--- Yap <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Wuik debat komunis, rame juga nih.
> Kalau saya sih ekonomi Islam saja deh, nggak mau komunis, nggak mau
> kapitalis, tetapi juga nggak merasa perlu melarang larang siapapun.
> Di Islam semua lengkap kok, sistem kenegaraan, hubungan sosial,
> ekonomi,
> hubungan apapun antar manusia dan antara manusia dengan Khaliknya.
> Kalau yang lain mau paham yang lain, ya nggak usah dilarang, karena
> kita
> sendiri juga nggak mau dilarang. Itu kan cuma masalah waktu
> datangnya
> hidayah. Gitu aja kok ....
>
> yap
>
Lha iya wong sudah lengkap begitu kok, masih tidak yakin, sampai
dibela-belain demo. GD memang pinter, lontaran ide pencabutan TAP
perkara komunis itu betul-betul multi fungsi. Untuk dalam negeri dia
tahu siapa yang trauma, siapa lawan, siapa kawan. Untuk luar negeri
dia juga memberi sinyal buat AS, IMF, serta lebih mendekatkan
Indonesia ke Cina, biar dapat bantuan entah itu duit atau peralatan
militer, setelah bantuan dari AS putus.
Kita lihat saja, apa GD bakalan terseok-seok gara-gara PKI ini,
karena rupanya AS juga tidak senang Indonesia dan Cina
berdekat-dekatan. Barangkali sebentar lagi selain isu PKI juga isu
anti Cina akan muncul. Ditambah lagi Prabowo dan Hartono mulai
muncul. Pasti seru deh. Kita yang kecil ini minggir saja, minggooirr,
minggooirr.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send online invitations with Yahoo! Invites.
http://invites.yahoo.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!