Mbin,
hehehe... lengkap sudah semua tokoh elik pulitit.. eh,
kebalik, kena amatan pengamat tiban mBin.
Wah perlu tak daftarin ke dalam 18 orang pengamat
pulitit eh.... politik dan soksial.. eh... seksial.. eh....
yang barusan hari mengelurakan apa namanya ya?
kosorsium? eh... apa sih? ndak jelas..
Nah mBin, selamat anda memang pantas masuk
ke sana. Sayang saja ente bukan bekerja di lembaga
perguruan tinggi semisal nguge-em matawa ngu-i gitu.
para pekerja lembaga pendidikan yang banyak kleweran
di luaran menjadi pengamat.. hehehe....
atau ente juga ndak kerja di lembaga penelitian atau
apa lah namanya. pokoknya yang nyangkut-nyangkut
dengan akademis gitu lho mBaiiin... mbaaain...
mBin mo nanyak,
pengamat itu mengamati pakai apa mbin?
matanya dulu atau mulutnya dulu?
kasih tahu ya mBin.. mo blajar jadi pengamat
nih... sayang ndak ada yang nanggap..
yyyaaaap.... salam kebanjiran mBin. Jangan
nyalahkan bogor lho mbin buat banjir kali ini.
sebab bogor juga tempat nginep-mu...
Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?
----- Original Message -----
From: "mBin" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, February 09, 2001 4:52 PM
Subject: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan untuk Gelar
SI
ar memang sudah tidak sabar ?
segala cara akan ditempuhnya..
bagaimana kalo gus dur juga pake segala cara ?
untuk mempertahankan dirinya ?
wuihhhh
lakone napa pak manteb ?
mBin
------
Amien Rais: MPR Tak Terbelenggu Aturan untuk Gelar SI
Reporter: Aulia Andri
detikcom - Jakarta, Tekad Ketua MPR Amien Rais untuk mempercepat
penyelenggaraan Sidang Istimewa (SI) agaknya tak bisa dibendung
lagi. Amien
mengingatkan, MPR adalah lembaga kedaulatan tertinggi. Sehingga
MPR tidak
terbelenggu dengan aturan-aturan tata tertib untuk menggelar SI.
$BE,(Balau keadaan makin anarkis, kemungkinan digelar SI adalah
sebuah
keniscayaan,$B!&(Btegas Amien Rais kepada wartawan di ruang kerjanya
di Lantai 5
Gedung Nusantara III DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat
(9/2/2001).
Amien Rais berpendapat, dalam demokrasi, pemimpin itu biasa
datang dan
pergi. $BE,(Balau sudah tak dipercaya lagi, ya go!,$B!&(Bujar Amien.
Seperti
dimaklumi, Amien menilai legitimasi Gus Dur sudah habis begitu
Pansus
Buloggate-Bruneigate melaporkan indikasi keterlibatan dan
inkonsistensi
Presiden dalam dua skandal itu.
Untuk itu, memorandum yang dijatuhkan DPR kepada Gus Dur tidak
cukup
memuaskan Amien. Karena, memorandum pertama tersebut masih harus
menunggu
memorandum kedua untuk menuju kepada SI. Amien pun memprakarsai
pertemuan
dengan para ahli hukum tata negara, untuk mencari celah
menggelar SI tanpa
melalui tahapan memorandum yang rumit.
Amien juga memprakarsai pertemuan para pemimpin partai-partai
politik besar
minus PKB. Pertemuan itu menggagas sebuah komunike bersama untuk
mengeluarkan seruan kepada Presiden Gus Dur. Tapi apa isi seruan
itu, hingga
kini masih digodok. Diduga seruan itu tidak akan jauh dari
urusan SI dan
permintaan agar Gus Dur meletakkan jabatannya. (smu)
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
- [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan untuk Gelar SI mBin
- RE: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan untuk... Fukuoka Kitaro
- RE: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan untuk... Dadi
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan u... ��
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Atur... Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu ... $Bji(B
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbele... Fukuoka Kitaro
- [Kuli Tinta] DPR, persis Ibu Cerewet di R... GIGIH NUSANTARA
- Re: [Kuli Tinta] DPR, persis Ibu Cer... Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Atur... GIGIH NUSANTARA
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu ... Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan u... ��
