NOTE MODERATOR :
Diskusi ini bagus dan progresif, namun qt musti menghormati hak-hak orang lain 
untuk berdiskusi ttg hal lainnya. Tentunya yang butuh jawaban atas polemik ini 
bukan hanya pak erwin seorang, pasti banyak yang butuh. Namun jika dilanjutkan 
pada arena milis, maka polemik ini akan berjalan terlalu lama. Untuk itu 
Moderator mengambil kebijakan untuk menstop tema ini dan disarankan untuk 
memindahkan pada pertemuan kopi darat. Ini adalah e-mail terakhir yang 
Moderator loloskan.

Jika bersedia, MES akan menyediakan ruangan untuk diskusi ini. Ada beberapa 
pilihan ruangan tergantung kapasitas peserta yang ingin mengikuti diskusi kopi 
darat ini. SIlahkan didiskusikan, mungkin pak erwin atau yang lainnya punya 
usul?

MODERATOR MAILINGLIST EKONOMI SYARIAH


On Nov 18, 2007 10:35 AM, darmayuda yoedea <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> assalamualaikum...
> jadi tambah menarik dan kenal siapa yang sedang berdiskusi sekarang.
> yang bilang sistem konvebsional itu kacau bukan umat islam saja mas.. atau
>
===================================

Mohon maaf, kalo boleh saya menanggapi Mas Darma yang pengetahuannya
dan bacaannya sangat luas ini baik pikiran barat maupun pikiran Islam.

satu. saya berharap milis ini memang masih mengakomodir orang seperti
saya yang awam dengan sistem ekonomi Islam yang sedang diusung ini.

dua. Mas Darma, Joseph Stiglitz boleh mengkritik sampe berbusa2 sistem
yang ada di negara maju. Dunia barat boleh mengalami krisis, jangan
kata 20 kali, 1 juta kali krisis pun boleh terjadi. Yang jadi acuan
saya cuma satu: BUKTI EMPIRIS mereka MASIH BERJAYA. Negara-negara
barat itu TAK RUNTUH. Negara-negara barat itu MASIH BERJAYA hingga
hari ini.

Jadi dengan dasar ucapan Stiglitz tak bisa jadi alasan negara barat
itu bobrok. Kalo anda baca lebih jauh lagi Karl Marx. Jauh hari dulu
dia udah meramal sistem kapitalis runtuh dan secara alami akan
digantikan sistem komunis. Apa gerangan yang terjadi kawan????
Kapitalis tak runtuh, justru komunisme yang berumur pendek. Komunisme
mati luluh lantak cuma terkubur jadi sebatas teori di atas kertas.
Komunisme KO.

Kalo boleh memperluas argumentasi: Marx itu lebih jago daripada
Stiglitz. Kawan dan lawan sering menganggap Marx itu jenius. Marx ajah
gagal dalam meramalkan kejatuhan kapitalis, apalagi Stiglitz yang
dalam tataran pemikir besar - sekali lagi pemikir besar - masih anak
bawang koq.

tiga. kalo boleh sedikit menerangkan, mengapa kapitalisme itu dapat
berhasil??? Mengapa dia bisa lolos dari "terkaman ramalan" Marx yang
jenius. Satu hal yang pasti sistem kapitalis itu tidak muluk2 dalam
prakteknya. Dia bebas untuk dikritik. Maka kapitalisme itu bisa
memperbaiki diri dengan cepat. Kapitalisme dapat menyesuaikan diri
dengan cepat. Kapitalisme pragmatis.

Contoh #1: keadaan pekerja di masa awal kapitalis itu sangat buruk.
Inilah yang membuat Marx sangat marah. Kapitalisme bisa memperbaiki
keadaan. Coba kita liat keadaan pekerja sekarang di negara2 maju.
Keadaan buruh di sana menjadi lebih baik. Makanya kapitalisme tak jadi
runtuh. Ramalan Marx: "soal barang yang melimpah tapi tak ada yang
beli" tak terjadi.

Contoh #2: depresi besar di tahun 1929. Singkatnya pada awalnya
menganut ajaran Say: "Supply creates its own demand". Ajaran ini
ternyata terbukti keliru. Yang akhirnya merontokkan ekonomi. Dan
menghasilkan Hitler. Lahirlah teori besar Keynes. Singkatnya negara
harus ikut campur. Kapitalisme bangkit lagi.

Terlihat kapitalisme selalu bisa mengatasi semua kesulitannya. Menurut
saya karena sistem kapitalisme itu tak menganut pakem, anjuran khusus
koq. Ajarannya cuma satu; bagaimana survive, pragmatisme. Dan sistem
yang bisa survive, menurut saya, adalah sistem yang bisa segera
menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi. Sistem yang SESUAI dengan
keadaan ALAMI.

empat. ada banyak hal yang menarik yang bisa kita bahas soal
kapitalisme vs ekonomi syariah. Dan menurut saya pengetahuan anda
tentang pemikiran barat dan Islam sangat banyak yang bisa dishare di
sini. Kalo diijinkan moderator, mungkin saya boleh mengambil posisi di
pemikiran ekonomi yang disebut pertama. Mungkin terlalu berlebihan,
tapi siapa tahu bisa diambil hikmah perbandingan, siapa tau bisa
menghasilkan sintesis.

Ada Pepatah Perancis: benturan pendapat akan menghasilkan kebenaran
yang lebih baik.

salam

Kirim email ke