Yap juga, pembangunan harus mengarah pada perbaikan software & hardware SDM / bangsa kita. Ini saat nya berbuat maksimal untuk peningkatan kualitas SDM dengan segala daya, taktik, strategi, upaya dan dana penuh. Bila mengabaikan bidang yang satu ini, dan hanya melulu infrastruktur (penting juga tapi jangan sampai mengalahkan prioritas pembangunan SDM) yang didahulukan maka kita akan terus ketinggalan oleh Malaysia....
Sejarah telah menunjukkan hikmah yang jelas ke arah mana pembangunan negeri ini sesungguhnya harus diprioritaskan... Jaman Sukarno pernah terpikirkan pembangunan 'national character building', tapi sayang tidak terlaksana dengan baik karena tersaput hingar bingar aksi politik; jaman Orba pun ada "Pelita sampai yang kesekian", sayang prioritasnya lebih ke infrastruktur fisik, dan lebih banyak terimbas carut marut aksi bisnis kelompok elite... Apakah kita masih akan mengulang pengabaian lagi dan lagi perbaikan / pembangunan bidang SDM kita lagi dan lagi ?? Kalau iya begitu, maka bisa diprediksi 20 tahun ke depan kehidupan bangsa/negara kita tak akan jauh beranjak atau membaik dari yang kita alami saat ini.....sementara negara tetangga kita sudah melejit jauh maju dan maju terus.... Salam, ----- Original Message ----- From: cpatriawgmail To: [email protected] Sent: Saturday, December 13, 2008 12:11 AM Subject: Bls: [HISTORIA-INDONESIA] Re:Keris milik Malaysia?? yap, di kala Indonesia saat ini yg mungkin cuman satu satunya negara asia yang mengalami kemunduran / degradasi terutama dalam hal kesejahteraan ( dibandingkan dengan china , india ... malaysia) harusnya (orang) indonesia melakukan introspeksi diri. ciao, carlos > 2008/12/12 elanto wijoyono <joeyaka...@...>: > > dialog antar budaya tampaknya sangat perlu ya... > > > > Aku sendiri capek kalo mau selalu tuding-tudingan antara mana yang lebih > > baik dan mana yang lebih benar. Nda akan selesai deh.. ^^ > > Sudahlah.. ada banyak hal penting yang bisa dikerjakan, bahkan bisa pula > > dikerjakan bareng dengan temen2 kita di Malaysia utk membangun peradaban yg > > lbh baik. > > > > Lebih baik milis kita ini digunakan untuk mencari solusi dialog budaya yang > > lebih membangun, baik antar daerah maupun antar negara. Kesalahan-
