Bila penderita mengalami penurunan kesadaran maka pangkal lidah
kemungkinan akan jatuh kebelakang dan menyumbat hipofaring. Sumbatan
seperti ini dapat segera diatasi dengan melakukan hiperekstensi
(ditengadahkan), tetapi tindakan ini tidak diperbolehkan pada penderita
trauma yang dicurigai mengelami fraktur servikal (patah tulang leher).
pada penderita trauma dengan kecurigaan patah tulang leher maka dapat
diatasi dengan melakukan pengangkatan dagu (Chin lift maneuver) atau
dengan mendorong rahang bawah kearah depan (jaw thrust maneuver).
Airway (jalan napas selanjutnya dapat dipertahankan dengan
oropharyngeal airway (atau di rumah sakit terkenan dengan gudel) atau
dengan menggunakan nasopharyngeal airway.Tindakan-tindakan yang
digunakan untuk membuka airway dapat menyebabkan atau memperburuk
cedera servikal dan spinal. oleh karena itu selama melakukan tindakan
harus selalu menjaga kestabilan leher pada posisi segaris (In line
immobilization) dengan fikasasi kepala atau menggunakan Neck Collar
(Bidai Leher).

--
Posting oleh PRO EMERGENCY ke PRO EMERGENCY pada 2/06/2009 08:51:00 AM

Kirim email ke