Wah pendukung Open Source nih.. hidup Indonesia Go Open SOurce! ;P sorry one liner..
2008/12/12 elanto wijoyono <[email protected]>: > dialog antar budaya tampaknya sangat perlu ya... > > Aku sendiri capek kalo mau selalu tuding-tudingan antara mana yang lebih > baik dan mana yang lebih benar. Nda akan selesai deh.. ^^ > Sudahlah.. ada banyak hal penting yang bisa dikerjakan, bahkan bisa pula > dikerjakan bareng dengan temen2 kita di Malaysia utk membangun peradaban yg > lbh baik. > > Lebih baik milis kita ini digunakan untuk mencari solusi dialog budaya yang > lebih membangun, baik antar daerah maupun antar negara. Kesalahan-kesalahan > memang akan selalu ada dan terjadi. Pertangungjawaban (atas kesalahan) juga > memang akan bisa dituntutkan. > Namun, ya itu tadi... itu semua ada tempatnya dan ada proporsinya sejauh > mana dan sedalam apa akan terus dibahas. Lebih baik mendiskusikan bagaimana > membangun solusi drpd sibuk mencari kesalahan, baik di diri kita maupun di > diri pihak lain, yg tak akan kunjung habis. > > Aku coba mulai dengan sedikit usul solusi... > Salah satu solusi membangun pemahaman budaya yang membangun (baca: baik) > dengan dialog antar budaya bisa dimulai dengan tidak menggunakan > kekurangan-kekurangan kita dan mereka sebagai sumber keluhan, yang akan > saling dipertentangkan. > > Usul kedua... > Soal klaim atas hak kekayaan intelektual dan termasuk hak atas kekayaan > budaya... ini adalah diskusi mengenai rezim yang semestiya memiliki ruang > khusus yang terbuka. Kasus klaim mengklaim ini sebenarnya tidak hanya > terjadi untuk kasus antara pihak Indonesia dan Malaysia saja. Ada banyak > kasus atas rezim hak cipta yang terjadi atas peran banyak pihak di seluruh > dunia. Korporasi multinasional tentu saja menjadi aktor paling berperan > dalam urusan menyuburkan rezim ini. > Aku sendiri tidak cukup suka dengan konsep hak cipta yg tertutup seperti > itu. Justru lebih baik jika diskusi diarahkan pada bagaimana cara melawan > ketertutupan rezim hak cipta, menjadi keterbukaan akses pembacaan dan > pengembangan terhadap berbagai sumberdaya budaya. Keterbukaan yang dilandasi > oleh kebebasan berekspresi, bukan yang dilandasi atas kekuatan modal dan > politik semata. > > Anda boleh berbeda pendapat > > Salam, > > > elanto wijoyono > > :) > > http://elantowow.wordpress.com
