
tak beda dengan preman di pasar becek!

ED

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Kiki Soewarso <[email protected]>

Date: Tue, 7 Apr 2009 01:46:36 
To: <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kalau besar jangan jadi polisi ya Nak...



Kemarin sore sekitar pk. 17.00, setelah Jakarta diguyur hujan lebat yang 
mengakibatkan banjir dan macet parah di seantero Jakarta Raya, saya menjemput 
putra saya (kelas 3 SD) dari daerah Panglima Polim hendak menuju daerah jalan 
Bangka. Setelah melewati kantor walikota Jakarta Selatan, saya berniat belok ke 
arah jl. Bank tapi ternyata jalan ditutup karena banjir. Jadi saya lanjut 
menuju Prapanca untuk berbelok ke jl. Kemang Raya. Sebelum Hotel Prapanca, saya 
menyalakan sen kiri untuk minta pindah jalur dari kanan ke kiri. Tapi sulit 
sekali sampai mobil di depan saya (jalur kanan) sudah habis karena lampu ke 
arah arteri sudah hijau. Saya tidak mungkin terus ke Arteri yang sangat macet, 
jam berapa saya akan sampai rumah, kasian anak saya. Jadi saya tetap berniat 
pindah lajur kiri. 

Dari arah depan datang polisi yang masih sangat muda menghampiri saya, dan 
menyuruh saya lurus. Saya bilang saya mau ke kiri tapi dari tadi gak bisa. 
Polisi itu hanya berteriak-teriak dan membentak-bentak saya, "Kamu pake otak 
mana bisa ke kiri..ayo ke kanan!" Saya tetap minta tetap boleh ke kiri. 
"Otaknya dimana, mana bisa ke kiri..kalau mau ke kiri dari ujung..!!" dan dia 
berdiri menghadang di depan mobil saya, sambil menunjuk-nunjuk kepalanya.. 
"pake otak, pake otak." Akhirnya saya mengalah kasih sen kanan. Tapi lampu lalu 
lintas ke arah arteri sudah merah, dan lajur kanan sudah penuh mobil. Saya 
tidak bisa pindah lajur kanan, sementara di depan saya (lajur kiri) jalan 
kosong. Saya buka jendela bilang ke polisi itu, "Kalau mau tilang saya 
silahkan, tapi ngomong yang sopan Pak, di sini ada anak kecil.." Dia masih 
teriak-teriak.."Lain kali pake otak ya kamu.." dan berlalu meninggalkan kami 
dengan muka yang sangat murka menunjukkan kekuasaannya dan terus
 menunjuk-nunjuk kepalanya. Sayang saya tidak bisa membaca namanya karena 
seragam polisinya dilapis jas hujan.

Saya malu sekali dibentak-bentak oleh polisi yang masih bau kencur itu di depan 
anak saya, yang gemetaran melihat Ibunya dibentak-bentak seperti itu. Sementara 
dimata anak saya polisi adalah pahlawannya... (Dia sudah wanti-wanti di acara 
hari Kartini sekolah nanti mau pakai kostum polisi atau militer yang ada 4 
bintangnya)... Karena emosi dan gemetaran saya bilang ke anak saya..."Kalau 
besar nanti jangan sampai kamu jadi Polisi ya Nak...!"

Memang tidak semua polisi itu jelek...tapi itu kenyataan yang dilihat langsung 
oleh seorang anak SD kelas 3...saya bisa bilang apa..?


salam,
ks


   


------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ dan 
http://kompas.com/
3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota
4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]
5.Untuk bergabung: [email protected]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke