Asal jangan pakai logika imajiner rakyat lho Cak.
Lho lha alasan mereka ketika dilarang nebangin
pu'un-2 tua itu jawabnya nganyelke kok.
Masak dia bilang: "Yang nanam pohon ini
kan kakek-moyang ku sendiri ketika dijajah
Daendels.... lha sekarang Dendlesnya ndak ada kok?
Kalau sampeyan mau pohon-pohonan ya nanam
sendiri lah...."
FK
----- Original Message -----
From: "GIGIH NUSANTARA" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, February 12, 2001 11:15 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan untuk
Gelar SI
Laporan Pansus, bahkan menurut Polisi, sebagai aparat
yang berhak melakukan penyelidikan, sama sekali tak
memiliki fakta yuridis cukup untuk ditindaklanjuti
dalam proses penyelidikan. Mendengar itu, maka Lie
membuat pernyataan, bahwa memang begitu, sebab Pansus
memang tak ada niat untuk menjadikannya sebagai sebuah
produk tuntutan hukum.
Namun, masuh Lie, laporan Pansus tersebut 'setidaknya'
bisa dipakai sebagai sebuah laporan masyarakat, yang
bisa dipakai sebagai bukti awal untuk ditindaklanjuti.
Padahal, bukti awal sekalipun, jelas bukan rumor.
Pasti harus ada sejumlah fakta-fakta yuridisnya, untuk
dipakai sebagai alat tindaklanjut.
Lebih daripada itu, mengapa hanya 'laporan masyarakat'
sudah menghasilkan keputusan politis yang sangat
berat, yaitu memorandum? Yang jelas-jelas beresiko
sangat besar?
Cara-cara yang dilakukan Lie dkk., lebih-lebih dengan
pernyataan Amin Rais yang begitu menyederhanakan
penyelenggaraan SI ('paling sidang setengah jam sudah
selesai') menunjukkan semakin jelasnya bagaimana para
kebelet-wan/wati ini sudah benar-benar mengentuti
rakyat, yang sudah menanggung beban megap-megap
berkepanjangan ini.
Jika kombinasi Lie, AR, Ade, dan beberapa 'pentilan'
(bukan pentolan) ini terus ngeyel, mengedepankan karep
semau-maunya saja, tanpa melihat dampak besar yang
melanda akar rumput, maka jangan salahkan rakyat yang
berpikiran sederhana ini untuk membuat kesimpulannya
sendiri-sendiri.
Apa yang dilakukan ?
Akar rumput akan merunut, dari konstituen mana para
'pentilan' ini berasal. Sebab, untuk datang jauh-jauh
ke Jkt, dan mencoba ketemu mereka, pasti terlalu lama.
Maka, kalau ada pertanyaan dari Ketua PP Muhammadiyah
'Salahnya Muhammadiyah itu apa?', sebaiknya bukan
ditujukan kepada akar rumput Pasuruan, Situbondo, dan
(masih) akan banyak lagi yang lain, tetapi lebih
kepada Lie, AR, untuk kemuhamadiyahan, dan kepada AT,
Ade Komarudin, untuk penghancuran Golkar.
Mari berhitung.
--- $Bji(B <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Alvin Lie tadi berbicara bahwa temuan Pansus
> memang perlui ditindaklanjuti dan memang tidak
> bisa menjadi bahan di Pengadilan. Masya Allah....
> setelah Marzuki ngomong dan dunia hinar bingar
> baru ngomong dan bahkan dibumbui dengan landasan
> juridisnya.... he... he... lie... lie...
>
> Selanjutnya, Alvien Lie (ini kecil, kalau besar
> namanya apa Mas Dadi?) mengatakan bahwa
> penggalangan isu tanda tangan di anggota DPR untuk
> mempercepat SI adalah rumor...., horotoyonoh....
>
> ----- Original Message -----
> From: Dadi <[EMAIL PROTECTED]>
> Tindakan AR ini lebih anarkis dari massa NU di
> Jatim, dan tidak lebih baik
> dari diktator MHS.
> Owe bilang juga ape?.......
>
> -----Original Message-----
> From: mBin [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>
> ar memang sudah tidak sabar ?
> segala cara akan ditempuhnya..
>
> bagaimana kalo gus dur juga pake segala cara ?
> untuk mempertahankan dirinya ?
>
> wuihhhh
> mBin
> ------
=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail - only $35
a year! http://personal.mail.yahoo.com/
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
- [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan untuk Gel... mBin
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan ... Fukuoka Kitaro
- RE: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan ... Dadi
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Atu... ��
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu... Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbele... $Bji(B
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Te... Fukuoka Kitaro
- [Kuli Tinta] DPR, persis Ibu Cerewet... GIGIH NUSANTARA
- Re: [Kuli Tinta] DPR, persis Ib... Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu... GIGIH NUSANTARA
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbele... Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Atu... ��
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan ... idb
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Atu... GIGIH NUSANTARA
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu... Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan ... idb
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Atu... GIGIH NUSANTARA
- Re: [Kuli Tinta] AR: MPR Tak Terbelenggu Aturan ... BKC1214 Nopi Hidayat
