Sekarang, tolong diceritakan apa keyakinan
anda, setelah kematian?

Saya percaya ada surga & neraka. Neraka sangat menyakitkan, menakutkan dll. 
Tapi kalo surga cuma tidak ada sakit dan lapar, lalu apa nikmatnya sehat dan 
makan. Nikmat sehat dan makan itu karena ada sakit dan lapar, Pak. Surga di 
benak saya hanya tempat yang membosankan. Mau makan sudah tersedia, bahkan 
apapun tersedia. Dikehidupan di dunia saya banyak mendapatkan kenikmatan hidup. 
Berjuang untuk tidak lapar, berjuang agar mendapat pendidikan, berjuang untuk 
dapat penghasilan. Hasilnya sangat manis dan nikmat. Di surga tidak ada itu. 


--- Pada Rab, 24/2/10, Wem Karetji <[email protected]> menulis:

Dari: Wem Karetji <[email protected]>
Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 
Lucifer..........................was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti 
Berbeda Dalam Quran Dan Bible
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 24 Februari, 2010, 12:05 PM







 



  


    
      
      
      







Thanks Mba/Non Rara gabung, 

Tapi anda belum jawab pertanyaan saya yang
dialamatkan ke bung Wal, bagaimana saya menjawab pertanyaan anda. 

   

Oklah, jawaban saya sesuai dengan
keyakinan saya, bahwa yang pasti itu dibalik kematian ada kehidupan –
yakni kehidupan yang tidak mengenal sakit, lapar dll. Kehidupan ini yang saya
alami di surga. Lain halnya kalo di neraga, kebalikkannya yakni kehidupan yang
selalu dalam penderitaan – artinya penderitaan yang tidak ada ujungnya. 

Tentunya, ini merupakan suatu keyakinan,
dan keyakinan itu kadang memang tidak bisa dicerna oleh orang yang tidak sama
keyakinannya.  

   

Saya tidak mempunyai keinginan sedikitpun
membuat orang susah dalam artian tidak membunuh orang, tidak merampok orang, 
tidak
mencuri milik orang, etc. 

   

Ok, itu keyakinan saya. 

   

Sekarang, tolong diceritakan apa keyakinan
anda, setelah kematian? 

   

   









From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ 
yahoogroups. com ] On Behalf Of Rara Marulent

Sent: Wednesday, February 24, 2010
1:08 PM

To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com

Subject: RE: -:: Milist NB::- Re:
Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was Re: Meski
Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible 



   

   










 
  
  Pak Wem Kareji, saya suka berbuat baik dan tidak
  suka berbuat jahat juga bukan karena ada surga & neraka. Terus terang
  saya tidak tertarik akan sorga walau sangat takut neraka. Karena nerakalah
  maka saya menjalankan ibadah. Bisa kasih saya gambaran apa enaknya surga?
  Kalo mengenai disambut 72 bidadari terus terang saya tidak percaya akan itu.
  Dan bila itu benar pun malah saya tidak suka sama bidadari, saya kan 
perempuan.
  Walaupun 72 cowo tampan saya juga tidak akan suka. 

  

  --- Pada Rab, 24/2/10, Wem Karetji < wkare...@maf. org >
  menulis: 
  

  Dari: Wem Karetji < wkare...@maf. org >

  Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... 
......... ......... ...was
  Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible

  Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com

 Tan ggal: Rabu, 24 Februari, 2010,
  6:33 AM 
  
     
  
  
  Thanks bung Wal, 
    
  Masih belum tuntas jawabannya. 
  Bukankah juga bahwa budi pekerti juga mengajarkan tentang adanya
  Tuhan? Bukankah juga bahwa BP juga mengajarkan yang baik itu datang dari
  siapa dan yang jahat itu datang dari siapa.  
    
  Satu lagi bung Wal, menurut bung Wal seseorang setelah dia
  meninggal, kira2 roh, jiwa or arwah atau apalah menurut bung Wal selanjutnya
  kemana? Atau tidak ada lagi kehidupan dialam sana (setelah mati)? 
    
  Kalau jawabannnya tidak ada kehidupan, tentunya pertanyaan
  selanjutnya kenapa harus berbuat baik. Berbuat baik or jahat, sama saja
  karena tidak ada kehidupan yang harus dipertanggungjawabk an. 
    
     
    
  
  
  
  
  From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups.
  com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com ] On Behalf Of Wal Suparmo

  Sent: Wednesday, February 24,
  2010 1:41 AM

  To: Nongkrong_Bareng2@
  yahoogroups. com

  Subject: RE: -:: Milist NB::-
  Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was Re:
  Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible 
  
    
     
  
  
  
  
   
    
    
    Salam, 
    
    
    Men
    are made in the image of God.

    Dalam setiap manusia sudah BUILD IN apa yang  BAIK  dan apa yang
    JAHAT. Ini dipertajam lagi jika manusia tsb mendapat pelajaran BUDI PEKERTI
    LUHUR.Yang tidak ada hubungannya dengan agama. 
    
    
    Wasalam, 
    
    
    Wal
    suparmo

    --- Pada Sel, 23/2/10, Wem Karetji < wkare...@maf. org >
    menulis: 
    
    
    

    Dari: Wem Karetji < wkare...@maf. org >

    Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer.....
    ......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti
    Berbeda Dalam Quran Dan Bible

    Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com

 Tan ggal: Selasa, 23 Februari, 2010,
    6:06 AM 
    
     
     
    
    
    
    Bung Wal, 
    
      
    
    Mau nanya, dalam kehidupan se-hari2 pasti ada
    yang timbul dari dalam hati or pikiran antara hal2 yang buruk (membunuh,
    menipu, memperkosa, mencuri dll) dan hal2 yang baik (menolong, mengasihi,
    sabar, dll) yang selalu terlintas dalam alam pikiran, dan itu tidak bisa
    dipungkiri. Kira2 menurut Bung Wal siapakah yang melakukan?  
    
      
    
    Oklah, kalau bukan lucifer or setan/iblis
    (yang membuat hal2 yang buruk) dan malaikat yang baik (yang membuat hal2
    yang baik), menurut bung Wal, kira2 itu siapakah?  
       
    Karena masih belum jelas, pandangan or
    kepercayaan bung Wal tentang hal ini. Jadi tolong dibuat semacam definisi
    atau apalah, yang menurut bung Wal adalah benar. Karena selalu tanggapan
    dari teman lain semuanya tidak benar or salah.  
       
       
    
    
    
    
    From: Nongkrong_Bareng2@
    yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com ] On Behalf 
Of Wal Suparmo

    Sent: Tuesday, February 23,
    2010 2:32 AM

    To: Nongkrong_Bareng2@
    yahoogroups. com

    Subject: Bls: -:: Milist NB::-
    Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... ......... ...was
    Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan
    Bible 
    
     
     
     
     
    
     
      
      
      Salam, 
      
      
      Siapa
      Lucifer?  Saya tidak kenal. Karena saya bukan antek Yahudi
      seperti Anda yang masih berani mengaku orang Indonesia pada hal
      NGARAB  dengan beragama Islam yang menjiplak dari
      Yahudi.  
      
      
      Wasalam, 
      
      
      Wal
      Suparmo 
      
      
      ---
      Pada Sen, 22/2/10, saleh w siregar <salehw_siregar@ yahoo.com>
      menulis: 
      
      
      

      Dari: saleh w siregar <salehw_siregar@ yahoo.com>

      Judul: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer.....
      ......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi
      Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible

      Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com

 Tan ggal: Senin, 22 Februari, 2010,
      10:54 AM  
      
       
       
      
      
       
        
        
          
        
        
        kesimpulan
        : 
        
        
        Muskitawati
        & Parmo sama2 Lucifer..ha. .ha.. 
        
        
          
        
        
        regards 
        
        
        

        --- On Mon, 2/22/10, muskitawati <muskitawati@ yahoo.com>
        wrote: 
        
        
        

        From: muskitawati <muskitawati@ yahoo.com>

        Subject: -:: Milist NB::- Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi
        Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible

        To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com

        Date: Monday, February 22, 2010, 2:51 AM  
        
         
         
        
        
        
        Singkatnya,
        kata "kafir" dalam Quran merupakan expressi kebencian,
        sedangkan kata "kafir" dalam Bible merupakan ungkapan belas
        kasihan.

        

        Umat Islam diwajibkan memerangi kafir, membunuhnya, dan segala macam
        siksa yang mungkin bisa dilakukannya boleh ditimpakan kepada orang2
        kafir ini.

        

        Umat Nasrani justru sebaliknya, mereka bukan memerangi orang2 kafir
        melainkan mengasihani orang2 kafir yang karena belum tahu dosanya bisa
        ditebus Yesus sehingga mereka tetap masih menjadi orang kafir.

        

        Akibat beda kedua pemahaman arti kafir dalam Bible dan Quran, maka
        akibatnya juga berbeda.

        

        Kalo di agama Nasrani mereka mencari orang2 kafir untuk diberikan kasih
        sayang berupa pembagian supermie gratis.....

        

        Maka di agama Islam mereka dicari dan dikejar untuk diperangi, untuk
        disiksa, dan untuk dibunuh sehingga bisa mendapatkan pahala seperti
        yang dijanjikan Allah kepada para Syuhada.

        

        Sedangkan agama Buddha, Hindu, dll-nya tidak mengenal kata kafir karena
        mereka membedakan manusia bukan dari ketakwaannya kepada Allah
        melainkan membedakan manusia dari amal perbuatannya kepada masyarakat
        banyak yang tidak dibeda-bedakan agamanya.

        

        Ny. Muslim binti Muskitawati. 
        
        
        
        
       
      
      
       
      
     
    
    
      
    
    
    
    
    Wajib
    militer di Indonesia 
    ? 

    Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
    
    
   
  
    
  
  
  
  Yahoo! Mail Kini
  Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
  
  
  
  
  
  
  
 


   







Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!  










    
     

    
    


 



  






      Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! Yahoo! 
memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba! 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke