--- In [email protected], "si_andi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Balik lagi, biar diskusi enggak kemana-mana, premis saya masih sama, > perempuan itu lebih senang pasangannya yang memimpin dan itu bukan > cuma salahnya Mas Konstruksi Sosial tadi (kasian disalahkan melulu). > Ini sudah sejak zaman manusia dan monyet masih susah dibedakan. Kalau > nonton discovery channel, singa atau monyet yang punya harem banyak > selalulah yang dominan, yang badannya besar dan selalu menang > berkelahi. Sementara yang jantan kelas dua akhirnya hidup menjomblo > tidak punya keturunan.
Bung si_Andi, dunia binatang yang anda tonton masih kurang lengkap :- ) Tidak selalu jantan lebih 'perkasa'. Kawanan henya selalu didominasi oleh henya betina. Bukan itu saja, henya betina bahkan memiliki genital palsu. Contoh lain adalah pada sejenis laba2 raksasa. Demikian pula, tidak semua species berpoligami, ada juga yang setia monogami sehidup semati :-) Saya setuju dg anda bahwa kita sebagai manusia sudah tak pantas lagi mengikuti instink primitif yang masih terlihat nyata dan dipraktekkan di dunia binatang, di mana hukum rimba berlaku. Instink primitif ini seringkali dianggap sebagai salah satu hasil proses evolusi, jadi sebenarnya bersifat tidak kekal (pelan-pelan bisa berubah). Salam
