Yg dimaksud Dewan Kota di AS itu yg mana ya?
City Council kah?
Kalau itu elected official..
-K-




Pedal Powered BikeBerry


-----Original Message-----
From: hengky abiyoso <[email protected]>
Date: Sat, 6 Feb 2010 20:35:27 
To: referensi<[email protected]>
Subject: [referensi] Re: (2) Wacana Awal Komisi Nasional Independen Penataan 
Ruang

Milisters ysh,
Selama ini spt terdapat campur aduk pemahaman masalah dan teori2 ketataruangan 
yg seharusnya secara lbh tegas dpt dipisah2kan mana2 dari antara masalah2 yg 
seharusnya masuk pd lingkup national urban planning disatu sisi dan termasuk 
(local) city planning disisi lainnya …….atau tentu  ada aspek ketiga bahkan 
keempat dst yg berbeda sifatnya yg perlu dipisahkan lagi dari 2 yg pertama 
tadi……
Bahwa terdapat lingkup2 tata ruang nasional (strategi keterpaduan nasional), 
regional (strategi keterpaduan regional), lokal (level kota), sektoral yg rawan 
tumpang tindih antara tt ruang kehutanan dan perkotaan/ budidaya, dsb.nya maka 
pembahasan awal rencana itu oleh suatu forum persiapan juga perlu utk dpt 
menyimpulkan inventori  ttg bgmn dn kemana berbagai aspek ketataruangan yg 
muncul dimasyarakat akan dpt dibawa masalahnya utk ‘diadili’ atau 
dimusyawarahkan/ dicari jalan keluarnya/ jalan penyelesaiannya yg baik 
………setidaknya brngkali selain akan terdapat Komisi Nasional ttg tata ruang, 
perlu juga terdapat semacam Komisi Daerah atau Dewan Kota, yg pd bbrp kota 
bahkan telah dibentuk lembaganya ……..sehingga tidak semua masalah tata ruang 
perlu dibawa ke Komisi Nasional Tata Ruang ……bhw sbg contoh di AS Dewan Kota 
tidak harus beranggotakan certified planners saja ---namun siapa saja yg 
memiliki kepedulian yg besar kpd masalah tatakota
 dan memiliki integritas tinggi dpt menjadi anggotanya--- maka Dewan Kota di AS 
anggotanya bisa ahli hukum, akuntan, arsitek atau siapa saja ….dan itu akan dpt 
semakin meningkatkan independensi lembaga tsb …….. bahwa tata ruang nasional 
itu meliputi berbagai aspek yg luas spt ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, 
hankam, pariwisata, geografi, kelautan, arsitektur, industri, ketenagakerjaan, 
teknologi  dsb….. maka keanekaragaman keanggotaan Komisi Nasional itu dari 
berbagai kepakaran perlu pula kiranya dpt dijadikan pertimbangan yg baik pula 
disini, dan agar tidak hanya terdapat fokus pemikiran ttg dunia masyarakat 
certified planners saja disitu  .......salam, 
aby
 
 
 
 
 


      

Kirim email ke