DEAR ALL,
Kronologis kejadian :
Kami pada tahun 2005 mengisi formasi guru sesuai jurusan masing-masing
menggunakan ijazah guru sesuai dengan formasi (tidak bisa diisi orang
sembarang) melalui seleksi kami lulus sebagai cpns dengan TMT 1 april 2006.
Apakah kami Guru atau bukan????
Selama cpns sampai dengan bulan juni 2006 kami mendapatkan tunjangan
fungsional kependidikan guru sebesar 227.000,-- (sesuai dengan SURAT EDARAN No
SE – 92/PB/2006 TENTANG TUNJANGAN TENAGA KEPENDIDIKAN)
Kemudian terbit SURAT EDARAN Nomor SE-19 /PB/2008 TENTANG TUNJANGAN TENAGA
KEPENDlDIKAN, yaitu kenaikan tunjangan kependidikan sebesar 100.000 dari nilai
sebelumnya menjadi 327.000,-- yang dibayarkan terhitung mulai januari 2007
MASALAH :
Masalah terjadi mulai saat pembayaran RAPEL SELAMA 18 BULAN dari kenaikan
tunjangan tersebut pada bulan Agustus 2008 ternyata guru TMT 1 april 2006 tidak
mendapatkan tambahan tersebut. Akhirnya para guru angkatan 2006 beramai-ramai
mendatangi pemkot untuk menayakan hal tersebut.
Pertemuan PERTAMA : Kepala Bagian Kepegawaian (Bapak Juandi) mengeluarkan
PER 26/PB/2006 tentang Tatacara pembayaran tunjangan umum bagi pegawai negeri
sipil, anggota kepolisian negara republik indonesia dan anggota tentara
nasional indonesia.
Mengapa Kabag kepegawaian menggunakan PER 26/PB/2006 baca bagian menimbang poin
a, b, c yang tidak sedikitpun menyinggung guru. Ingat diperaturan ini
tertulis “Dalam Rangka meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas kerja” maka
peraturan ini dikeluarkan. Bukan Sebaliknya.
Mengapa Kabag Kepegawaian tidak menggunakan SE-92/PB/2006 atau yang telah
diperbaharui pada SE-19/PB/2008. yang jelas jelas mengatur TENTANG Tunjangan
Tenaga Kependidikan(guru).
APAKAH KAMI BUKAN GURU????
Megapa masalah terjadi setelah adanya kenaikan tunjangan , mengapa tidak dari
awal????
Pertemuan KEDUA : Karena audiensi dengan kepala kepegawaian pertama maka kami
mengeluarkan berita cuaca yang pernah kami posting sebelumnya. Dan karena tidak
mendapat titik terang penyelesaian maka Kepegawaian menyerahkan hal ini kepada
Bawasko. Masalah belum juga selesai, sampai kami bersama bawasko bertemu
Wakil walikota untuk menyerahkan data-data. Sampai akhirnya wakil kami bertemu
dengan Bapak Walikota pada hari Jumat kemaren. (29 Oktober)
Apakah Kami Bukan Guru yang selama 2 tahun ini mendidik siswa????
Jika jawaban TIDAK bisa saja BENAR karena SK CPNS dan SK PNS kami
sedikitpun tidak menyebutkan Guru. Hanya tercantum unit kerja di sekolah
tertentu. Berarti bisa saja kami PNS OB penjaga sekolah, tukang buat air dan
sebagainya. PADAHAL kami mendaftar menggunakan ijasah guru dengan jurusan
tertentu yang diperlukan saat itu.
Berangkat dari hal ini kami menghubungi BKD Pontianak untuk meminta kirim
data SK CPNS yang mengisi formasi guru pada tahun 2005 yang lulus tmt 1 april
2006, Luar biasa ternyata SK CPNS tersebut TERCANTUM Kalimat guru. (perbedaan
singkawang dengan pontianak)
Apakah kami Bukan guru????
Jika memang bukan berarti kami mendapatkan tunjangan umum, mengapa Bagian
Verifikasi Keuangan (Bapak Muslimin) mengacaukan administrasi pembayaran???
Ada sebagian mendapatkan tunjangan kependidikan sebesar 327.000 sampai
sekarang sejak kenaikan (kecuali rapel), sebagain guru mendapatkan kemudian
dipotong lagi dan ada yang pernah dipotong kemudian dibayarkan lagi tetapi
tidak mengembalikan yang dipotong.
Sampai sekarang Gaji Bulan November administrasi Verifikasi Keuangan yang
dipimpin Bapak Muslimin MASIH Aneh.
Siapa yang bertanggung Jawab akan hal ini ????? Kepala Bagian yang
bersangkutan ????? atau siapa ???? Sekian tolong dianalisa dengan baik.
Hormat kami,
Guru TMT 1 April 2006 Apakah Bukan Guru ???
Hati – hati jawaban memakai SPMT kami juga punya Peraturannya!!!!
Sukseskan Singkawang Spektakuler, semoga dibaca pak walikota dan kami
menunggu kebijakan.
---------------------------------
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
br>Cepat sebelum diambil orang lain!
"
---------------------------------
Apakah wajar artis ikut Pemilu?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!"