Kalo saja Pemerintah babat habis budaya korupsi, dan dukung para ilmuwan....... 
hemmmmm bener-bener akan disegani oleh negara lain...
Ayo kita dukung dan bangga produk Lokal....
Merdeka......


--- Pada Sab, 25/7/09, ery wijaya <[email protected]> menulis:

Dari: ery wijaya <[email protected]>
Judul: Re: [kendal-online] OOT Roket RX-420 & CN-235 Militer: Getarkan 
Australia, Singapura, Malaysia
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 25 Juli, 2009, 2:25 PM






 




    
                  Menarik sekali mas Agus, terima kasih telah memotivasi saya 
sebagai bagian dari generasi muda Indonesia. Kalau saya  boleh beropini, sampai 
sejauh ini mental-mental (atau watak) yang merendahkan kemampuan bangsa sendiri 
akan sangat sulit dihilangkan jika tidak dimulai dari mengajarkan diri kita 
sendiri, keluarga sendiri terutama putra putri kita untuk mencitai produk 
buatan dalam negeri.

Perlu jalan panjang untuk yakin pada produk bangsa sendiri seperti negara Korea 
Selatan dulu setiap warga negaranya mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi 
lebih memilih menggunakan produk-produk Samsung dan LG dari pada Sony atau 
Toshiba, begitu juga dalam membeli kendaraan mereka lebih suka menggunakan KIA 
atau Hyundai dibanding Honda maupun Toyota, hingga akhirnya tidak lebih dari 15 
tahun mereka
 mempunyai teknologi yang setara kualitasnya dengan made in Japan karena adanya 
dorongan dari masyarakatnya sendiri sehingga market berjalan dan risetpun 
demikian. 

Sekarang bagaimana dengan kita?apakah kita lebih suka menggunakan produk pompa 
air Maspion dibanding Sanyo?ataukah lebih suka menggunakan Sepatu made in 
Cibaduyut dari pada Pakalolo?menggunaka n laptop Axio made in Surabaya 
dibanding dengan Fujitsu, Toshiba, HP atau bahkan Sonny Vaio? Pilihan ada di 
tangan kita semua untuk turut serta mengambangkan produk dan riset dalam 
negeri. Jadi gak ada yang salah kalau orang Indonesia sendiri tidak mau 
menggunakan produknya sampai kapanpun karya anak bangsa akan susah berkembang . 

Jadi mari kita mulai dari diri kita sendiri dan keluarga untuk senantiasa 
bangga akan produk dalam negeri (biarpun kata orang kualitasnya lebih rendah), 
namun insya Allah jika produsennya melihat bahwa orang-orang berminat dengan 
produknya (alias ada market) maka
 dia juga akan bersemangat untuk terus mengembangkan kualitas produk2nya dengan 
berbagai riset2nya...


*Bermimpi Merk Maspion akan seterkenal LG dan Samsung....dan laptop Axio 
seterkenal Sonny Vaio (sama-sama belakangnya 'O')


Salam, 


Ery Wijaya
http://erywijaya. wordpress. com/
http://energyplanni ng.wordpress. com 


  

From: agusmst <agus...@gmail. com>
To: kendal-online@ yahoogroups. com
Sent: Saturday, 25 July, 2009 11:34:49
Subject: [kendal-online] OOT Roket RX-420 & CN-235 Militer: Getarkan Australia, 
Singapura, Malaysia







 

    
                  Yth. warga KOL

Dari milis tetangga semoga dpt meberi motivasi bagi kita utk lebih maju

Jaya lah Iindonesi ku tercinta

salam hormat

agus mst



Sebuah karya anak bangsa yang Luar Biasa,

 >

 > 7 tahun lalu saya membaca berita disurat kabar mengenai peluncuran roket

 > oleh lapan di cilacap.

 > yang saya rasakan saat itu pesimis, karena roket yang diluncurkan tidak

 > jauh berbeda dengan kembang api yang sering saya mainkan dikampung.

 > apalagi setelah membaca curhatan dari pejabat lapan sendiri bahwa ketika

 > Lapan memperoleh kemajuan yang pesat, tiba2 pemerintah saat itu

 > menyunat anggaran untuk riset Lapan. Waktu itu saya pikir butuh 30-50

 > tahun roket Indonesia bisa berkembang, ternyata sekarang tahun 2009

 > dengan dana riset 2,5M Ilmuwan kita memperoleh kemajuan yang luar biasa.

 >

 > Sekedar informasi, Teknologi roket tidak ada satu negarapun yang telah

 > menguasainya mau membagi Ilmu terapan dengan Warga Negara lain, kecuali

 > mau pindah kewarganegaraan, itulah kenapa saya bilang ini prestasi luar

 > biasa, karena Ilmuwan kita benar2 belajar dan membuat roket dengan text

 > book, tanpa bantuan negara lain. sekarang ini tinggal dikembangkan ke

 > SLV untuk meluncurkan roket. namun sebelumnya pengembangan untuk militer

 > juga perlu, baik ground to ground, ground to air, air to air dan air to

 > ground selanjutnya menjadi rudal balistik.

 >

 > Merdeka...

 >

 > Iwan Yoga Andaya wrote:

 >> FYI, dari milis sebelah.

 >> Ternyata bangsa sebesar dan sehebat ini, tidak didukung penuh oleh

 >> pemerintahan

 >> yang dipilih oleh rakyat sendiri.



Roket RX-420 & CN-235 Militer: Getarkan Australia, Singapura, Malaysia

Oleh Cardiyan HIS

Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan sebagai kebanggaan atas

kemampuan teknologi sendiri. Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini

dijegal

justru oleh orang Indonesia sendiri (biasa) para ekonom-ekonom Pemerintah

yangsering menganggap karya bangsa sendiri sebagai terlalu mahal dan hanya

buang-buang uang saja untuk riset ....! Inilah musuh yang sebenarnya.

Waspadailah kawan-kawan insinyur Indonesia.



Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran roket RX-420 Lapan

ternyata masih jadi buah bibir. Anehnya bukan jadi buah bibir di

Indonesia yang

lebih senang ceritera Pilpres, tetapi di Australia, Singapura dan tentu

saja di

negara tetangga yang suka siksa TKI dan muter-muterin Ambalat yakni

Malaysia.



Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan propelan yang dapat

memberikan

daya dorong lebih besar sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara. Hal itu

membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa mencapai 190 km bila

struktur roket bisa dibuat lebih ringan. Yang punya nilai tambah tinggi

ini adalah 100% hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia. Begitu 

pula

semua

komponen roket-roket balistik dan kendali dikembangkan sendiri di dalam

negeri,

termasuk software. Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang masih

diimpor.

Anggaran yang dikeluarkan untuk peluncurannya pun "cuma" Rp 1 milyar.

Kalah jauh

dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller checks pemenangan

Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI yang lebih dari Rp. 50 

milyar.

Apalagi kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI yang lebih dari Rp. 700 

trilyun.



Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia, Singapura dan Malaysia?

Karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa

Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia bernama 

Nano Satellite

sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada

ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik.. Bila ini terlaksana 

Indonesia akan

menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan

sendiri. Indonesia dengan demikian akan masuk member "Asian Satellite Club"

  bersama Cina, Korea Utara, India dan Iran.



Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini masuk akal, bukan?

Kalau saja Indonesia mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan

damai atau keperluan macam-macam tergantung kesepakatan rakyat 

Indonesia. Maka

otomatis pekerjaan ecek-ecek bagi Indonesia untuk mampu meluncurkan roket

sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat mengancam mereka 

sekarang ini

pun juga!!! Kalau tempat peluncurannya ditempatkan di Batam atau Bintan, 

maka

Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena roket Indonesia.

Dan kalau ditempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan

Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah berpikir ngerampok 

Ambalat.

Akan hal Australia, mereka ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh 

dari utara yakni

Indonesia itu memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di

masa depan .



CN 235 Versi Militer

Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama "nyaho" kehebatan

insinyur-insinyur Indonesia. Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket

RX-420 Lapan tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih 

jauh dari

CN235 versi Militer buatan PT. DI. Juga mencermati perkembangan PT. PAL yang

sudah siap dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan penuh dan

dukungan dana dari pemerintah.

Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut

pesawat-pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi

terlalu

banyak ("cuma" Rp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan

lain-lain) dan

hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi mengapa Korea Selatan dan Turki

mengaguminya setengah mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235

terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya. Inovasi 40

insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 versi militer ini adalah

penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat

mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat 

cukup ditambah satu saja

CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang 

ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya.



Nah, jadi musuh yang sebenarnya ada di Indonesia sendiri. Yakni watak orang

Indonesia yang tidak mau melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya

insinyur-insinyur Indonesia yang hebat dalam membuat alutsista 

dibilangin orang

Indonesia sendiri terutama para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa:

"Mending beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena harganya 

lebih murah".

Mereka tidak berpikir jauh ke depan bagaimana Indonesia akan terus 

tergantung di bidang teknologi, Indonesia hanya akan menjadi konsumen 

teknologi dengan

membayarnya sangat mahal terus menerus sampai kiamat tiba.



Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri karya bangsa sendiri,harus

dinilai lebih fair dan segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para ahli

pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus diikutsertakan dalam team work.

Sehingga insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi sebuah pesawat

tetapi setidaknya tahu bagaimana menjual sebuah pesawat itu berbeda 

dengan menjual sebuah Honda Jazz. Kalau ada kendala dalam pengadaan 

Kredit Ekspor

sebagai salah satu bentuk pembayaran, tolong dipecahkan dan didukung 

oleh duniaperbankan,

agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan menarik bagi calon

pembeli asing yang tak bisa bayar cash.-




 

      


        
        




      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

Kirim email ke