Wouw!
Tentang keyakinan sayakan sudah saya jelaskan, ato mungkin baca sepintas jadi tidak terbaca dengan baik jawaban saya. Rupanya anda dan saya untuk menyatakan pendapat manis dan nikmat sesuai cara pandang kita masing2. Anda menyatakan manis, adalah setelah anda berjuang lalu mendapatkan. Begitupun untuk tidak lapar ataupun mendapatkan pendidikan perlu berjuang. Itu cara pandang anda. Cara pandang saya, bahwa disurga itu tidak perlu hal semacam berjuang atau apalah menurut anda. Karena berjuang ataupun mengeluarkan keringat itu sudah tidak perlu. Karena memang sudah difasilitasi. Ngapain berjuang, kan sudah difasilitasi/disediakan. Itu tidak membosankan, bahkan perasaan membosankanpun tidak ada disurga. Dengan kata lain, hal-hal yang bersifat negatif tidak ada disurga. Jadi salah sekali bahwa ada perasaan membosankan disurga (ini keyakinan saya). Juga bagi saya, kepercayaan anda tentang surga dan neraka masih abu2. Anda menyatakan anda percaya surga dan neraka, tapi tidak menggambarkan surga seperti apa. Yang ada gambarkan neraka sangat menyakitkan dan menakkutkan. Lalu surganya gimana? Itu yang saya katakan kepercayaan anda masih abu2, tidak jelas. Senang berargu dengan anda. _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Rara Marulent Sent: Wednesday, February 24, 2010 2:35 PM To: [email protected] Subject: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..........................was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible Sekarang, tolong diceritakan apa keyakinan anda, setelah kematian? Saya percaya ada surga & neraka. Neraka sangat menyakitkan, menakutkan dll. Tapi kalo surga cuma tidak ada sakit dan lapar, lalu apa nikmatnya sehat dan makan. Nikmat sehat dan makan itu karena ada sakit dan lapar, Pak. Surga di benak saya hanya tempat yang membosankan. Mau makan sudah tersedia, bahkan apapun tersedia. Dikehidupan di dunia saya banyak mendapatkan kenikmatan hidup. Berjuang untuk tidak lapar, berjuang agar mendapat pendidikan, berjuang untuk dapat penghasilan. Hasilnya sangat manis dan nikmat. Di surga tidak ada itu. --- Pada Rab, 24/2/10, Wem Karetji <[email protected]> menulis: Dari: Wem Karetji <[email protected]> Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..........................was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 24 Februari, 2010, 12:05 PM Thanks Mba/Non Rara gabung, Tapi anda belum jawab pertanyaan saya yang dialamatkan ke bung Wal, bagaimana saya menjawab pertanyaan anda. Oklah, jawaban saya sesuai dengan keyakinan saya, bahwa yang pasti itu dibalik kematian ada kehidupan - yakni kehidupan yang tidak mengenal sakit, lapar dll. Kehidupan ini yang saya alami di surga. Lain halnya kalo di neraga, kebalikkannya yakni kehidupan yang selalu dalam penderitaan - artinya penderitaan yang tidak ada ujungnya. Tentunya, ini merupakan suatu keyakinan, dan keyakinan itu kadang memang tidak bisa dicerna oleh orang yang tidak sama keyakinannya. Saya tidak mempunyai keinginan sedikitpun membuat orang susah dalam artian tidak membunuh orang, tidak merampok orang, tidak mencuri milik orang, etc. Ok, itu keyakinan saya. Sekarang, tolong diceritakan apa keyakinan anda, setelah kematian? _____ From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com ] On Behalf Of Rara Marulent Sent: Wednesday, February 24, 2010 1:08 PM To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Subject: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible Pak Wem Kareji, saya suka berbuat baik dan tidak suka berbuat jahat juga bukan karena ada surga & neraka. Terus terang saya tidak tertarik akan sorga walau sangat takut neraka. Karena nerakalah maka saya menjalankan ibadah. Bisa kasih saya gambaran apa enaknya surga? Kalo mengenai disambut 72 bidadari terus terang saya tidak percaya akan itu. Dan bila itu benar pun malah saya tidak suka sama bidadari, saya kan perempuan. Walaupun 72 cowo tampan saya juga tidak akan suka. --- Pada Rab, 24/2/10, Wem Karetji < wkare...@maf. org > menulis: Dari: Wem Karetji < wkare...@maf. org > Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Tan ggal: Rabu, 24 Februari, 2010, 6:33 AM Thanks bung Wal, Masih belum tuntas jawabannya. Bukankah juga bahwa budi pekerti juga mengajarkan tentang adanya Tuhan? Bukankah juga bahwa BP juga mengajarkan yang baik itu datang dari siapa dan yang jahat itu datang dari siapa. Satu lagi bung Wal, menurut bung Wal seseorang setelah dia meninggal, kira2 roh, jiwa or arwah atau apalah menurut bung Wal selanjutnya kemana? Atau tidak ada lagi kehidupan dialam sana (setelah mati)? Kalau jawabannnya tidak ada kehidupan, tentunya pertanyaan selanjutnya kenapa harus berbuat baik. Berbuat baik or jahat, sama saja karena tidak ada kehidupan yang harus dipertanggungjawabk an. _____ From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com ] On Behalf Of Wal Suparmo Sent: Wednesday, February 24, 2010 1:41 AM To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Subject: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible Salam, Men are made in the image of God. Dalam setiap manusia sudah BUILD IN apa yang BAIK dan apa yang JAHAT. Ini dipertajam lagi jika manusia tsb mendapat pelajaran BUDI PEKERTI LUHUR.Yang tidak ada hubungannya dengan agama. Wasalam, Wal suparmo --- Pada Sel, 23/2/10, Wem Karetji < wkare...@maf. org > menulis: Dari: Wem Karetji < wkare...@maf. org > Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Tan ggal: Selasa, 23 Februari, 2010, 6:06 AM Bung Wal, Mau nanya, dalam kehidupan se-hari2 pasti ada yang timbul dari dalam hati or pikiran antara hal2 yang buruk (membunuh, menipu, memperkosa, mencuri dll) dan hal2 yang baik (menolong, mengasihi, sabar, dll) yang selalu terlintas dalam alam pikiran, dan itu tidak bisa dipungkiri. Kira2 menurut Bung Wal siapakah yang melakukan? Oklah, kalau bukan lucifer or setan/iblis (yang membuat hal2 yang buruk) dan malaikat yang baik (yang membuat hal2 yang baik), menurut bung Wal, kira2 itu siapakah? Karena masih belum jelas, pandangan or kepercayaan bung Wal tentang hal ini. Jadi tolong dibuat semacam definisi atau apalah, yang menurut bung Wal adalah benar. Karena selalu tanggapan dari teman lain semuanya tidak benar or salah. _____ From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com ] On Behalf Of Wal Suparmo Sent: Tuesday, February 23, 2010 2:32 AM To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Subject: Bls: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible Salam, Siapa Lucifer? Saya tidak kenal. Karena saya bukan antek Yahudi seperti Anda yang masih berani mengaku orang Indonesia pada hal NGARAB dengan beragama Islam yang menjiplak dari Yahudi. Wasalam, Wal Suparmo --- Pada Sen, 22/2/10, saleh w siregar <salehw_siregar@ yahoo.com> menulis: Dari: saleh w siregar <salehw_siregar@ yahoo.com> Judul: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Tan ggal: Senin, 22 Februari, 2010, 10:54 AM kesimpulan : Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..ha. .ha.. regards --- On Mon, 2/22/10, muskitawati <muskitawati@ yahoo.com> wrote: From: muskitawati <muskitawati@ yahoo.com> Subject: -:: Milist NB::- Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Date: Monday, February 22, 2010, 2:51 AM Singkatnya, kata "kafir" dalam Quran merupakan expressi kebencian, sedangkan kata "kafir" dalam Bible merupakan ungkapan belas kasihan. Umat Islam diwajibkan memerangi kafir, membunuhnya, dan segala macam siksa yang mungkin bisa dilakukannya boleh ditimpakan kepada orang2 kafir ini. Umat Nasrani justru sebaliknya, mereka bukan memerangi orang2 kafir melainkan mengasihani orang2 kafir yang karena belum tahu dosanya bisa ditebus Yesus sehingga mereka tetap masih menjadi orang kafir. Akibat beda kedua pemahaman arti kafir dalam Bible dan Quran, maka akibatnya juga berbeda. Kalo di agama Nasrani mereka mencari orang2 kafir untuk diberikan kasih sayang berupa pembagian supermie gratis..... Maka di agama Islam mereka dicari dan dikejar untuk diperangi, untuk disiksa, dan untuk dibunuh sehingga bisa mendapatkan pahala seperti yang dijanjikan Allah kepada para Syuhada. Sedangkan agama Buddha, Hindu, dll-nya tidak mengenal kata kafir karena mereka membedakan manusia bukan dari ketakwaannya kepada Allah melainkan membedakan manusia dari amal perbuatannya kepada masyarakat banyak yang tidak dibeda-bedakan agamanya. Ny. Muslim binti Muskitawati. _____ Wajib militer di Indonesia ? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! _____ Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! <http://id.mail.yahoo.com> _____ Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan <http://id.mail.yahoo.com> bedanya sekarang! _____ Mulai <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/pingbox/mailtagline/*http:/id.messenger .yahoo.com/pingbox/> chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah
