Wah siip semoga nanti gak kalah sama merk Philips mas hehe Salam,
Ery Wijaya http://erywijaya.wordpress.com/ http://energyplanning.wordpress.com ________________________________ From: ASROFI <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, 29 July, 2009 0:19:58 Subject: Re: [kendal-online] OOT Roket RX-420 & CN-235 Militer: Getarkan Australia, Singapura, Malaysia aku beli strika... maknyus tuh mas hayo.. hayo pada beli maspion ASROFI Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal Mobile : +6281 311 661 479 Yahoo : asrofism G-Talk : m...@asrofi. web.id Email : m...@asrofi. web.id Blog : www.asrofi.web. id Office : www.sentraproperty. com 2009/7/29 ery wijaya <muh_ery_wijaya@ yahoo.co. uk> > >Kualitasnya jos gak mas Asrofi?hehe > > > Salam, > > >Ery Wijaya >http://erywijaya. wordpress. com/ >http://energyplanni ng.wordpress. com > > > > > > > > ________________________________ From: ASROFI <m...@asrofi. web.id> > >To: kendal-online@ yahoogroups. com >Sent: Wednesday, 29 July, 2009 0:08:44 >Subject: Re: [kendal-online] OOT Roket RX-420 & CN-235 Militer: Getarkan >Australia, Singapura, Malaysia > > > >saya sudah beli Maspion 3 hari lalu mas.. >heheh. > > >ASROFI > >Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah >Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan >> >Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal > >Mobile : +6281 311 661 479 >Yahoo : asrofism >G-Talk : m...@asrofi. web.id >>Email : m...@asrofi. web.id >>Blog : www.asrofi.web. id >Office : www.sentraproperty. com > > > >2009/7/25 ery wijaya <muh_ery_wijaya@ yahoo.co. uk> > > >> >>Menarik sekali mas Agus, terima kasih telah memotivasi saya sebagai bagian >>dari generasi muda Indonesia. Kalau saya boleh beropini, sampai sejauh ini >>mental-mental (atau watak) yang merendahkan kemampuan bangsa sendiri akan >>sangat sulit dihilangkan jika tidak dimulai dari mengajarkan diri kita >>sendiri, keluarga sendiri terutama putra putri kita untuk mencitai produk >>buatan dalam negeri. >> >>Perlu jalan panjang untuk yakin pada produk bangsa sendiri seperti negara >>Korea Selatan dulu setiap warga negaranya mempunyai rasa nasionalisme yang >>tinggi lebih memilih menggunakan produk-produk Samsung dan LG dari pada Sony >>atau Toshiba, begitu juga dalam membeli kendaraan mereka lebih suka >>menggunakan KIA atau Hyundai dibanding Honda maupun Toyota, hingga akhirnya >>tidak lebih dari 15 tahun mereka >> mempunyai teknologi yang setara kualitasnya dengan made in Japan karena >> adanya dorongan dari masyarakatnya sendiri sehingga market berjalan dan >> risetpun demikian. >> >>Sekarang bagaimana dengan kita?apakah kita lebih suka menggunakan produk >>pompa air Maspion dibanding Sanyo?ataukah lebih suka menggunakan Sepatu made >>in Cibaduyut dari pada Pakalolo?menggunaka n laptop Axio made in Surabaya >>dibanding dengan Fujitsu, Toshiba, HP atau bahkan Sonny Vaio? Pilihan ada di >>tangan kita semua untuk turut serta mengambangkan produk dan riset dalam >>negeri. Jadi gak ada yang salah kalau orang Indonesia sendiri tidak mau >>menggunakan produknya sampai kapanpun karya anak bangsa akan susah berkembang >>. >> >> >>Jadi mari kita mulai dari diri kita sendiri dan keluarga untuk senantiasa >>bangga akan produk dalam negeri (biarpun kata orang kualitasnya lebih >>rendah), namun insya Allah jika produsennya melihat bahwa orang-orang >>berminat dengan produknya (alias ada market) maka >> dia juga akan bersemangat untuk terus mengembangkan kualitas produk2nya >> dengan berbagai riset2nya... >> >> >>*Bermimpi Merk Maspion akan seterkenal LG dan Samsung....dan laptop Axio >>seterkenal Sonny Vaio (sama-sama belakangnya 'O') >> >> >> >>Salam, >> >> >>Ery Wijaya >>http://erywijaya. wordpress. com/ >>http://energyplanni ng.wordpress. com >> >> >> >> >> >> >> >> >> ________________________________ From: agusmst <agus...@gmail. com> >>To: kendal-online@ yahoogroups. com >>Sent: Saturday, 25 July, 2009 11:34:49 >>Subject: [kendal-online] OOT Roket RX-420 & CN-235 Militer: Getarkan >>Australia, Singapura, Malaysia >> >> >> >> >>Yth. warga KOL >>>>Dari milis tetangga semoga dpt meberi motivasi bagi kita utk lebih maju >>>>Jaya lah Iindonesi ku tercinta >>>>salam hormat >>>>agus mst >> >>>>Sebuah karya anak bangsa yang Luar Biasa, >>>> > >>>> > 7 tahun lalu saya membaca berita disurat kabar mengenai peluncuran roket >>>> > oleh lapan di cilacap. >>>> > yang saya rasakan saat itu pesimis, karena roket yang diluncurkan tidak >>>> > jauh berbeda dengan kembang api yang sering saya mainkan dikampung. >>>> > apalagi setelah membaca curhatan dari pejabat lapan sendiri bahwa ketika >>>> > Lapan memperoleh kemajuan yang pesat, tiba2 pemerintah saat itu >>>> > menyunat anggaran untuk riset Lapan. Waktu itu saya pikir butuh 30-50 >>>> > tahun roket Indonesia bisa berkembang, ternyata sekarang tahun 2009 >>>> > dengan dana riset 2,5M Ilmuwan kita memperoleh kemajuan yang luar biasa. >>>> > >>>> > Sekedar informasi, Teknologi roket tidak ada satu negarapun yang telah >>>> > menguasainya mau membagi Ilmu terapan dengan Warga Negara lain, kecuali >>>> > mau pindah kewarganegaraan, itulah kenapa saya bilang ini prestasi luar >>>> > biasa, karena Ilmuwan kita benar2 belajar dan membuat roket dengan text >>>> > book, tanpa bantuan negara lain. sekarang ini tinggal dikembangkan ke >>>> > SLV untuk meluncurkan roket. namun sebelumnya pengembangan untuk militer >>>> > juga perlu, baik ground to ground, ground to air, air to air dan air to >>>> > ground selanjutnya menjadi rudal balistik. >>>> > >>>> > Merdeka... >>>> > >>>> > Iwan Yoga Andaya wrote: >>>> >> FYI, dari milis sebelah. >>>> >> Ternyata bangsa sebesar dan sehebat ini, tidak didukung penuh oleh >>>> >> pemerintahan >>>> >> yang dipilih oleh rakyat sendiri. >> >>>>Roket RX-420 & CN-235 Militer: Getarkan Australia, Singapura, Malaysia >>>>Oleh Cardiyan HIS >>>>Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan sebagai kebanggaan atas >>>>kemampuan teknologi sendiri. Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini >>>>dijegal >>>>justru oleh orang Indonesia sendiri (biasa) para ekonom-ekonom Pemerintah >>>>yangsering menganggap karya bangsa sendiri sebagai terlalu mahal dan hanya >>>>buang-buang uang saja untuk riset ....! Inilah musuh yang sebenarnya. >>>>Waspadailah kawan-kawan insinyur Indonesia. >> >>>>Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran roket RX-420 Lapan >>>>ternyata masih jadi buah bibir. Anehnya bukan jadi buah bibir di >>>>Indonesia yang >>>>lebih senang ceritera Pilpres, tetapi di Australia, Singapura dan tentu >>>>saja di >>>>negara tetangga yang suka siksa TKI dan muter-muterin Ambalat yakni >>>>Malaysia. >> >>>>Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan propelan yang dapat >>>>memberikan >>>>daya dorong lebih besar sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara. Hal itu >>>>membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa mencapai 190 km bila >>>>struktur roket bisa dibuat lebih ringan. Yang punya nilai tambah tinggi >>>>ini adalah 100% hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia. Begitu >>>>pula >>>>semua >>>>komponen roket-roket balistik dan kendali dikembangkan sendiri di dalam >>>>negeri, >>>>termasuk software. Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang masih >>>>diimpor. >>>>Anggaran yang dikeluarkan untuk peluncurannya pun "cuma" Rp 1 milyar. >>>>Kalah jauh >>>>dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller checks pemenangan >>>>Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI yang lebih dari Rp. 50 >>>>milyar. >>>>Apalagi kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI yang lebih dari Rp. 700 >>>>trilyun. >> >>>>Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia, Singapura dan Malaysia? >>>>Karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa >>>>Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia bernama >>>>Nano Satellite >>>>sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada >>>>ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik.. Bila ini terlaksana >>>>Indonesia akan >>>>menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan >>>>sendiri. Indonesia dengan demikian akan masuk member "Asian Satellite Club" >>>> bersama Cina, Korea Utara, India dan Iran. >> >>>>Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini masuk akal, bukan? >>>>Kalau saja Indonesia mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan >>>>damai atau keperluan macam-macam tergantung kesepakatan rakyat >>>>Indonesia. Maka >>>>otomatis pekerjaan ecek-ecek bagi Indonesia untuk mampu meluncurkan roket >>>>sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat mengancam mereka >>>>sekarang ini >>>>pun juga!!! Kalau tempat peluncurannya ditempatkan di Batam atau Bintan, >>>>maka >>>>Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena roket Indonesia. >>>>Dan kalau ditempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan >>>>Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah berpikir ngerampok >>>>Ambalat. >>>>Akan hal Australia, mereka ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh >>>>dari utara yakni >>>>Indonesia itu memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di >>>>masa depan . >> >>>>CN 235 Versi Militer >>>>Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama "nyaho" kehebatan >>>>insinyur-insinyur Indonesia. Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket >>>>RX-420 Lapan tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih >>>>jauh dari >>>>CN235 versi Militer buatan PT. DI. Juga mencermati perkembangan PT. PAL yang >>>>sudah siap dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan penuh dan >>>>dukungan dana dari pemerintah. >>>>Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut >>>>pesawat-pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi >>>>terlalu >>>>banyak ("cuma" Rp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan >>>>lain-lain) dan >>>>hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi mengapa Korea Selatan dan Turki >>>>mengaguminya setengah mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 >>>>terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya. Inovasi 40 >>>>insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 versi militer ini adalah >>>>penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat >>>>mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat >>>>cukup ditambah satu saja >>>>CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang >>>>ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya. >> >>>>Nah, jadi musuh yang sebenarnya ada di Indonesia sendiri. Yakni watak orang >>>>Indonesia yang tidak mau melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya >>>>insinyur-insinyur Indonesia yang hebat dalam membuat alutsista >>>>dibilangin orang >>>>Indonesia sendiri terutama para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa: >>>>"Mending beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena harganya >>>>lebih murah". >>>>Mereka tidak berpikir jauh ke depan bagaimana Indonesia akan terus >>>>tergantung di bidang teknologi, Indonesia hanya akan menjadi konsumen >>>>teknologi dengan >>>>membayarnya sangat mahal terus menerus sampai kiamat tiba. >> >>>>Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri karya bangsa sendiri,harus >>>>dinilai lebih fair dan segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para ahli >>>>pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus diikutsertakan dalam team work. >>>>Sehingga insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi sebuah pesawat >>>>tetapi setidaknya tahu bagaimana menjual sebuah pesawat itu berbeda >>>>dengan menjual sebuah Honda Jazz. Kalau ada kendala dalam pengadaan >>>>Kredit Ekspor >>>>sebagai salah satu bentuk pembayaran, tolong dipecahkan dan didukung >>>>oleh duniaperbankan, >>>>agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan menarik bagi calon >>>>pembeli asing yang tak bisa bayar cash.- >> >> >> > >

