Bank syariah atau infrastruktur2nya belum siap? Itu tepat sekali. 
 
Namun, DSN MUI (sebagai lembaga yang mengeluarkan fatwa haramnya riba), pasti 
sudah memiliki strategi yang tepat dan efektif agar seluruh masyarakat muslim 
terfasilitasi dengan layanan bank syariah.
 
Mari berjuang bersama!
 
Regards,
www.bankbagihasil.wordpress.com 


--- On Sun, 9/14/08, SUPARMAN HASYIM, SH <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: SUPARMAN HASYIM, SH <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Bls: [ekonomi-syariah] Bank Syariah Masih Gak Laku
To: [email protected]
Date: Sunday, September 14, 2008, 11:24 PM










Waalaikumsalam ww, saya kira gak laku itu karena wawasan, pengetahuan dan 
informasi yang diperoleh masyarakat kurang banyak, kalo mereka faham tentu akan 
pilih syari'ah, tapi jangan-jangan bank syari'ahnya atau infrastruktur2nya 
belum siap ya, wassalamualaikum ww,

--- On Thu, 9/11/08, Zulfikar77 zulfikar <zulfikardilla@ yahoo.co. id> wrote:

From: Zulfikar77 zulfikar <zulfikardilla@ yahoo.co. id>
Subject: Bls: [ekonomi-syariah] Bank Syariah Masih Gak Laku
To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Date: Thursday, September 11, 2008, 6:41 AM









Assalamualaikum Wr. Wb
 
Persolannya bukan gak laku suatu produk itu dijual, didalam marketing bukan 
hanya 4 P yang dijadikan strategi penjualan produk, saya fikir Bank Syariah 
sangat laku dijual bahkan bisa mengalahkan Bank asing, terus terang jika saya 
bandingkan Bank Asing " BC" mantan juragan saya dulu dengan Bank Syariah "X" 
yang mantan juragan saya juga masih lebih unggul Bank Syariah tersebut. Namun 
yang menjadi kendala adalah persoalan jumlah tenaga kerja dan kreatifitas para 
marketernya dalam memasarkan produk, persolan yang lain adalah adanya pimpinan 
bank syariah yang hanya mengandalkan para marketingnya atau para AO, berbeda 
dengan bank asing dan bank konvensional dimana para pimpinan banknya berani 
melakukan lobi-lobi kepada para pengusaha. Namun dari Bank Asing "mantan" 
juragan saya banyak belajar bagaimana cara memasarkan produk suatu Bank dan 
strategi apa yang dilakukan namun semua tergantung kepada dana yang cukup dari 
bank syariah tersebut.
Saya fikir Bank Syarah sangat laku dijual dan dapat head to head dengan bank 
Asing dan bank konvensional.
 
Salam
zulfikar
http://www.zulfikar group.blogspot. com


--- Pada Rab, 10/9/08, Ahmad Ifham <[EMAIL PROTECTED] com> menulis:

Dari: Ahmad Ifham <[EMAIL PROTECTED] com>
Topik: [ekonomi-syariah] Bank Syariah Masih Gak Laku
Kepada: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Tanggal: Rabu, 10 September, 2008, 2:27 PM










Sekedar share, 
Bank Syariah merupakan sistem luhur, adil, dan sudah barang tentu 
menguntungkan. Kendala serta kelemahan di sana sini juga masih dianggap wajar. 
Di Indonesia sendiri, perbankan syariah pernah mengalami puncak tumbuh kembang 
yang sangat pesat. Namun, saat ini mulai tumbuh melambat. Tampaknya tumbuh 
kembang pesat bank syariah semata bukan karena permintaan pasar mayoritas. 
Tentu, itu semua terjadi tak lepas dari positioning bank syariah sebagai bank 
yang sesuai syariah, bank yang tidak memberlakukan riba, serta sebuah sistem 
yang halal. Yup! Istilah/kata “syariah” itu sendiri juga udah identik dengan 
sesuatu yang religius, berafiliasi dengan agama tertentu (Islam). Sifatnya yang 
eksklusif masihlah gak bisa ketinggalan. Bahkan yang masih jadi ironi, bank 
syariah masih gak laku di kalangan umat Islam Indonesia . 
So, jika bank syariah pengen inklusif, bisa “dipakai” oleh semua dan ”segera” 
menasional serta meng-Indonesia, penggunaan istilah bank syariah perlu diganti 
dengan “bank adil” atau “bank bagi hasil” misalnya. Nah! Itu juga lebih sulit, 
kecuali jika ada semacam revolusi dalam sistem perbankan syariah. 
Tampaknya penggunaan istilah (baca: positioning sebagai) bank syariah tetep 
lebih nyaman terdengar dan diterima di hati penggiat dan penggemarnya. Jika 
bank syariah pengen merebut pasar mayoritas, maka upaya lebih keras lagi yang 
harus dilakukan dengan mengkomunikasikan bank syariah sesuai bahasa pasar 
mayoritas, bukan semata semacam bahasa ilmuwan, akademisi, dan praktisi. Perlu 
upaya menyampaikan edukasi kepada masyarakat dengan bahasa yang ringan, 
biasa-biasa saja dan “tidak terkesan” menggurui. Lebih banyak lagi perlu 
melibatkan emosi “awam” mereka. Pintu sudah terbuka lebar. 
Dan upaya itu belum bisa optimal jika dari segi produk dan layanan, belum 
seunggul bank konvensional yang udah terlanjur sangat mapan itu. Mari terus 
berjuang, bersama! 
Regards, 
Ahmad Ifham 
www.bankbagihasil. wordpress. com 




Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
br> Cepat sebelum diambil orang lain! 

 














      

Kirim email ke