Lusi,
Mengenai trimming PNS katanya Thailand juga punya scheme yang menarik yaitu
memberikan pilihan pensiun dini dengan pesangon yang cukup memadai.
Prinsipnya dengan pesangon yang memadai pasti lebih kecil kemungkinan untuk
hanya disimpan di bawah bantal dan akan disimpan di/ke bank atau investasi
usaha baru (atau belanja besar-besaran?). Cara ini dapat disinkronkan dengan
program rekapitalisasi bank secara tidak langsung. Teman-teman di Depsos,
Deppen, BPN mungkin lebih sepakat dan Dep-Dep yang lain tidak terlalu cemas.
Biyanto.
At 20:00 04/11/99 +0700, you wrote:
>Mas Harry, Mas Pungki dan Mbak Erna,
>
>Soal Rumours mudah mudahan sudah / cepat clear,
>karena saya percaya bahwa teman teman dari LSM yang bergerak di bidang
>lingkungan memiliki komitmen yang tinggi,
>
>Mbak Erna mudah mudahan cepat terlaksana keinginan mbak Erna
>mengenai rekruitmen ini karena disini salah satu titik kelemahan birokrasi,
>yaitu perekrutan sdm biasanya perekrutan karena nepotisme atau kronisme
>bukan berdasarkan merit jadi ya dalam kegiatan yang dilakukan kebanyakan
>"semua bisa diatur"
>
>Saya hanya berharap mudah mudahan departemen / kementrian lainnya juga punya
>kebijakan yang seirama seperti Mbak Erna...
>
>Saya tertarik dengan komentar Mbak Erna mengenai birokrasi yang ramah LSM,
>transparan dan lain sebagainya...
>kalau kita mau jujur mungkin SDM di birokrat itu lebih dari 50 % kurang
>memenuhi persyaratan untuk pekerjaan yang mereka lakukan. Selain itu
>sepertinya tidak ada "force" untuk dapat memacu pegawai untuk lebih
>berprestasi dengan sistim kepegawaian negeri yang ada seperti sekarang,
>
>
>pertanyaan saya .. enaknya diapain ya sdm yang hanya menjadi beban di di
>birokrasi ? Mungkin kalau kementrian yang bergerak di bidang "policy
>development" bisa lebih mudah karena staf biasanya hanya ada dipusat
>
>tapi bagaimana dengan departemen seperti misalnya kehutanan ? yang sampai di
>daerah aparatnya cukup banyak dan banyak juga yang menyedihkan...
>apa pernah terpikir untuk perampingan dan sistim kepegawaian negeri yang
>baru ?
>ada usul ??
>
>karena dengan jumlah yang ada, untuk peningkatan kemampuan sdm dengan
>pelatihan pelatihan, kegiatan tersebut biasanya terbatas.
>Kemudian untuk dapat mengaplikasikan hasil pelatihan biasanya terbentur
>sarana yang terbatas juga.
>
>mau lebih bersifat partisipatif dan ramah banyak tantangannya termasuk juga
>dari dalam sendiri. Karena banyak yang tidak terbiasa dengan LSM. Untuk bisa
>melakukan kegiatan bersama sama juga terbentur pada peraturan misalnya dalam
>bidang keuangan ada 1001 macam aturan yang perlu ditaati sehingga kaku
>sekali.. Mudah mudahan ada yang mengkaji ini juga dan memberi masukan,
>sehingga dapat lebih fleksibel tapi tetap accountable.
>
>Belum lagi penggajian pegawai negeri yang memang Alhamdulillah hehehe.
>Shingga mungkin komitmen di pegawai negeri jadi rendah ?,
>
>Kayanya memang hal hal diatas perlu ditinjau dan ditata kembali.
>
>Saya iri dngan Lsm .. perekrutan ya bisa dibilang berdasarkan merit,
>pelatihan juga lebih banyak dan lebih leluasa serta umumnya pas untuk
>menunjang kegiatan lsm tersebut. Juga dapat diaplikasikan dengan sarana yang
>memadai
>Hasil nya ya jelas lebih efektif. Memang kelihatannya the man behind the gun
>nya match sih.
>
>Sekian mudah mudahan suatu saat ada perubahan perubahan yang cukup mendasar
>bagi birokrasi di indonesia.
>
>Kesalahan datangnya dari saya yang bodoh ini dan kebenaran adalah kepunyaan
>NYA semata.
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
>
>
>
>
>
Johannes Subijanto
Head, Division of Wild Flora and Fauna Traffic
Directorate General of Forest Protection and Nature Conservation
Manggala Wanabakti Bldg. Block VII 7th Floor - Jalan Gatot Subroto, Jakarta
Indonesia
Phone & Fax 62 21 5720227
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/