Yang pasti juga ada yang diperkosa  diluar  sat itu .. dan juga... taruma....

Dan aku juga nggak ngerti... kenapa issue seperti ini dimunculkan di masa 
ini.... nggak efektip  dan  nggak guna..

Yg berpendapat bhr terjadi perkosaan masssal... apalgi sambil katanya 
terikakkan  Allahu Akbar...

ya biarlah dia yakini  pendapatnya....yg kebanyakan dia dengar dr orang 
lain  itu..


Beberapa saat setelah Mei itu juga berdear issue .. dalam penanganan Aceh 
di mas DOM,.. ada perkiosaan besar besaran thd  wanita Aceh..,


Yang katanya juga di buat secara sistematis  utk tujuan tertentu..  .. sy 
nggak pernah ngerti ...

Ini kutipan diskusi sy dimasa lalu dengan Mbak Suraitya, dr Flower Aceh, 
tokoh wanita pejuang kemanusiaan Aceh yang sy kagumi  :

Tidak sanggup lagi saya lihat mata-mata penuh luka
perempuan yang diperkosa...Berbagai penelitian
membuktikan, tidak pernah ada satupun perempuan yang
diperkosa benar-benar sembuh dari penderitaannya. Kalau
Anda yang menjadi korban (maaf) dimana istri dan anak
Anda diperkosa di depan mata Anda, sementara kedua
tangan Anda terikat.....apa Anda akan tetap mendukung
OM?????.

Saya tidak pernah menganggap pelaku tersebut "oknum"
karena hal ini terjadi secara "sistematis" disetiap
wilayah kerusuhan di Indonesian, jadi  bukan karena
zaman dulu itu GAM dianggap pengacau keamanan.. Sejak
dari dulu, Perkosaan terhadap perempuan  memang sering
dipakai sebagai "senjata" untuk menundukkan lawan
(prilaku tentera Jepang pada PD II), untuk pembersihan
etnis (Bosnia) untuk melemahkan dan menghancurkan
kehormatan lawan (Jerman)


Permintaan sy pd Suraiya  tttg bukti bukti  .. "sistematis" itu nggak 
pernah muncul baik dar Suraiya maupun di pengadilan/investigasi..

Jadi asal tahu aja .. tuduhan perkosaan sistematis  itu adalah issue kuno...

Sudah biasa lah dunia ini penuh issue..

Yang mau saya bilang disini.. di dunia ini yg jadi korban perkosaan.. bukan 
cuma cina... non muslim .. atau negro.. tapi bisa terjadi disiapa saja..

Jadi  please sentimen  yg diarahkan pada .. islam dan pribumi yg 
digambarkan dalam peristiwa Mei itu sebagai biang kerok... mohon 
dipertimbangkan lagi..


Saya termasuk yg tidak percaya ada perkosaan besar besaran.. apalagi dgn 
teriakan Alahu Akbar ... . tap sy percaya dlm situasi seperti itu perkosaan 
ada dan lebih tinggi jumlahnya di banding hari biasda.


Ketika kita masus dlm suatu wilayah.. dimana ada unsur memperebutkan dan 
mempertahankan kekuasaan... pada saat itu lah kita harus hati hati dnegan 
segala issue... kalau tidak kita mausk jadi boneka dlm skenario mrk..

menurutku yg penting tatap  kedepan.... siapa tahiun tahun 2030 .. kita 
ngera terhebat ke 5 di dunia...termasuk juga Aceh yang penuh damai dan makmur..

teramat sia sia membuka luka ini...

Mas Wal .. betulan lihat sendiri  ttg ornag yg turun dgn rambut 
cepak....   ?/  sy juga tinggal disekitar Kali Malang lho.... nggak 
lihat...  ..

Salam

Haniwar




At 03:04 AM 4/3/2007, you wrote:

>aku nggak ngerti yang lainnya gimana. tapi yang pasti, ada teman tante ku yg
>menjadi korban perkosaan saat kerusuhan 98 itu. dan sekarang akhirnya dia
>sangat2 trauma.
>
>masalah lainnya. mungkin yang tahu kebenarannya biar Yang Di Atas aja deh.
>susah debat kalo memang tidak mengalami, apalagi melihat.

Kirim email ke