Temen temen anggota milis yang terhormat
Assalamualaikum wr wb.. 
Sebelumnya saya ucapkan terimakasih untuk pertanyaan dan usulan usulan dari Mas 
Amirsyah..karena bagaimanapun juga itu tandanya masih ada kepedulian Mas 
Amirsyah terhadap keadaan di DJPB saat ini. 

Begini.... kalau Mas Amirsyah menganggap tugas para pemimpin lah yang harus  
memikirkan Job Description.. 

Sebetulnya dalam Rapim bulan Juli kemarin Bu Menteri sudah menginstruksikan 
agar para pimpinan di setiap unit eselon I membuat job description di setiap 
unit unit kerja di lingkungan nya (mungkin Mas Amirsyah belum ter informasikan 
mengenai hal ini ya)

Sebagai tindak lanjutnya, Pak Dirjen sudah mengirim surat ke para Kakanwil dan 
ka KPPN untuk mengisi data mengenai hal itu. Rasanya kalau tidak salah tadi 
sore untuk jawatengah sudah kami kirimkan ke kantor pusat..

Itu sudah berjalan Mas.

Tapi bukankah tidak ada salahnya kalau temen temen yang baru masuk ke kanwil 
membuka buka SOP.. atau membuka peraturan. sehingga mendapatkan Ide perbaikan 
dari SOP tersebut atau dari peraturan tersebut.. yang akhirnya kita semua yang 
akan merasakan manfaat untuk kebaikan kita bersama.. 

Awalnya postingan ini di sampaikan oleh Mas Rohman, yang menanyakan bagaimana 
caranya seseorang pegawai yang pindah ke kanwil bisa meningkatkan grading nya, 
apa yang harus dikerjakan, padahal di kanwil itu sebelum kedatangan nya sudah 
banyak pegawai yang nganggur. 

Sebetulnya untuk menaikan grading ini juga sudah ada juga PMK nya (koreksi 
kalau ternyata masih konsep PMK) yang judulnya adalah Manajemen Pemeringkatan. 
Baca saja, untuk meyakinkan adanya transparansi dan untuk mengetahui bahwa 
penilaian peringkat ini sudah ada standardisasi nya. 

Di PMK itulah diatur bagaimana cara nya mengevaluasi peringkat 
seseorang..disitu ada ketentuan membentuk Tim Baperjakat mini di setiap 
kantor.. ada ketentuan bagi atasan langsung untuk membuat laporan mingguan atas 
kinerja setiap pegawai yang dibawahinya (Kasie membuat laporan ttg pelaksana, 
dan kabid membuat laporan tentang kepala seksi) . Ada juga istilah kemungkinan 
digunakannya model seperti DP3 untuk membuat catatan mingguan atas kinerja 
pegawai.. Ada lagi ketentuan tentang rekonsiliasi bulanan oleh tim Baperjakat 
yang akan membicarakan laporan mingguan setiap kepala seksi/kepala Bidang, Ada 
juga ketentuan agar setiap 6 bulan (akhir semester) Tim Baperjakat membuat 
penilaian terhadap kesesuaian peringkat seluruh pegawai di kantor tersebut.. 

Kalau membaca PMK tersebut, kelihatannya manajemen pemeringkatan ini akan betul 
betul menyita waktu para atasan langsung..PMK itu mengatur seolah tidak 
memikirkan bahwa ada kerjaan lain di kantor, yang harus dikerjakan dan tidak 
kalah urgensi nya.. 

Tapi tidak bisa di tawar lagi.manajemen pemeringkatan harus dilaksanakan dengan 
taat.. karena itulah yang akan menentukan apakah setelah 6 bulan (desember 
2007) seorang pegawai harus tetap di peringkat itu, apakah seorang pegawai bisa 
naik atau sebaliknya diturunkan grading nya.

Makanya dalam postingan sebelumnya saya mengatakan bahwa pegawai yang ada di 
kanwil saat ini sedang melaksanakan sebuah persaingan ( saya pake contoh kanwil 
karena Mas Rohman yang bertanya tadi, adalah seorang pegawai ex KPPN  yang 
pindah ke kanwil,  padahal  contoh ini sebetulnya bukan hanya untuk dikanwil 
ya.. tapi juga di KPPN) , Keberadaan Manajemen Pemeringkatan yang saat ini 
sudah ada ditengah tengah kita, ibarat nya mengharuskan kita untuk berkecimpung 
dalam sebuah persaingan.. 

Kalau seorang pegawai sehari hari nya cuma kelihatan lesehan (saya pake istilah 
istilah mas Rohman)  atau cuma leha leha aja di kantor, cuma main game di 
komputer.. datang terlambat, pulang lebih awal.. sehari hari tidak pernah di 
kantor, bagaimana mungkin atasan langsungnya dapat membuat catatan yang bagus 
di buku mingguan nya (dia tidak bisa subjektif karena itu dilarang dan ada 
sanksinya yang tercantum dalam PMK kode etik)

Di saat rekonsiliasi bulanan yang di hadiri oleh seluruh anggota Tim 
Baperjakat, masing masing atasan langsung harus mempertahankan catatannya..baik 
buruknya catatan harus ada penjelasan.. kalau catatannya bilang bagus, tapi 
ternyata ada diantara anggota Tim (apalagi kalau ternyata banyak anggota tim) 
pernah melihat yang bersangkutan leha leha saja.. bagaimana? apakah si pembuat 
catatan berani berkeras hati melakukan pembelaan atas buku catatan yang 
dibuatnya ?

Sebaliknya, pegawai yang setiap hari sibuk.. entah baca peraturan, entah baca 
SOP.. apalagi kalau banyak usul pembaharuan.. banyak usulan yang sifat nya 
membangun / memperbaiki .. tentu akan dapat catatan baik dari atasan langsung 
nya, dan seterus nya dan seterusnya.. dijamin tidak ada subjektifitas.. 

Mungkin demikian Mas Amirsyah, juga tambahan bagi Mas Rohman 
terimakasih atas sopan santun nya mengajukan pertanyaan
mudah2an dapat memberi penjelasan yang memadai. 
tentang mengapa harus cari kesibukan di kantor. 

amirsyahya <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kalo gak salah, bukankah pimpinan kita 
sebagai manajer yang seyogyanya 
mengerti manajemen yang seharusnya membuatkan job describtion bagi para 
bawahannya???

Kalo para bawahan yang mengusulkan pekerjaan mungkin ada baiknya. 
Tetapi kalo dalam paradigma atasan kita pekerjaan yang diusulkan 
tersebut tidak mempunyai arti/tidak penting/dsb. apakah hal ini akan 
berguna untuk perbaikan grade???

Mungkin perlu semacam inventarisasi pekerjaan di tiap satker sehingga 
tidak terjadi conflik kepentingan, dualisme pekerjaan, dsb.

Usul lagi, harus ada persaingan sehat untuk masuk ke grade tertentu, 
proses yang transparant, ada standard yang disepakati, dan 
akuntabilitas (sekaligus reward/punishment berhubungan dengan grade, 
tentu saja dengan standar yang jelas, hingga tidak banyak subjektifitas)

Notes:
Sekarang saya jadi bingung:)



------------------------------------------------------------------------
>    Bagaimana cara nya untuk bisa bersaing padahal kerjaan nya tidak 
ada? 
>    
>   coba baca buku buku peraturan..
>   lihat SOP kanwil. 
>   apakah ada yang belum di kerjakan oleh petugas kanwil..  
>   coba usulkan pekerjaan yang baru kepada kepala seksi/bidang. 
>   tindak lanjuti laporan dari KPPN yang selama ini tidak di kerjakan 





Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga. 
Yahoo! Groups Links





       
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally,  mobile search that gives answers, not web links. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke