Mas Harry, Mas Pungki dan Mbak Erna,

Soal Rumours mudah mudahan sudah / cepat clear,
karena saya percaya bahwa teman teman dari LSM yang bergerak di bidang
lingkungan memiliki komitmen yang tinggi,

Mbak Erna mudah mudahan cepat  terlaksana keinginan mbak Erna
mengenai rekruitmen ini karena disini salah satu titik kelemahan birokrasi,
yaitu perekrutan sdm  biasanya perekrutan karena nepotisme atau kronisme
bukan berdasarkan merit jadi ya dalam kegiatan yang dilakukan kebanyakan
"semua bisa diatur"

Saya hanya berharap mudah mudahan departemen / kementrian lainnya juga punya
kebijakan yang seirama seperti Mbak Erna...

Saya tertarik dengan komentar Mbak Erna mengenai birokrasi yang ramah LSM,
transparan dan lain sebagainya...
kalau kita mau jujur mungkin SDM di birokrat itu lebih dari 50 % kurang
memenuhi persyaratan untuk pekerjaan yang mereka lakukan. Selain itu
sepertinya tidak ada "force" untuk dapat memacu pegawai untuk lebih
berprestasi dengan sistim kepegawaian negeri yang ada seperti sekarang,


pertanyaan saya .. enaknya diapain ya sdm yang hanya menjadi beban di di
birokrasi ? Mungkin kalau kementrian yang bergerak di bidang "policy
development" bisa lebih mudah karena staf biasanya hanya ada dipusat

tapi bagaimana dengan departemen seperti misalnya kehutanan ? yang sampai di
daerah aparatnya cukup banyak dan banyak juga yang menyedihkan...
apa pernah terpikir untuk perampingan dan sistim kepegawaian negeri yang
baru ?
ada usul ??

karena dengan jumlah yang ada, untuk peningkatan kemampuan sdm dengan
pelatihan pelatihan, kegiatan tersebut biasanya terbatas.
Kemudian untuk dapat mengaplikasikan hasil pelatihan biasanya terbentur
sarana yang terbatas juga.

mau lebih bersifat partisipatif dan ramah banyak tantangannya termasuk juga
dari dalam sendiri. Karena banyak yang tidak terbiasa dengan LSM. Untuk bisa
melakukan kegiatan bersama sama juga terbentur pada peraturan misalnya dalam
bidang keuangan ada 1001 macam aturan yang perlu ditaati sehingga kaku
sekali..  Mudah mudahan ada yang mengkaji ini juga dan memberi masukan,
sehingga dapat lebih fleksibel tapi tetap accountable.

Belum lagi penggajian pegawai negeri yang memang Alhamdulillah hehehe.
Shingga mungkin komitmen di pegawai negeri jadi rendah ?,

Kayanya memang hal hal diatas perlu ditinjau dan ditata kembali.

Saya iri dngan Lsm .. perekrutan ya bisa dibilang berdasarkan merit,
pelatihan juga lebih banyak dan lebih leluasa serta umumnya pas untuk
menunjang kegiatan lsm tersebut. Juga dapat diaplikasikan dengan sarana yang
memadai
Hasil nya ya jelas lebih efektif. Memang kelihatannya the man behind the gun
nya  match sih.

Sekian mudah mudahan suatu saat ada perubahan perubahan yang cukup mendasar
bagi birokrasi di indonesia.

Kesalahan datangnya dari saya yang bodoh ini dan kebenaran adalah kepunyaan
NYA semata.




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/




Kirim email ke