Sepakat banget dengan Mbak Rahmi, Setuju sekali. Para pakar harus dihargai. Para pejuang ilmu harus disubsidi pemerintah, agar ilmu makin berkembang dan menyebar. Orang-rang yang tidak mampu juga harus disubsidi negara untuk belajar, atau orang-orang kaya seharusnya memberikan beasiswa. Gerakan beasiswa harus digalakkan. Biaya training bank syariah harus wajar, sesuai dengan siapa yang ditraining dan kualitas ilmu yang disampaikan. Jika untuk para pimpinan bank, wajar di atas 1 Jutaan. Tapi jika untuk mhswa S1, mungkiin 50.000 sd 100.000.
Hal inilah yang harus difahami Pak Faishol dengan jernih, wajar dan logis, bukan emosi. Demikian sumbang saran kami. RE. Semarang. --- Pada Jum, 18/6/10, Rahmi Khairwina <[email protected]> menulis: Dari: Rahmi Khairwina <[email protected]> Judul: Re: [ekonomi-syariah] Mengapa biaya pelatihan amat mahal? Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 18 Juni, 2010, 8:36 AM Salam, Sebenarnya bukan perkara mahal atau murah, tapi disinilah letak bagaimana kita menghargai ILMU itu sendiri. Bagaimana kita menghargai mereka (trainer) yang punya ILMU untuk berbagi dengan kita yang awam. Karena yang berILMU memang punya derajat lebih tinggi sesuai yang dijanjikan Allah. Untuk Pak Faishal, bukan berarti mahal lantas orang miskin tidak berhak mendapatkan ILMU, ILMU itu sendiri bisa didapatkan dimana saja, tidak harus duduk di bangku kuliah, atau ikut seminar training, siapa yang berusaha pasti bisa. Salam Wina From: Abdi Rahmadi <rahmadi.abdirahmadi .a...@gmail. com> To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Sent: Wed, June 16, 2010 10:16:29 PM Subject: Re: [ekonomi-syariah] Mengapa biaya pelatihan amat mahal? Seharusnya Mas Faishol dengan gampang memahami mengapa training perbankan mencapai jutaan,?, karena meraih ilmu ekonomi perbankan di S1 dan di S2 juga mencapai puluhan juta. Biaya kuliah di S2 MM atau MBA, tidak bisa disamakan dengan sekolah di kampung. Biaya kuliah di LPPI dan ITB untuk S2 ekonomi syariah di atas 70 jutaan.Biaya kuliah di Program MM saat ini ada yang mencapai 90 jutaan. Apalagi kuliah Doktor.Kuliah S3 biayanya di atas 100 juta Mas Faishal. Bagaimana mungkin training perbankan syariah dihargai hanya 100an ribu, yang benar aja. Pada 8 Juni 2010 15:16, AYeeP <fais1...@yahoo. com> menulis: Salam, Mengapa pelatihan, seminar dan sejenisnya yang berkaitan dengan perbankan islam atau ekonomis islam begitu mahal? Hingga sekarang saya tak habis pikir, variable apa yang membuatnya bernilai juta-jutaan? Apakah karena varibel fee dan transoprtasi pemakalah atau pembicara yang tinggi? Sewa gedung? harga kopi dan soft drink? variable harga trend? Atau ini semua bisnis sebagaimana biasanya? Atau mungkin saya saja yang berpikiran cekak, kuno, gak maju, ndeso? Apakah ini indikasi bahwa geliat aktifitas ekonomi bernafaskan islam adalah geliat ekonomi biaya tinggi? Kalau mau jujur, tidak sedikit yang hanya berlomba mengumpulkan sertifikat. Tentu bukan sekedar "kertas itu ukuran A4" itu yang penting, tetapi implikasi eksistensi sertifikat yang berakhir pada harga jual "personal". Sentillah saya jika apa yang menggangu pikiran saya ini dinilai "mengganggu" . Salam hangat, Faishol
